KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
PendidikanIndonesia Memanggil 8348 Putra-Putri Terbaik Bangsa Mengisi 8 Sekolah Kedinasan oleh : Syaiful Safril
07-Mar-2017, 16:49 WIB


 
 
KabarIndonesia. com,- Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi merilis pengumuman Nomor: 125/S.SM.01.00/2017 tanggal 1 Maret 2017 Tentang Penerimaan Calon Siswa-Siswi/Taruna-Taruni pada Kementerian Lembaga/Lembaga yang Mempunyai Lembaga Pendidikan Kedinasan Tahun 2017.

Seperti dilansir dari laman website Kemenpan
selengkapnya....


 


 
BERITA OPINI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
 

 
Walau Satu Detik Bersama Tuhan 10 Mar 2017 04:05 WIB

Kelamnya Februariku 03 Mar 2017 08:33 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 
OPINI

Mitos Seputar Keberuntungan (Hoki)
Oleh : Nurulita Rachma Budi Utami | 26-Des-2012, 18:37:33 WIB

KabarIndonesia - Setiap kali tahun akan berganti, orang selalu ramai membicarakan tentang berbagai macam acara yang akan mereka lalui ketika pergantian tahun tiba. Namun pada sebagian orang, pergantian tahun bukanlah sesuatu hal yang istimewa. Bahkan ada yang tidak peduli dengan bergantinya tahun.

Di saat tahun telah berganti atau pada awal tahun baru mulai, biasanya muncul berbagai macam pendapat di tengah-tengah masyarakat seputar tahun baru. Apalagi jika seseorang itu memiliki sebuah mitos atau sebuah kepercayaan yang berkaitan dengan bergantinya tahun baru. Biasanya mereka pun melakukan berbagai macam adat/kebiasaan yang selalu mereka percayai.

Banyak sekali anggapan atau kepercayaan dalam masyarakat kita seputar tahun baru tersebut. Semisal ketika tahun baru hampir tiba, ada yang percaya bahwa kita tidak boleh tidur sebelum jam dua belas malam (agar banyak rejeki dan mendapatkan berkah ditahun yang baru). Ada juga yang memiliki kepercayaan, setiap pergantian tahun kita harus memiliki pakaian dalam yang baru (agar tidak sial). Bahkan ada yang mengatakan membuang pakaian dalam yang usang di laut, lalu mandi berendam di laut dapat menghilangkan sial selama satu tahun. Bukan itu saja masih banyak hal lain yang menjadi mitos dan kepercayaan di tengah masyarakat yang berkaitan dengan datangnya tahun baru.

Semua orang, pada umumnya berharap agar ditahun yang baru mereka akan beruntung. Bagi yang mempercayai berbagai macam hal/mitos yang berlaku, mereka akan melakukan berbagai macam anjuran dan berbagai macam cara bahkan ritual (misal membuat bubur merah putih, sesajen, tumpengan, selamatan dan sebagainya) dengan harapan agar beruntung/memperoleh peruntungan yang bagus ditahun yang baru tersebut (biar Hoki).

Semuanya wajar-wajar saja dan tak ada salahnya apabila seseorang itu mempercayai dengan hal-hal di atas. Yang menjadi persoalan adalah bagaimana jika kita telah melakukan berbagai macam anjuran/ritual/mitos yang berlaku, namun ternyata tak ada Hoki/keberuntungan ditahun tersebut?

Pada sebagian orang mereka hanya coba-coba saja siapa tahu beruntung jika melakukan sebuah mitos/kepercayaan/ritual yang dianjurkan itu. Tetapi pada sebagian orang yang lainnya, mereka benar-benar berharap dan mempercayainya seratus persen. Bagi mereka yang coba-coba tentu saja tak ada masalah. Namun bagaimana dengan yang mengharap dan mempercayai hal tersebut?. Tentu saja rasa kecewa dan putus asa menghantui mereka. Tak jarang pula mereka menjadi marah/geram/gusar (ada yang menganggapnya sebagai satu kegagalan besar).

Setiap tahun sebenarnya adalah sama. Yang berbeda adalah cara pandang/pola pikir dan perubahan yang dilakukan seseorang dalam kehidupannya. Bukan karena mempercayai sebuah mitos/kepercayaan tertentu dengan berbagai macam ritual lantas seseorang hidupnya seketika menjadi beruntung atau Hoki (tergantung dari usaha seseorang untuk mengubah hidupnya/nasibnya).

Jangan hanya berharap keberuntungan itu akan datang dengan sendirinya (sekedar mempercayai mitos). Sebab keberuntungan pun pada dasarnya harus diusahakan. Jika anda seorang pedagang besar misalnya, apabila ingin memiliki keberuntungan/memiliki laba yang banyak tentunya anda harus menguasai strategi di pasar, meningkatkan mutu pelayanan kepada konsumen (bersikap ramah, dapat memberikan jaminan pada suatu produk, mengubah strategi pemasaran, dan sebagainya). Tidak hanya terpaku pada pola/strategi yang lama, sehingga anda pun akan mendapatkan kemajuan dalam usaha yang mendorong datangnya suatu keberuntungan/Hoki.

Yang tidak kalah utama dari semuanya itu adalah selalu berusaha, tidak mudah putus asa dalam menjalani kehidupan, tekun, dan mengubah segala sesuatu ke arah yang lebih baik. Semua itu kembali kepada pribadi masing-masing dari setiap orang. Percaya tidak percaya, orang selalu berusaha mati-matian dalam mengejar keberuntungan alias Hoki. (*)


Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
http://www.kabarindonesia.com/



 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 



Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 
Berdoa untuk Perdamaian Dunia 11 Mar 2017 19:07 WIB

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia