KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalKota Pintar akan Ciptakan Peluang Besar, Bagaimana dengan Indonesia? oleh : Rohmah Sugiarti
20-Mei-2017, 05:04 WIB


 
 
KabarIndonesia - Sejumlah negara di dunia, menerapkan kemajuan teknologi informasi pada proses adaptasi untuk melahirkan model pendekatan pembangunan yang relatif baru yang disebut Kota Pintar (Smart City).

Kota Pintar didesain mampu meningkatkan produktivitas manusia yang tinggal di dalamnya,
selengkapnya....


 


 
BERITA OPINI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
 

 
Nantikanlah Kedatanganku 25 Apr 2017 23:06 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 
OPINI

Menjadi Prajurit TNI-AD Utamakan Test Kesamaptaan
Oleh : Iin Suwandi | 03-Mar-2017, 16:31:40 WIB

KabarIndonesia - Bagi para pemuda pemudi yang ingin mengabdikan dirinya kepada bangsa dan negara, anda bisa mengikuti Tes Seleksi TNI-AD yang dilaksanakan setiap tahunnya di berbagai daerah. Bagi anda yang berminat anda harus memiliki kriteria yang telah ditentukan oleh TNI AD. TNI AD telah membuka kesempatan dan peluang bagi anda yang ingin berkarier menjadi Tentara.

Korem 141/Toddopuli  Kodam VII/Wirabuana mengajak para Pemuda yang berada di wilayah Kabupaten Bone, Soppeng, Wajo, Sinjai, Bulukumba, Bantaeng dan Selayar untuk bergabung. Menurut infonya TNI AD telah membuka Pendaftaran Online untuk Calon Prajurit Tamtama PK TNI AD Gelombang I sejak tanggal 1 Februari hingga 16 Maret 2017 mendatang. Sedangkan untuk daftar ulang baru dimulai tanggal 6 hingga 16 Maret 2017 di Ajenrem 141/Toddopuli Jl. Orde Baru No 6 Kecamatan Tanete Riattang Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan . 

Sebagaimana yang dilansir oleh www.tniad.com beberapa waktu yang lalu dijelaskan bahwa Persyaratan Umum bagi Calon Tamtama PK TNI AD di wilayah Korem 141/Toddopuli yaitu:
1. Warga Negara Indonesia, laki-laki dan bukan anggota/mantan prajurit TNI/Polri atau PNS TNI.
2. Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Tahun 1945.
3. Berumur paling rendah 18 tahun dan paling tinggi 22 tahun.
4. Tidak memiliki catatan kriminalitas yang dikeluarkan secara tertulis oleh Polri.
5. Sehat jasmani dan rohani serta tidak berkacamata.
6. Tidak sedang kehilangan hak menjadi prajurit berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap.

Persyaratan lainnya yang harus dipenuhi oleh Calon Tamtama PK TNI AD diantaranya :
1. Lulusan minimal SMP/ Tsanawiyah atau sederajat baik negeri atau swasta yang disamakan/ terakreditasi.
2. Memiliki tinggi badan sekurang-kurangnya 163 cm, serta memiliki berat badan seimbang menurut ketentuan yang berlaku. 3. Belum pernah menikah dan sanggup tidak menikah selama mengikuti pendidikan pertama sampai dengan 2 tahun setelah selesai pendidikan pertama.
4. Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah NKRI.
5. Bersedia menjalani Ikatan Dinas Pertama (IDP) selama 10 tahun.
6. Harus mengikuti pemeriksaan/pengujian yang diselenggarakan oleh panitia penerimaan yang meliputi : Administrasi, Kesehatan, Jasmani, Mental Ideologi dan Psikologi. 

Disamping persyaratan tersebut, Calon Tamtama PK TNI AD juga harus memenuhi persyaratan tambahan, antara lain:
1. Harus ada surat persetujuan orang tua dan orang tua/wali selama proses penerimaan prajurit TNI AD tidak melakukan intervensi terhadap panitia penerimaan dalam bentuk apapun, kapanpun dan dimanapun.
2. Bagi yang memperoleh ijazah dari negara lain, harus mendapat pengesahan dari Kemendikbud.
3. Tidak bertato/bekas tato dan tidak ditindik/bekas tindik telinganya atau anggota badan lainnya, kecuali yang disebabkan oleh ketentuan agama/adat.
4. Bagi yang sudah bekerja harus melengkapi persyaratan sebagai berikut : Melampirkan surat persetujuan/ijin dari kepala Dinas/Jawatan/Instansi yang bersangkutan dan bersedia diberhentikan dari status pegawai bila diterima menjadi Tamtama PK TNI-AD.
5. Melampirkan surat keterangan dari Babinsa setempat dengan diketahui Lurah/Kades asal tempat tinggal.
6. Bersedia mematuhi peraturan bebas KKN baik langsung maupun tidak langsung. Apabila terbukti secara hukum melanggar sebagaimana yang dimaksud, maka harus bersedia dinyatakan tidak lulus dan atau dikeluarkan dari Dikma, jika pelanggaran tersebut diketemukan di kemudian hari pada saat mengikuti pendidikan pertama.   

Tips Pembinaan Fisik untuk Masuk TNI AD
Anda bingung bahkan tak mengetahui kegiatan fisik dalam Kesegaran A dan B dalam tes Jasmani masuk TNI. Salah satu yang diseleksi dalam penerimaan prajurit adalah Kesamaptaan Jasmani. Banyak calon siswa mengalami kegagalan dalam tes Kesamaptaan Jasmani karena tidak mengerti gerakan yang benar dan aturan yang harus dilaksanakan.Akibatnya jumlah poin yang seharusnya dikumpulkan untuk memperoleh bobot yang tinggi tidak tercapai.

Untuk itu perlu bagi calon siswa melaksanakan latihan yang benar, terarah, intensif dan berkesinambungan. Tidak cukup hanya dengan modal semangat yang menggebu-gebu dan prestasi akademis yang tinggi. Latihan yang salah juga dapat menimbulkan berbagai kerawanan terhadap kesehatan dan fisik tubuh. Tetapi lebih rawan lagi bila tidak melakukan persiapan dan tidak mengerti apa yang harus dipersiapkan. Untuk itu penulis membahas sekilas apa saja sih yang harus kita latih untuk ditingkatkan agar tidak cedera sehingga justru menghambat pengembangan kemampuan diri. 
Lari 3200 Meter misalnya, adalah melatih kemampuan dalam ketahanan dan keuletan. Kegiatan yang sangat berperan adalah pernafasan, sehingga yang harus kita latih adalah kemampuan pernafasan yang stabil, dapat tetap berlari hingga selesai. Kegiatan ini tidak dapat dilaksanakan seketika.  Harus memang terlatih dan terbiasa sehingga tidak menimbulkan dampak pada bagian fisik tubuh. Penggunaan minuman pemacu jantung harus dihindari ketika saat dan akan melaksanakan kegaiatan lari.   
Lari harus dilaksanakan secara konsisten. Semakin cepat menyelesaikan lari 3200 meter maka nilainya akan semakin tinggi, untuk mendapatkan peluang lolos dan lulus menjadi parajurit TNI AD. Daftar nilai Kesamptaan A anda dapat lihat pada tabel yang ditampilkan oleh panitia di sekitar lapangan kegiatan pelaksanaan Samapta. Jika ragu-ragu dan ada yang tidak  mengerti tentang nilai lari 3200 meter silahkan tanyakan kepada panitia pelaksana. 
Untuk hasil yang maksimal latihan lari ini sebelum test anda persiapkan jauh hari sebelumnya. Lari dapat dilaksanakan kurang lebih sekitar 4 sampai dengan 6 kali seminggu. Latihan lari diselingi pada waktu pagi, siang dan sore. Latihan siang dan sore untuk menjaga ketahanan dan meningkatkan kebugaran fisik dalam menghadapi test sesungguhnya. Sedangkan latihan pada waktu pagi untuk latihan dipranggapkan sebagai latihan sebenarnya. Karena test samapta A dan B dilaksanakan pada waktu pagi hari mulai pukul  06.00 pagi sampai dengan pukul 10.00 pagi. Lewat pukul 10.00 pagi Samapta tidak dapat dilaksanakan karena cuaca tidak mendukung. Seperti matahari semakin terik/panas yang akan dapat mengganggu kestabilan fisik.  
Pada Lari 3200 meter (Samapta A), ada hal-hal yang harus disiapkan antara lain:
1. Siapkan Stopwatch atau jam tangan timer untuk mengatahui berapa menit anda menempuh 3200 meter. Catat kemajuan latihan demi latihan hingga anda siap melaksanakan test sesungguhnya. Persiapan untuk latihan lari dengan memperhatikan sebagai berikut:  Aba-aba lari dimulai ketika Pelatih memberikan peringatan mulai start  dan berhenti lari selama menempuh jarak 3200 meter. Lari dengan awalan biasa tidak menggenjot kecepatan ± 500 meter awal, kemudian lari secara stabil sampai dengan selesai secara konstan. Perhatikan dan atur nafas, temukan irama nafas sesuai dengan lari seenak mungkin hingga dapat lari secara maksimal. 
Setelah selesai berlari jangan langsung berhenti setelah anda melaksanakan lari selama 3200 meter maka laksanakan berjalan berlawanan arah dengan saat kita berlari. Usahakan berjalan yang ada rumputnya untuk menghindari cedera ketika anda jatuh habis lari. Hirup nafas seenak mungkin hingga menggerak-gerrakkan anggota badan lainnya.
2. Sepatu olah raga (yang biasa digunakan dan akan digunakan untuk tes). Gunakan sepatu yang pas untuk lari di tanah liat dan lari di aspal. Karena akan dapat mempengaruhi kecepatan dalam melaksanakan lari di kedua medan tersebut.
3. Pakaian olahraga. Biasakan pakai pakaian kaos yang ringan dan mampu menghisap keringat. Pakaian yang tidak nyesak ketika bernafas maupun elastis ketika dalam melakukan pergerakan. Untuk celana pilih celana pendek dan ringan agar leluasa jika dipakai. 
Push Up (Samapta B) Adalah gerakan naik turun yang bertumpu pada kedua tangan dan posisi kaki tetap dengan jarak 1 kepal tangan orang dewasa. Postur tubuh yang lurus dari kaki hingga kepala merupakan aturan yang harus diikuti. Sehingga gerakan seperti jarum jam dengan kaki sebagai poros. Sedangkan jarak perut pada saat gerakan turun tidak menyentuh tanah atau jarak sekepal. Gerakan yang meliuk-liuk seperti ular atau bergelombang, atau hanya kepala dan dada yang naik turun sedangkan pinggul statis. 
Kemudian perut yang sampai menyentuh tanah. umumnya gerakan tersebut tidak mendapat poin yang diharapkan dan menimbulkan kurangnya poin dalam pengumpulan angka untuk memperoleh bobot yang tinggi. 
Lakukan berulang-ulang dengan nilai 100 adalah 43 kali permenit. Untuk Meningkatkan jumlah push up, dengan cara kaki dapat dinaikan lebih tinggi dengan  bertumpu disuatu tempat yang lebih tinggi dari posisi badan. Hal demikian dapat menaikan jumlah hitungan setiap menitnya. 
Sit Up (Samapta B). Gerakan yang sangat besar bertumpu pada otot perut ini harus di biasakan untuk lentur.Dalam gerakan ini dagu harus menyentuh atau melewati tungkai dan pada saat telentang kebelakang kedua siku tangan harus menyentuh lantai. Hindari   cedera pada otot perut karena pemaksaan.
Pull Up (Samapta B). Diantara seluruh tes yang dilaksanakan Pull Up yang membutuhkan waktu paling sedikit. Kurangnya latihan menimbulkan tangan tidak memiliki kekuatan untuk menarik tubuh keatas.  Hindari  pada saat selesai melaksanakan gerakan Pull Up kemudian melompat dan tidak mendarat dengan mulus sehingga mengakibatkan kaki terkilir dan cedera.
Badan yang tidak seimbang antara tinggi dan berat badan maka sesorang tidak akan dapat melaksankan secara maksimal. Kalau tinggi sekitar 166  cm  lalu berat badan sekitar 75 kg  sampai 80 kg  maka tidak akan bisa pull up karena akibat berat badan tidak seimbang.
Shuttle Run. Gerakan ini gerakan berlari dengan membentuk angka delapan diantara dua tonggak berjarak 10 m. Sehingga dengan waktu yang di peroleh semakin sedikit berarti poin semakin besar. Perlu diperhatikan  pada saat  kaki yang kurang kuat, kurang pemanasan maupun penempatan kaki yang tidak mantap sehingga dapat menyebabkan tergelincir dan dapat pula mengakibatkan cedera otot/terkilir. Shuttle Run dapat memutar membelakangi atau menghadap tiang. Selanjutnya sampai memutar sampai  3 X membentuk angka delapan.

Dengan demikian selesai kegiatan kesegaran Jasmani.  Dengan mengikuti petunjuk diatas, setidaknya anda akan tidak kikuk dalam melaksankan test masuk prajurit TNI AD. Selain Test Kegeran Jasmani (Renang)   ada test lainya seperti Test, Administrasi, Kesehatan, Akademik dan test Psokologi. Semoga  dapat mencapai nilai yang diharapkan, dengan catatan harus   rajin dan tidak boleh putus asa. Jangan lupa berdoa, karena sekuat-kuatnya anda  jika tidak ada Ridho Allah swt maka pasti akan anda terhambat.  Dan, tidak ada yang bisa menolak taqdir kecuali do'a .

Yang penting ada usaha secara sungguh-sungguh dan niat dan tulus dan ikhlas. Mulai sekarang niatkan dan segera buat jadwal yang tepat untuk memperisapkan anda masuk menjadi Tentara.  Sebaiknya manfaatkan pelatih dalam melaksanakan latihan diatas. Karena pelatih dapat mengetahui trik-trik dalam berlatih secara efektif dan efisien. Dan, pelatih juga mampu mengatasi efek samping akibat kesalahan prosedur pembinaan jasmani sekaligus tempat bertukar pikiran dan membagi  pengalamannya. Jika anda sulit mencari pelatih, maka anda kami sarankan untuk komunikasi ke   satuan TNI AD yang tersebar di wilayah NKRI dimanapun anda berada.   Selamat mempersiapkan diri anda menjadi prajurit TNI AD semoga berhasil dan sukses selalu.  Amin... *)   

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Gubernur Babel: Yakin Akan Ada Pemenang SIA dari Babeloleh : Rohmah Sugiarti
17-Mei-2017, 12:26 WIB


 
  Gubernur Babel: Yakin Akan Ada Pemenang SIA dari Babel Gubernur Babel Erzaldi Rosman (berdiri) menyemangati peserta Bincang Inspiratif SATU Indonesia Awards 2017 didampingi Dosen Ilmu Lingkungan Pasca Sarjana UI Emil Salim (kedua kiri) dan Wamen Diknas RI 2010-2012 Fasli Jalal (ketiga kanan), Penerima apresiasi SATU Indonesia Awards 2013 Hardinisa
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia