KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalPresiden Jokowi: Awasi Penyaluran Bansos, Libatkan KPK, BPKP Dan Kejaksaan oleh : Danny Melani Butarbutar
19-Mei-2020, 13:27 WIB


 
  KabarIndonesia Mengutip infoKABINET.id, dikabarkan bahwa terkait penyaluran bansos terkait pandemi covid-19 yang ditengarai salah sasaran dan diduga disalahgunakan, Presiden Jokowi secara tegas meminta untuk diawasi.

“Untuk sistem pencegahan, minta saja didampingi dari KPK, BPKP, atau dari Kejaksaan. Kita
selengkapnya....


 


 
BERITA OPINI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 
Melawan Hoax Virus Corona 21 Mei 2020 15:19 WIB


 
KAMI MASIH PUNYA RASA MALU 31 Mei 2020 11:30 WIB

Aroma Kematian 09 Mei 2020 13:56 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 
DESAINER SANG PEMUJA SETAN! 29 Mei 2020 13:08 WIB


 
 
OPINI

RESESI LEBIH MENGERIKAN DARIPADA CORONA
Oleh : Danny Melani Butarbutar | 09-Apr-2020, 14:55:06 WIB

KabarIndonesia - Diprediksikan wabah Corona baru akan bisa berakhir bulan Juni yang akan datang ini, apalagi mereka sudah menemukan obat penangkal Corona. Tentu kondisi sosial ekonomi masyarakat dunia akan sangat terpengaruh. Negara-negara yang mengambil kebijakan social distancing, psychal distancing, terutama yang sudah menerapkan lockdown. Pertanyaan yang mengemuka saat ini adalah bagaimana dgn WABAH RESESI DUNIA?Pasti jauh lebih berat dan lebih mengerikan imbasnya daripada virus Corona? Lihat saja apa yang terjadi. Dalam jangka waktu hanya satu bulan saja sudah lebih dari 10 juta orang Amerika di PHK, sedangkan di Indonesia sudah lebih dari 1,2 juta orang kehilangan mata pekerjaannnya. Dan apakah anda tahu, bahwa perusahaan penerbangan Lufthansa dari Jerman MERUGI SATU JUTA EURO = 16 MILIAR – UNTUK SETIAP JAM saat Corona ini? Bahkan perusahaan raksasa seperti ESPRIT, H&M, ZARA mereka akan menutup semua semua Outlet mereka di seluruh dunia dan mem-PHK kan sebagian besar karyawannya. Misalnya, Zara saja akan menutup EMPAT RIBU OUTLET mereka! Bagaimana dengan perusahaan seperti Ramayana & Matahari, akankah mampu untuk bisa bertahan terus? Begitu juga dgn produksi alas kaki (sepatu dll) akan memberhentikan lebih dari 900 ribu karyawannya akibat pembatalan pemesanan dalam dan luar negeri. Bahkan perusahaan multinasional raksasa seperti ADIDAS mereka sdh TIDAK BERSEDIA BAYAR SEWA OUTLET mereka, karena merugi akibat Corona. Momen Lebaran merupakan momentum dimana pengusaha Textil untuk meningkatkan penjualan mereka, namun harapan ini akan menjadi kandas dengan sendirinya akibat Corona. Tdk bisa dipungkiri bahwa Pabrik Tekstil adalah pabrik yg padat karya. Untuk setiap pabrik dibutuhkan karyawan TIGA s/d LIMA RIBU karyawan, berarti apabila pabrik tsb ditutup; bagaimana dgn nasib para karyawannya? Persaingan pabrik tekstil adalah persaingan yg paling keras! Misalnya Myanmar, Kamboja - dan Bangladesh, merupakan ruang menjahit dunia yang bergantung pada industri tekstil, sehingga 84% penghasilan export mereka tergantung dari produksi ini. Berdasarkan hasil survei terakhir, di kalangan pengusaha lokal, bahwa para pemesan telah membatalkan pesanan mereka lebih dari $ 1,4 miliar padahal mereka telah MEMPRODUKSI dan siap kirim produk pesanan tersebut. Siapa yang mau ganti rugi mereka? Jadi tidaklah heran apabila ribuan pabrik textil menjadi bangkrut karenanya sehingga mereka terpaksa harus mem-PHK puluhan ribu karyawannya. Begitu juga dengan industri lainnya, misalnya Honda Motor Co. di seluruh dunia, Selasa kemarin telah menyatakan akan berhenti membayar gaji buruh mereka selama tiga pekan mendatang bahkan sebagian besar akan di PHK. Dengan mudah orang yang pulang mudik di FATWA HARAM! Namun jawablah sendiri; apabila tidak ada penghasilan, siapa yg mau membayar biaya kost bulanan maupun biaya hidup mereka di Jakarta? Apakah cukup dengan Rp 600 ribu per bulan? Dengan biaya kost Rp 500 ribu sebulan mereka bisa menghidupkan seluruh keluarga di kampung. Laporan terakhir telah dinyatakan tutup 1.266 hotel per kemarin (Senin, 6/4) yang mengakibatkan 150 ribu orang karyawan yang terdampak kehilangan penghasilan mereka. Maka tidaklah heran selama bulan terakhir ini saya telah menerima lebih dari sepuluh tawaran dari para pemilik hotel, karena mereka sudah tidak mampu lagi untuk mengelolanya. Apalagi hutang luar negeri yg yg harus dibayar dari awalnya AS$ 1 = Rp 14.000, sekarang sudah meningkat menjadi Rp 16.000, sedangkan di sisi lain TIDAK ADA INCOME sama sekali ! Renungkanlah sendiri apakah setelah wabah Corona ini hilang, Anda akan masih bisa mempertahankan pekerjaan Anda? Wabah Corona (mungkin) hanya enam bulan saja, sedangkan penghasilan sehari-hari dibutuhkan UNTUK SETERUSNYA!. Apalagi cari kerjaan saat sekarang ini tidaklah mudah! Inilah fakta pahit dan nyata yang harus kita hadapi pada saat sekarang ini. Dan menurut penilaian saya, Resesi ini ada jauh lebih berat dan lebih megerikan daripada wabah Corona. Maka dari itu boro-boro untuk memikirkan bisa dapat THR; kalau masih bisa dapat gaji bulanan saja sudah beruntung & terimakasih sangat!. Lalu saya bertanya: apakah pendapat saya ini terlalu berlebihan?.(MU)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Saus Sate Indonesia Buatan Thailandoleh : Fida Abbott
22-Mar-2020, 03:07 WIB


 
  Saus Sate Indonesia Buatan Thailand Saus sate Indonesia ini saya temukan di toko kelontong daerah Chester, negara bagian Pennsylvania, AS. Harganya turun drastis dari $6.99 menjadi $0.99. Jumlahnya banyak sekali yang disetok di rak. Senang melihat salah satu saus terkenal Indonesia dijual di AS. Sayangnya,
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 
MANG UCUP ITU CHINA BANANA 28 Jan 2020 00:52 WIB

 

 

 

 

 

 
Agama Nano Nato 30 Mei 2020 00:58 WIB

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia