KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
 
KabarIndonesia - Jakarta,  Saat ini Indonesia dalam keadaan darurat ekologis yang mengancam kelangsungan kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Karena itu Walhi bersama rakyat pengelola sumber daya alam, organisasi masyarakat sipil, dan unsur lainnya mendesak pemerintah kini dan ke depan menjalankan dan
selengkapnya....


 


 
BERITA OPINI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Jatuh Cinta Kepada Telaga 26 Nov 2017 11:31 WIB

Dunia Imitasi 23 Nov 2017 15:40 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 

Musuh Kita Penerang Jalan Kita

 
OPINI

Musuh Kita Penerang Jalan Kita
Oleh : Jamiel Loellail Rora | 06-Okt-2017, 02:16:40 WIB

KabarIndonesia - Saya teringat pada ungkapan bijak; seribu teman terlalu sedikit dan satu musuh terlalu banyak. Tetapi dalam hidup ini adakah di antara kita yang tidak memiliki musuh? Secara kasat mata mungkin kita tidak merasa memiliki musuh. Namun sayangnya musuh selalu saja ada dalam lingkaran hidup kita. Baik yang datang secara terang-terangan atau secara sembunyi-sembunyi. Musuh secara terang-terangan lebih mudah dihadapi, tetapi musuh ‘dalam selimut' jauh lebih membahayakan.  

Karena teman dan musuh adalah sunatullah yang harus kita lakoni dalam hidup ini, seperti yang pernah diungkapkan ulama besar Muhammad Natsir, bagaimana agar kita merasa nyaman melakoni hidup dalam lingkaran teman dan musuh? Banyak cara yang dapat kita lakukan. Salah satunya adalah berhati-hati dengan kawan dan berterima kasih kepada musuh.  

Berhati-hati dengan teman karena seorang teman tahu di mana titik lemah kita, cacat hidup kita, dan segala kekurangan yang ada pada kita. Jangan sampai sang teman menjadi musuh karena pengetahuannya tentang kita akan menjadikannya sebagai musuh yang tangguh. Musuh yang dapat dengan mudah merusak hidup dan kehidupan kita. Berhati-hati dengan teman menuntut kita untuk tetap menjaga tali silaturahmi dengan baik agar perkawanan yang ada tidak berubah menjadi permusuhan.  

Berterima kasih kepada musuh karena pada hakikatnya musuh kita itu adalah jalan penerang untuk kita. Mereka, yang memusuhi kita, akan selalu berupaya dengan sekuat tenaga untuk mencari kelemahan dan kejelekan kita. Semakin banyak kelemahan dan kejelekan kita yang diketahui banyak orang, semakin senang dan bahagianya musuh kita itu. Jangan kesal, marah, atau membalas dengan hal yang serupa jika menghadapi kondisi semacam itu.

Dalam kondisi seperti itu sepatutnya kita mengucapkan puji syukur kehadirat Sang Pemilik Kehidupan. Karena DIA telah menjadikan untuk kita orang lain yang dapat mengerti segala kelemahan dan kekurangan kita, sementara kita tak mau tahu atau bahkan tak peduli pada kelemahan dan kekurangan diri kita. Meski dengan cara yang menyakitkan, mereka akan membeberkan kelemahan dan kekurangan kita. Dengarkan baik-baik apa yang mereka katakan tentang kita, walau dari mulut orang lain. Karena apa yang mereka katakan itu laksana penerang jalan buat kita. Penunjuk untuk kita memperbaiki sikap dan perilaku. Mendorong hidup kita di esok hari menjadi jauh lebih dari hari ini.(*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Kumpul Akbar Wirausahawan Suzuki 2017oleh : Rohmah Sugiarti
16-Des-2017, 22:18 WIB


 
  Kumpul Akbar Wirausahawan Suzuki 2017 PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) bersama main dealer di 36 kota Indonesia gelar kembali Kumpul Akbar Wirausahawan Suzuki (KAWIR). KAWIR pada tahun ini merupakan penyelenggaraan yang ketiga kalinya, setelah sebelumnya diadakan pada tahun 2014 dan 2015 lalu. Kali ini
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia