KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalHumas Indonesia Butuh Dewan Kehumasan oleh : Rohmah Sugiarti
10-Des-2017, 23:29 WIB


 
 
KabarIndonesia – Profesi Hubungan Masyarakat (Humas) atau Public Relations (PR) di Indonesia butuh sebuah lembaga independen yang bertugas membina pertumbuhan dan perkembangan kehumasan nasional. Kebutuhan ini semakin relevan dan mendesak dengan dibukanya keran Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) yang membuka akses
selengkapnya....


 


 
BERITA OPINI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Jatuh Cinta Kepada Telaga 26 Nov 2017 11:31 WIB

Dunia Imitasi 23 Nov 2017 15:40 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 
OPINI

Mengevakuasi Penduduk Terancam Letusan Gunung Agung Bali
Oleh : Iin Suwandi | 04-Des-2017, 06:45:47 WIB

KabarIndonesia - Melaksanakan tugas kemanusiaan untuk membantu korban bencana tidak selamanya berjalan mulus. Mengungsikan warga di daerah bencana tidak semudah membalikkan telapak tangan. Banyak warga yang sudah hidup turun temurun di daerah tersebut sehingga banyak yang memilih tetap berada di tempat tinggalnya. Mungkin karena daerah tersebut sudah didiami selama puluhan tahun dan sudah beranak cucu sehingga tetap tidak mau diungsikan ketempat yang lebih aman.

Seperti kita ketahui bersama bahwa beberapa hari terakhir ini evakuasi penduduk Gunung Agung di Bali mulai dilakukan oleh Tim Gabungan dari TNI, Polri, Badan Sar Nasional, Badan Penanggulangan Bencana. Dalam melaksanakan tugas beberapa waktu yang lalu Tim Gabungan menjumpai  dua orang lansia yang enggan mengungsi, salah seorang diantaranya penyandang disabilitas mental. Mereka enggan meninggalkan rumah tempat tinggalnya. Meskipun Tim Gabungan memberikan pengertian bahaya letusan Gunung Agung yang makin aktif serta mengeluarkan material panas yang cukup mematikan apabila tidak berada pada radius yang aman.
Dengan adanya prinsip seperti ini mengakibatkan sejumlah petugas mengambil langkah tegas, memaksa sejumlah penduduk untuk diungsikan ke tempat yang sudah disiapkan dalam mengantisipasi hal-hal yang tidak kita inginkan bersama.  Mengingat bahaya letusan Gunung Agung makin meningkat, baik bahaya primer yaitu material piroklastik letusan Gunung Agung, maupun bahaya sekunder berupa banjir lahar dingin, juga penanganan pengungsi dan dampak lainnya, maka Bupati Karangasem telah menetapkan keadaan tanggap darurat bencana di kabupaten Karangasem dan sekitarnya. 
Artinya jika masih ada warga masyarakat yang masih nekad untuk bertahan pada radius yang dianggap berbahaya maka Tim Gabungan TNI-Polri yang bertugas disana harus bertindak tegas untuk menyelamatkan warga dari bahaya letusan Gunung Agung jika sewaktu-waktu mengeluarkan material yang mematikan. Sehingga warga harus dievakuasi ke tempat yang sudah disediakan.
Tantangan dalam mengevakuasi penduduk akibat letusan Gunung Agung Bali sering dialami oleh tim gabungan diantaranya adalah kendala aktifitas tambang galian C di kawasan rawan bencana. Adanya aktifitas tambang galian ini tentunya sangat menghambat proses evakuasi yang dilakukan oleh tim gabungan karena truk-truk penambang enggan memberikan prioritas jalan kepada kendaraan evakuasi meskipun telah diberikan isyarat untuk menepi, seperti yang terjadi di  Banjar Dinas Pucang, Desa Ban Kec. Kubu,  Karangasem, Bali pada Kamis (30/11) lalu. 
Oleh karenanya kita berharap agar semua elemen masyarakat yang berada disekitar lokasi Gunung Agung Bali, agar memberikan prioritas pertama kepada tim gabungan dalam menjalankan tugas kemanusiaan. Sebab penyelamatan nyawa manusia jauh lebih berharga ketimbang untuk mencari keuntungan pribadi di tengah kondisi bahaya bencana Gunung Agung yang saat ini masih batuk-batuk. 
Kita harus berterima kasih kepada Tim Gabungan TNI-Polri serta relawan lainnya yang telah bersusah payah dalam menyelamatkan penduduk di sekitar Gunung Agung Bali. Pengorbanan mereka sungguh luar biasa melakukan tindakan kemanusiaan di luar batas kewajaran dalam menyelamatkan ratusan nyawa yang terancam bahaya letusan Gunung Agung yang sewaktu-waktu bisa saja meletus.(*)     

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Kemeriahan Konser Akhir Tahun JOOX Festival Hura Ceria 2017oleh : Rohmah Sugiarti
10-Des-2017, 23:02 WIB


 
  Kemeriahan Konser Akhir Tahun JOOX Festival Hura Ceria 2017 Kota Bandung sempat diguyur hujan deras sejak siang, rupanya animo kaum muda dan pecinta musik tidak ikut surut sesudah hujan. Sesuai jadwal, tepat pukul 16.00, panggung “JOOX Live Festival Hura Ceria”, yang diadakan pada Sabtu, 9 Desember 2017 di Lapangan
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Peta Pilgub Jateng 2018 12 Des 2017 12:44 WIB

 

 

 

 
Hasapi dan Sarune Batak 05 Des 2017 02:46 WIB

 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia