KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalRektor Universitas Pendidikan Indonesia Tutup Usia oleh : Barnabas Subagio
23-Apr-2017, 20:52 WIB


 
 
KabarIndonesia - Bandung, Rektor Universitas Pendidikan Indonesia Prof. Furqon, MA. Ph.D., menghembuskan nafas terakhirnya pada Sabtu (22/4/2017) pukul 10:25 WIB di Rumah Sakit Advent, Jl. Cihampelas No.161, Cipaganti, Coblong, Kota Bandung.
Menurut informasi yang dihimpun pewarta KabarIndonesia, awalnya beliau sedang
selengkapnya....


 


 
BERITA OPINI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
 

 
Dalam Diam... 12 Apr 2017 17:58 WIB

Jiwa-jiwa Penantang Zaman 04 Apr 2017 23:08 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 
Ajak Warga Jakarta Bersatu 10 Apr 2017 22:11 WIB


 

 
 
OPINI

Mengantisipasi Drone Intai Asing di Teluk Bintuni
Oleh : Iin Suwandi | 18-Apr-2017, 14:35:03 WIB

KabarIndonesia - Pentingnya Keamanan Nasional harus ditunjang Alutsista yang memadai sehingga upaya dalam pertahanan akan maksimal. Beratnya tugas yang diemban oleh TNI dalam setiap operasional pengamanan wilayah NKRI dan keterbatasan anggaran, diharapkan pihak pemerintah dan masyarakat mendukung penuh TNI. Salah satu tugas pokok TNI adalah mengamankan wilayah udara NKRI dari ancaman kekuatan asing yang bertujuan menggangu stabilitas keamanan Nasional.

Pertahanan negara sebagai salah satu fungsi pemerintahan negara diselenggarakan untuk mempertahankan kedaulatan negara, keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan keselamatan segenap bangsa dari segala bentuk ancaman dan gangguan baik yang datang dari luar maupun yang timbul di dalam negeri.

Pertahanan negara adalah Kebijakan Pertahanan Indonesia dalam mengelola pertahanan negara serta pandangan bangsa Indonesia di bidang pertahanan dalam memposisikan diri dalam konteks global dan regional. Hakikat pertahanan negara adalah segala upaya pertahanan bersifat semesta yang penyelenggaraannya didasarkan pada kesadaran atas hak dan kewajiban warga negara serta keyakinan pada kekuatan sendiri. Pertahanan negara dilakukan oleh pemerintah dan dipersiapkan secara dini dengan sistem pertahanan negara.
    Ciri era globalisasi adalah frekuensi interaksi tetap yang makin intensif. Dalam konteks tersebut pelibatan pertahanan negara dalam hubungan antar negara akan lebih meningkat dari waktu-waktu sebelumnya.   

Sebagaimana yang banyak dilansir oleh berbagai media baru-baru ini, Panglima Kodam XVIII/Kasuari Mayjen TNI Joppie Onesimus Wayangkau saat menghadiri upacara pembukaan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-98 tahun 2017 di Kampung Muturi, Distrik Manimeri, Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat, sempat menyinggung tentang Detasemen Rudal yang siap dibangun di Kabupaten Teluk Bintuni.
   
Detasemen Rudal, kata Wayangkau, sengaja dimasukkan dalam rencana strategis teritorial Kodam baru di Papua Barat untuk menjaga aset vital negara. Salah satunya di kilang minyak dan gas bumi yang dioperasikan SKK Migas dan BP Tangguh. "Di sini akan didirikan satu Detasemen Rudal di bawah Kodam XVIII/ Kasuari. Tujuannya, menjaga aset vital milik negara, yang melakukan kegiatan pertambangan minyak dan gas bumi di kawasan ini," ujarnya di Bintuni, Rabu, 5 April 2017 lalu.   
Disinggung soal tingkat urgensi pendirian Detasemen Rudal, secara pasti akan menjadi tugas TNI AD untuk menjaga aset vital nasional milik negara. Tidak saja di Kodam XVIII/Kasuari, menurutnya, di daerah lain juga ada Detasemen Rudal. Kitabersyukur bahwa dengan adanya Detasemen Rudal yang akan dibangun  secara otomatis. Di sini akan ada radar pemantau sehingga pekerja dan masyarakat yang berdiam di sekitarnya merasa aman, tanpa gangguan dan ancaman dari luar.    
Menurut rencana ke depan, Kodam XVIII/Kasuari akan membangun Detasemen Rudal, untuk menindaklanjuti pengaduan masyarakat selama ini tentang kamera pengintai udara (drone) yang banyak berkeliaran. Informasi yang kami ketahui bahwa drone itu selama sebulan terakhir mengintai dan meresahkan warga di sekitar Kabupaten Teluk Bintuni sampai wilayah pertambangan. Sehingga pihak TNI AD atau Kodam XVIII/Kasuari mengambil langkah dari  informasi tentang pengintai misterius tersebut. Oleh karena itu kita patut bersyukur dengan adanya kegiatan pembangunan partahanan Rudal.

Bupati Kabupaten Teluk Bintuni Petrus Kasihiu sangat mendukung rencana pendirian Detasemen Rudal Kodam XVIII/Kasuari di wilayahnya. Dukungan tersebut disertai dengan penyiapan lahan serta kebutuhan lain, yang akan menunjang tugas TNI di Kabupaten Teluk Bintuni. Agar tetap tegaknya NKRI, dibutuhkan satu kesatuan yang saling menguntungkan antara pemeritah, TNI AD dan rakyatnya. Dengan demikian selaku warga negara kita ucapakan welcome Rudal Kodam XVIII Kasuari demi keutuhan NKRI.*)    

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Koreografi Tari Kontemporeroleh : Zulkarnaen Syri Lokesywara
04-Apr-2017, 01:32 WIB


 
  Koreografi Tari Kontemporer Mahasiswa jurusan Seni Tari Semester IV ISI Surakarta melaksanakan ujian koreografi tari kontemporer menggunakan media benda keras di Teater Kecil ISI Surakarta, Senin, 3 April 2017. Berbagai benda keras digunakan sebagai media para mahasiswa mengeksplorasi gerak, mulai dari payung, kurungan
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 
MAKASSAR: Kota Plural dan Nyaman 19 Apr 2017 22:12 WIB


 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia