KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
BudayaPeran Serta Ita Siregar dalam Mengembangkan Dunia Sastra Kristen di Indonesia oleh : Fida Abbott
13-Feb-2018, 23:22 WIB


 
 
KabarIndonesia - Berkenalan dengan sosok Ita Siregar beberapa tahun lalu bukanlah suatu hal yang kebetulan. Saya bertemu dengannya lewat salah satu media sosial terbesar di dunia, yaitu facebook, melalui sebuah grup penulisan. Facebook memungkinkan siapa pun berkenalan dengan mudah walau
selengkapnya....


 


 
BERITA OPINI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Keindahan Khatulistiwa 12 Feb 2018 16:21 WIB

Merakyatlah 12 Feb 2018 16:21 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 
Hapus Tatto Gratis 27 Jan 2018 12:27 WIB

 
 
OPINI

Merekatkan Kembali Kebhinekaan Usai Pilkada Serentak
Oleh : Iin Suwandi | 01-Mar-2017, 03:42:51 WIB

KabarIndonesia, Pesta demokrasi yang tergelar pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak pada tanggal 15 Februari 2017 berjalan aman dan tertib di seluruh wilayah Indonesia yang melaksanakan pemilihan Kepala Daerahnya.

Walaupun masing-masing Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) belum diumumkan secara resmi hasilnya, namun dari hasil perhitungan cepat (quick count) maupun perhitungan nyata secara manual (real count)  di beberapa daerah sudah  menunjukkan hasilnya. Banyak juga pasangan calon yang memperoleh suara terbanyak sudah mendeklarasikan kemenangannya sebagai pasangan Kepala Daerah yang akan memimpin daerahnya lima tahun ke depan. Sementara itu masih ada daerah yang masih akan melaksanakan pemilihan putaran kedua seperti di DKI Jakarta yang banyak menyedot perhatian masyarakat dan membutuhkan energi aparat.
     
Dari 101 pemilihan Kepala Daerah, secara umum berjalan aman dan lancar, walaupun masih terjadi adanya pelanggaran maupun ketidaktertiban dalam pelaksanaan Pilkada pada hari pencoblosan. Pelanggaran tersebut misalnya dibukanya kotak suara oleh pihak yang tidak memiliki hak untuk membuka, kurangnya sosialisasi bagi pemilih yang tidak mendapatkan surat undangan sampai pada kurangnya pengetahuan para penyelenggara pemilihan di beberapa TPS (KPPS) dan beberapa insiden yang terjadi di TPS pada saat hari pencoblosan.
   
Semua hal tersebut adalah dinamika yang sangat mungkin terjadi walaupun pemilu langsung sudah beberapa kali terlaksana dan pihak penyelenggara Pemilu (KPU) telah melakukan evaluasi dan antisipasi. Tidak akan ada sesuatu yang sempurna walaupun sudah direncanakan dan diantisipasi.   
Dari pelaksanaan Pilkada serentak kali ini, ada hal yang harus kita cermati dan berikan apresiasi yang begitu tinggi terutama kepada pihak aparat keamanan yang telah menjaga pelakasaan Pilkada serentak berjalan dengan aman, tertib dan lancar di seluruh daerah. 

Eskalasi maupun atmosfir panas dalam Pilkada serentak kali ini melebihi dari Pilkada serentak pertama pada 9 September 2015 yang lalu, namun berkat kesiapsiagaan dan antisipasi yang baik dari aparat keamanan patut kita acungi dua jempol.   
Panglima TNI maupun Kapolri tidak henti-hentinya menyerukan dan menyosialisasikan kepada seluruh masyarakat maupun pendukung pasangan calon untuk menciptakan suasana damai dan tidak saling membuat suasana menjadi semakin panas. Berbagai upaya dilakukan kedua petinggi TNI dan Polri tersebut untuk menyejukan suasana  sebelum, saat dan setelah masa kampanye. Upaya ini bukan hanya dilakukan pada level pimpinan kedua institusi tersebut, tetapi juga dilakukan sampai ke tingkat bawah yang ada di wilayah terkecil sekalipun.       
Kita juga patut apresiasi bersama komitmen TNI untuk bersikap netral dalam Pilkada serentak ini dan itu sudah dibuktikan oleh seluruh prajurit TNI dimanapun. Komitmen lainnya adalah, bahwa TNI akan membantu pengamanan yang dilakukan oleh Polri dan siap mem-back-up  kekuatan Polri berapapun yang dibutuhkan untuk pengamanan Pilkada serentak ini, termasuk wilayah-wilayah rawan dan berpotensi konflik seperti di Aceh, DKI Jakarta, Banten maupun di Papua.    
Kita bersyukur bahwa antusias masyarakat dalam Pilkada serentak kedua ini begitu besar. Hal ini menunjukan kesadaran dan kedewasaan berdemokrasi masyarakat Indonesia semakin tinggi. Walaupun atmosfir rivalitas dalam Pilkada ini terasa begitu panas, namun masyarakat tetap menyikapinya dengan suasana yang teduh dan damai.   
Menang dalam Pilkada bukanlah memenangkan segala-galanya, dan kalah dalam Pilkada bukanlah akhir dari segala-galanya pula. Sikap legowo dan ikhlas dalam menerima apapun hasil yang diperoleh adalah suatu hal yang paling bijaksana dalam menyikapinya. Yang menang tidak lantas jadi jumawa dan yang kalah tidak serta merta kecewa dengan melakukan tindakan berlebihan apalagi mengerahkan massa untuk bertindak anarkis. Gunakan jalur hukum yang berlaku untuk menyelesaikan sengketa Pilkada.
    
Kepada para pendukung pasangan calon, janganlah dukungan kepada salah satu pasangan calon membuat persaudaran dan persahabatan berubah menjadi permusuhan. Jadikanlah perbedaan pilihan sebagai perekat  kemajemukan dalam menguatkan Kebhinekaan yang selama ini kita jaga bersama.   
Kepentingan bersama dalam persatuan dan kesatuan bangsa lebih diatas segalanya untuk membangun daerah dan membangun bangsa untuk mensejaterakan rakyat. Mari kita bersama merekatkan kembali persatuan anak bangsa setelah Pilkada selesai. Hapuskan segala bentuk perselisihan, perbedaan pendapat dan marilah kita ganti dengan mengawal dan mengawasi kepemimpinan kepala daerah yang terpilih dalam membangun daerahnya untuk kesejahteraan rakyatnya sesuai program-program yang dijanjikan semasa kampanye.   

Terlebih kepada masyarakat luas, mari kita bersama dengan aparat TNI-Polri dan seluruh elemen pemerintah untuk menjaga keamanan bersama agar situasi dan kondisi yang ada tetap berjalan dengan kondusif. Dengan kondusifitas keamanan yang baik, kita berharap pembangunan akan berjalan sesuai yang diharapkan kita bersama.***; *)    

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Astra International Investasi USD150 Juta di GO-JEKoleh : Rohmah Sugiarti
12-Feb-2018, 22:21 WIB


 
  Astra International Investasi USD150 Juta di GO-JEK Menteri Komunikasi & Informasi RI Rudiantara (kedua kiri) bersama Presiden Direktur PT Astra International Tbk Prijono Sugiarto (kedua kanan), Chief Executive Officer & Founder Go-Jek Nadiem Makarim (kiri) dan President & Co-Founder Go-Jek Andre Soelistyo berswafoto bersama seusai konferensi pers
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 
 

 

 

 

 

 
Walk to Museum Bahari Yogyakarta 12 Feb 2018 16:23 WIB

 

 

 

 
Nasehat Mengelola Amarah 04 Feb 2018 11:15 WIB

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia