KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
RohaniDualitas Ghaib-Nyata (2): Menemukan Resonansi Ilahi oleh : Tonny Djayalaksana
10-Des-2018, 15:05 WIB


 
 
KabarIndonesia - Pada tulisan "Dualitas Ghaib-Nyata Bagian 1" telah dipaparkan tentang adanya fenomena manusia yang bisa berbicara dengan flora dan fauna. Temuan kenyataan tersebut serupa dengan yang diceritakan dalam Al Quran tentang Nabi Daud dan Nabi Sulaiman yang diberi keutamaan
selengkapnya....


 


 
BERITA OPINI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Sepertiga Malam 05 Nov 2018 15:57 WIB

Duhai Kau yang Sedang Diuji 21 Okt 2018 11:53 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 
OPINI

Mantan Simpatisan OPM Di Papua Serahkan Senjata
Oleh : Iin Suwandi | 04-Jan-2018, 10:16:34 WIB

<KabarIndonesia - Kesadaran atas pentingnya tetap berada dalam bingkai NKRI bagi rakyat Papua kian semakin meningkat seiring dengan  adanya  perubahan dan perkembangan pembangunan yang terjadi di wilayah Papua selama ini. Kondisi nyata yang perlu dipahami bagi yang masih berseberangan  seperti OPM (Organisasi Papua Merdeka) adalah bahwa Papua adalah harga mati yang merupakan bagian dari NKRI.

Pelan namun pasti kesadaran para kriminal bersenjata atau OPM di Papua kerap meresahkan. Namun seiring dengan berkembangnya Papua warga yang tadinya sebagai OPM kini berubah haluan untuk bergabung dengan masyarakat Papua.  Sebagaimana yang banyak dilansir oleh berbagai media beberapa hari terakhir ini, mantan simpatisan Tentara Pembebasan Nasional Organisasi Papua Merdeka (TPN/OPM) wilayah Yapen Utara, Dance Fonataba menyerahkan satu pucuk senjata rakitan, delapan butir peluru kaliber 5,56 mm, serta dua buah geranat tangan aktif.
 
Penyerahan senjata tersebut juga dijelaskan Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) Cendrawasih Kolonel M Aidi dalam keterangannya, Rabu (3/1/2018). Dijelaskan oleh Kapendam bahwa  penyerahan senjata didampingi oleh mantan pimpinan TPN/OPM Yapen Utara Corinus Sineri. "Pada hari Rabu, 3 Desember 2018 Pukul 12.30 WIT berlangsung penyerahan 1 pucuk senjata rakitan, 8 butir munis kaliber 5,56 mm dan 2 buah geranat tangan aktif yang dilakukan oleh mantan simpatisan TPN/OPM wilayah Yapen Utara atas nama Dance Fonataba. 
Senjata ini langsung diantar oleh mantan pimpinan TPN/OPM wilayah Yapen Utara yang sebelumnya pada tanggal 17 Agustus 2017 yang lalu sudah menyatakan kembali ke NKRI atas nama Corinus Sineri. Penyerahan senjata ini juga terjadi berkat peran Dandramil (Komandan Pos Koramil) 01/Wadapi atas nama Pelda Abdul Kamil. 
Dan, menariknya lagi bahwa penyerahan senjata tersebut dilakukan di Markas Kodim Yapen dan diterima oleh Komandan Kodim Yapen 1709/Yawa Letkol Arh Pulung patria Daga dan dihadiri oleh Danramil 01/Yapsel serta para perwira staf. Arh Pulung pun menyampikan rasa terimakasih kepada Dance karena telah mempercayakan keamanan Papua kepada TNI. Artinya TNI berhasil menggalang separatis bersenjata agar muncul kepercayaan untuk mau bergabung dengan NKRI. 
Dengan adanya kejadian tersebut tentunya ada momentum yang sangat spesial dalam kegiatan penyerahan senjata. Ucapan terima kasih atas kerjasama kepada saudara Dance (karena) sudah percaya kepada TNI dan saudara Corinus karena telah membantu dalam kelancaran tanpa membuat masyarakat resah. Karena kalau senjata ini dipakai untuk membunuh masyarakat kepada warga yang tidak berdosa akan sangat merugikan kita semua. Kata pepatah usang yang menang jadi arang dan yang kalah jadi abu. Maksudnya tidak ada mudaratnya alias sama-sama rugi. 
Yang paling mengharukan juga dalam acara penyerahan senjata tersebut adanya  kerabat dari Corinus  ikut menyampaikan apresiasi mereka terhadap kinerja TNI.   Hal ini terkuak ketika saudara-saudara Corinus juga menyampaikan apresiasi kepada TNI yang banyak sekali membantu dan membimbing Rakyat. Keberadaan posramil TNI dipercaya untuk membantu masyarakat dalam pencapaian pembentukan distrik baru Wadamomi, serta membimbing masyarakat dalam pertanian serta membantu mengajar anak-anak sekolah dan lain-lain.    
Harus diakui bahwa memang  keberadaan TNI dalam masyarakat Papua hingga kini memang masih sangat dibutuhkan dalam menjembatani saudara kita  OPM yang masih tidur di hutan sana.  Semoga dengan pendekatan TNI yang dilakukan selama ini kepada warga Papua akan semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat Papau kepada TNI. Sehingga kedepannya nanti Papua akan menjadi lebih baik dalam membangun Papua yang  lebih bermartabat   aman dan damai tanpa kita harus saling melukai satu dengan lainnya. Semoga!    

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Pergelaran Swimrun Pertama di Asia Tenggara-Australiaoleh : Rohmah S
10-Des-2018, 22:14 WIB


 
  Pergelaran Swimrun Pertama di Asia Tenggara-Australia 20 pelari dari 6 negara: Indonesia, Australia, Amerika, Inggris, New Zealand dan Swedia ikuti swimrun di Nusa Lembongan dan Nusa Ceningan dengan jarak lari 20km dan berenang 3km. Head of Corporate Communications PT Astra International Tbk Boy Kelana Soebroto (kiri)
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 

 

 
Khasiat Buah Bit untuk Kecantikan 16 Sep 2018 16:05 WIB


 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia