KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
ProfilHikmah Nurida, Pustakawan yang Suka Menulis dan Aktif Bersukarelawan oleh : Redaksi-kabarindonesia
14-Feb-2017, 09:34 WIB


 
 
Hikmah Nurida, Pustakawan yang Suka Menulis dan Aktif Bersukarelawan
KabarIndonesia - Hikmah Nurida adalah pemenang I Lomba Tulis HOKI 2016 bertema Aku Ingin Menjadi Penulis Cerita Anak-Anak. Ia berprofesi sebagai seorang pustakawan di layanan Koleksi Umum Perpustakaan Nasional RI yang membuat perempuan murah senyum ini banyak bergelut dengan
selengkapnya....


 


 
BERITA OPINI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
 

 
Ayah 11 Feb 2017 17:13 WIB

Kisah Februari 11 Feb 2017 17:12 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 
OPINI

Kita Berdiri dengan Produk Sendiri
Oleh : Shela Kusumaningtyas | 26-Des-2012, 18:32:36 WIB

KabarIndonesia - Indonesia merupakan negara yang kaya akan sumber daya alamnya. Sumber daya alam yang dimiliki sangat melimpah ruah dibandingkan dengan negara lain. Setiap daerah memiliki kekayaannya masing-masing. Karena kekayaan itu Indonesia dijuluki sebagai zamrud khatulistiwa. Zamrud adalah batu permata atau batu mulia yang berwarna hijau. Kekerasan zamrud sangat tinggi sehingga batu ini dihargai sangat mahal. Zamrud diumpamakan sebagai negeri Indonesia sebab Indonesia dilihat dari atas sangat hijau dengan hamparan sawahnya yang subur. Indonesia juga diibaratkan zamrud sebab Indonesia memiliki kekayaan sumber daya alam dan manusia yang tak terkira harganya.

Indonesia seharusnya mampu mengolah sumber daya alam yang ada. Indonesia harus mampu mengolah sumber daya alam yang ada menggunakan tngan-tangan terampil sumber daya manusia yang tersedia secara melimpah. Indonesia merupakan kategori negara yang memiliki jumlah penduduk sangat besar. Melihat potensi ini seharusnya dipikirkan bagaimana cara memanfaatkan sumber daya manusia tersebut. Sehingga jumlah sumber daya alam dan sumber daya manusia yang sangat banyak tersebut sanggup memberikan manfaat kepada negara , bukan malah memberi beban kepada negara.

Negara lain saja iri dengan negara yang dijuluki tongkat kayu dan batupun jadi tanaman. Julukan dan lirik lagu itu tidak main-main terkandung makna yang sangat dalam. Arti dari lirik lagu tersebut adalah betapa besar kekayaan yang dimiliki bangsa Indonesia sampai-sampai tongkat kayu yang ditancapkan ke tanah akan tumbuh menjadi tanaman. Ini menggambarkan karunia yang sangat agung kepada Indonesia. Kekayaan Indonesia tentu akan menghasilkan produk Indonesia yang tidak kalah jauh dari produk luar negeri. Dengan memproduksi produk-produk buatan sendiri diharapkan mampu mengangkat perekonomian Indonesia.

Perekonomian Indonesia sangat terbantu dengan upaya untuk menggencarkan penggunaan produk dalam negeri. Perekonomian Indonesia akan semakin maju. Grafik kemajuan ekonomi Indonesia dari waktu ke waktu akan semakin naik secara bertahap. Kondisi ini akan membuat rakyat Indonesia akan layak kehidupannya. Penggenjotan produksi dalam negeri agar mendongkrak kondisi perekonomian bangsa Indonesia memerlukan peran serta seluruh elemen bangsa Indonesia.

Pemerintah perlu menyediakan modal dan pembekalan pendidikan bagi rakyat usia produktif. Apabila pemerintah melakukan usaha seperti itu maka rakyat akan menjadi tenaga ahli sehingga tidak perlu memasok tenaga dari luar negeri yang berarti menghambur-hamburkan uang rakyat. Namun pemerintah juga jangan hanya membekali rakyat usia produktif dengan modal berbentuk saja sebab uang tersebut akan mudah habis tanpa hasil. Manusia usia produktif jarang berpikir panjang dalam menggunakan uang maka dari itu pemerintah lebih baik memberikan pendidikan bagaimana memproduksi barang dengan kualitas terbaik.

Pemerintah juga harus menyediakan mesin-mesin pendukung dalam proses produksi. Jika pemerintah dan seluruh bangsa Indonesia dapat dengan baik mengelola sumber daya alam yang ada maka hasil produksinya tentu akan baik dan dipandang oleh konsumen. Tidak pantas rasanya kalau kita memproduksi barang di dalam negeri malah menggunakan sumber daya manusia dari luar negeri. Sungguh bijaksana bila menggunakan tenaga manusia dalam negeri. Dengan begitu pengangguran akan semakin terminimalisir. Uang negara juga tidak akan masuk ke dalam pundit-pundi lain. Keuntungan lain manusia dalam negeri akan semakin terlatih , negara juga percaya dengan kemampuan manusia dalam negeri.

Setelah gencar memproduksi barang buatan dalam negeri langkah selanjutnya adalah mencari konsumen. Konsumen bisa didapat dari dalam maupun luar negeri. Konsumen dalam negeri sekarang harus dibujuk dan diberi pengertian bahwa produk dalam negeri memiliki mutu yang bagus. Konsumen luar negeri sangat berpengaruh dalam citra Indonesia di mata dunia. Konsumen luar negeri akan memberikan pujian dan menceritakan kepuasannya apabila barang yang mereka beli dari Indonesia bermutu bagus. Hal semacam ini akan mengangkat derajat Indonesia di mata dunia. Mengoptimalkan produksi dalam negeri juga sangat penting agar kita tidak bergantung terhadap luar negeri. Kemandirian dalam memproduksi barang sendiri akan menciptakan kemandirian.
 
Dengan  memproduksi sendiri kita tidak perlu melakukan kegiatan impor. Selanjutnya kita harus memproduksi dan memakai produk buatan dalam negeri. Kalau kita memakai produk dari luar negeri secara terus menerus , apabila suatu saat kita butuh dan kebetulan barangnya sedang mengalami kelangkaan maka kita akan kerepotan. Imbas dari hal itu yakni mengakibatkan harga melonjak naik. Mengoptimalkan produksi dalam negeri itu lebih mirip seperti swasembada yaitu mencukupi kebutuhan pribadi dengan usaha sendiri. Indonesia pernah menjadi negara swasembada beras tahun 90-an.

Kemampuan memenuhi kebutuhan sendiri dengan produk sendiri sangat berarti dalam meminimalisir biaya yang dikeluarkan. Mengoptimalkan produksi dalam negeri itu akan menekan sikap konsumerisme , rakyat lebih kreatif, mandiri, produktif, dan akan melatih mental pedagang. Pemuda sebagai bagian dari bangsa Indonesia tentu saja memiliki peranan yang penting terhadap keberlangsungan produk Indonesia.

Sebagian barang yang diproduksi dan yang pada akhirnya dilempar ke pasar Indonesia pasti akan menyasar segmen pasar pemuda. Pangsa pasar pemuda memang cukup menggiurkan namun itu semua bergantung terhadap penerimaan pemudanya itu sendiri. Kita harus bangga mengenakan produk buatan dalam negeri, hal ini akan menandakan rasa cinta tanah air kita yang tinggi. Produsen tentu akan lebih bersemangat memproduksi barangnya. Produsen akan berani mengambil langkah ekspor untuk penjualan barang produksinya terkait antusiasme konsumen domestik.

Pejabat dan tokoh-tokoh yang menjadi panutan masyarakat wajib untuk mengenakan produk dalam negeri dengan suka cita tanpa malu-malu. Menghindari belanja ke luar negeri atau bahkan menghentikannya agar masyarakat meniru contoh baik yang diberikan panutan mereka. Kita mampu berdiri dengan produk sendiri. Tanpa perlu bergantung bantuan luar negeri. Kita berdiri dengan produk sendiri. (*)



Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
http://www.kabarindonesia.com/


                              

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Buffalo Painting Toraja National Art Festival 2016oleh : Eliyah A M S
08-Jan-2017, 13:46 WIB


 
  Buffalo Painting Toraja National Art Festival 2016 Seekor Kerbau yang badannya dilukis pada Toraja National Art Festival 2016. Kegiatan Toraja National Art Festival ini dilaksanakan pada tanggal 23 Desember 2016 hingga 3 Januari 2017.
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 
 

 

 

 

 

 
 
 
 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia