KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
EkonomiJusuf Randy vs Randy Jusuf CEO Managing Director Google oleh : Kabarindonesia
15-Des-2018, 10:36 WIB


 
 
KabarIndonesia - Randy Jusuf telah mentoreh sejarah baru lagi dalam Dunia Komputer.
Jusuf Randy dahulu adalah pelopor pertama yang mendirikan Lembaga Pendidikan Komputer yang pertama di Indonesia ialah "Lembaga Pendidikan Komputer Indonesia Amerika" - LPKIA sehingga dinobatkan sebagai Raja Komputer
selengkapnya....


 


 
BERITA OPINI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Sepertiga Malam 05 Nov 2018 15:57 WIB

Duhai Kau yang Sedang Diuji 21 Okt 2018 11:53 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 
Ucup Kecil, Sang Penantang Takdir 15 Des 2018 11:22 WIB


 

Menjadikan Investasi Sebagai Gaya Hidup

 
OPINI

Menjadikan Investasi Sebagai Gaya Hidup
Oleh : Setyo Sudirman | 08-Jan-2018, 08:58:25 WIB

KabarIndonesia - Perilaku konsumtif biasanya dipicu oleh kecendrungan seseorang yang ingin mengikuti tren dan terpengaruh oleh lingkungan di sekitarnya. Nah, jika hal ini dibiarkan terus terjadi, bukankah bisa-bisa pengeluaran jadi lebih besar daripada pendapatan? Di sinilah judul tulisan ini sangat relevan, sehingga investasi perlu dijadikan sebagai gaya hidup.

Berbicara soal investasi sebagai gaya hidup tentu sangat berkaitan dengan suatu kemauan memastikan bahwa sebagian dari penghasilan dialokasikan untuk investasi.
Terminologi kepastian menunjukkan persyaratan yang wajib, dan ada semacam tuntutan “kedisiplinan” yang harus dilakukan. Hal inilah yang penulis maksud untuk menjadikan investasi sebagai bagian dari gaya hidup.

Fakta bahwa investasi belum menjadi gaya hidup sebagian masyarakat menuntut upaya edukatif untuk mengubah mindset. Dengan kata lain, gaya hidup konsumtif perlu dikendalikan dengan suatu “keharusan” untuk investasi, dimana pengelolaan uang harus menyertakan poin investasi. Idealnya, investasi itu 20% pendapatan. Pertanyaannya: sudahkan 20% pendapatan dialokasikan untuk investasi?

Alasan utama mengapa investasi itu penting dan akan mengamankan masa depan keuangan yaitu bahwa hasil investasi, entah itu emas, bisnis, properti, reksadana, obligasi atau saham biasanya mendatangkan imbal hasil (return) tinggi di atas inflasi, berbeda dengan bunga tabungan dan deposito yang di bawah inflasi. Karena alasan inilah keuangan di masa depan akan menjadi aman karena nilai uang tak akan tergerus inflasi.

Mungkin sebagian dari Anda beranggapan bahwa investasi membutuhkan modal besar. Anggapan itu salah besar. Kini investasi dapat dimulai dengan modal hanya Rp 100.000 saja.  Jika Anda berinvestasi secara rutin setiap bulan maka dana yang diinvestasikan itu akan terus berkembang, bahkan di saat Anda bekerja, melakukan kegiatan sehari-hari, ataupun tidur.

Tahun 2018 adalah saat yang tepat bagi Anda untuk mengubah gaya hidup menjadi lebih baik dengan mengalokasikan 20% dari penghasilan. Jika Anda masih bingung untuk memulai investasi, tak ada salahnya Anda memulainya dengan investasi reksadana yang memang cocok untuk investor pemula. Investasi reksadana kini tergolong mudah dan terjangkau.(*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Pergelaran Swimrun Pertama di Asia Tenggara-Australiaoleh : Rohmah S
10-Des-2018, 22:14 WIB


 
  Pergelaran Swimrun Pertama di Asia Tenggara-Australia 20 pelari dari 6 negara: Indonesia, Australia, Amerika, Inggris, New Zealand dan Swedia ikuti swimrun di Nusa Lembongan dan Nusa Ceningan dengan jarak lari 20km dan berenang 3km. Head of Corporate Communications PT Astra International Tbk Boy Kelana Soebroto (kiri)
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 

 

 
Khasiat Buah Bit untuk Kecantikan 16 Sep 2018 16:05 WIB


 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia