KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalKemnaker Beri Contoh Ruangan Laktasi dan Daycare Ideal Bagi Perusahaan BUMN dan Swasta oleh : Rohmah Sugiarti
21-Aug-2017, 04:31 WIB


 
 
KabarIndonesia – Tepat sehari setelah hari ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia ke-72 (18/8), Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri, meresmikan Taman Penitipan Anak dan Ruang Laktasi yang dibangun di lantai M Gedung B, Gedung Kementerian Ketenagakerjaan di Jalan Gatot Subroto, Jakarta.
selengkapnya....


 


 
BERITA OPINI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
 

 
Cindai 19 Aug 2017 19:43 WIB

Lirih Rindu 19 Aug 2017 19:41 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 
OPINI

Pelibatan TNI Tangani Terorisme
Oleh : Iin Suwandi | 08-Jun-2017, 10:18:51 WIB

KabarIndonesia - Pelibatan TNI dalam penanganan terorisme tidak perlu terlalu dikhawatirkan, apalagi saat ini pasca-reformasi institusi TNI telah mengalami banyak perubahan terutama yang menyangkut persoalan Hak Asasi Manusia (HAM). Trauma abuse of power jika TNI dilibatkan tidak perlu dikawatirkan secara berlebihan.  Keinginan pemerintah melibatkan TNI dalam menangani terorisme tidak usah diributkan. Karena  hal tersebut tidak lain dan tidak bukan dalam rangka melindungi rakyat.

Sebelumnya Presiden Joko Widodo menginginkan pelibatan TNI dalam menangani terorisme. Presiden meminta pelibatan TNI tersebut dicantumkan dalam Rancangan Undang-Undang Anti Terorisme yang kini masih dibahas di DPR. Pemerintah merevisi undang-undang ini dalam rangka melindungi rakyat. 

Pelibatan TNI tangani terorisme sebagai bentuk upaya pemerintah mengerahkan seluruh kekuatannya dalam menghadapi ancaman.   Sebab dalam memberantas terorisme harus dilakukan secara menyeluruh. Karena sebagaimana kita ketahui bersama bahwa para pelaku teror menjalankan aksinya dengan total. Melawan terorisme tidak bisa parsial, tidak bisa hanya kelompok-kelompok tertentu. Karena mereka melakukan operasinya secara total. Jadi kita harus total. Justru kita menjadi salah apabila dalam menghadapi kekuatan yang ingin mengacaukan negeri ini tidak dengan seluruh kekuatan.

Mengenai bagaimana kewenangan TNI nantinya dan juga bentuk koordinasinya dengan kepolisian. Sebagai contoh nyata ketika Santoso cs dapat dibekuk dengan koordinasi dan kerjasama yang sangat elegan. Yang terpenting bagi rakyat dan bangsa adalah bagaimana bangsa Indonesia harus bersatu dan bersama-sama dalam memerangi terorisme. ‎Undang-Undang yang saat ini sedang digodok pasti juga mempertimbangkan masalah proporsionalnya, aturan mainnya bagaimana.   
Hakikat persoalan terorisme sangat kompleks dan harus dipahami mulai dari akar hingga cabang-cabangnya agar dapat memecahkan permasalahan terorisme yang tak kunjung berakhir. Harus dipahami dengan kompleks, dengan adanya keterlibatan TNI dalam penanganan terorisme maka diharapkan akan lahir solusi yang tepat karena terpetakan mana akar dan ranting dari problem terorisme.
   
Oleh karena itu, dalam revisi Undang-Undang Terorisme yang saat ini tengah dibahas di parlemen, perlu format dan mekanisme yang pasti agar semua kerjanya akuntabel ketika dihadapkan pada hukum dan rakyat.

Selain itu, pelibatan TNI juga harus diisi oleh orang berkompeten dan kredibel, yang sekaligus memiliki peran monitoring, evaluasi dan agenda penindakan.  Keterlibatan TNI harus tetap profesional, terukur, transparan dan akuntabel plus tidak menabrak koridor hukum yang berlaku dan jaminan HAM.(*)   

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
  Astra Pertahankan Tradisi Upacara di HUT ke-72 Kemerdekaan RI 2017 Upacara pengibaran bendera menjadi tradisi seluruh direksi dan karyawan anak perusahaan dan kantor cabang Astra di seluruh Indonesia. Ini merupakan wujud kecintaan Astra terhadap bangsa dan negara. Nampak Presiden Direktur PT Astra International Tbk Prijono Sugiarto bertindak sebagai pembina upacara
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 
Beda Hemat dan Pelit 15 Aug 2017 02:01 WIB

 

 

 

 

 

 

 

 
Uang Bukanlah Sumber Kebahagiaan 26 Jul 2017 16:09 WIB


 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia