KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalPolri dan Bawaslu Siap Optimalkan Kelancaran Pelaksanaan Pemilu 2019 oleh : Rohmah S
13-Sep-2018, 16:59 WIB


 
 
KabarIndonesia - Jakarta, Terkait dengan pelaksanaan pemilu tahun 2019 mendatang, Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menjamin  semua akan berjalan aman dan lancar.  Guna memaksimalkan melaksanakaan pengamanan pemilu, Polri sudah bersiap diri lebih dini dengan mematangkan strategi pengamanan. Adapun dalam pelaksanaan pengamanan
selengkapnya....


 


 
BERITA OPINI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Penyair Sang Waktu 31 Aug 2018 11:12 WIB

Hidup adalah Belajar 29 Aug 2018 06:45 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 
Deklarasi Garda Relawan Jokowi 13 Sep 2018 12:43 WIB


 
 
OPINI

Kekejaman KKB Di Papua Merampas Masa Depan Seorang Arjuna
Oleh : Iin Suwandi | 03-Sep-2018, 22:59:02 WIB

KabarIndonesia - Terbersit dibenak kita kekejaman yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata hingga menewaskan sepasang suami istri di Nduga. Keluarga almarhum Hendrik Sattu dan Margareta Polli, pasangan suami istri yang tewas ditembak Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kampung Koteka, Buah Tengah Distrik Kenyam pada tanggal 25 Juni 2018.

Kejadian berawal dari penembakan Pesawat Trigana Air Twin Otter yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Pesawat tersebut berangkat dari Wamena menuju Kenyam yang membawa Anggota BKO Brimob sebanyak 15 orang untuk Pengamanan Pilkada. Akibat dari penembakan tersebut Abdillah Kamil (Pilot Pesawat) kena serpihan peluru dibagian bahu sebelah kanan dan kepala bagian belakang.

Tidak jauh dari ujung landasan tepatnya di Kampung Koteka, Buah Tengah Distrik Kenyam, KKB sekitar 16 orang bersenjata laras panjang jenis AK-47 6 pucuk, FNC 2 pucuk dan Pistol 2 pucuk yang lainnya bersenjata panah, tombak dan golok menganiaya masyarakat sipil. Mereka memaksa masyarakat keluar rumah, setidaknya 8 orang warga pendatang dikumpulkan dan diperintahkan duduk di depan teras. 

Berselang beberapa saat kemudian Ibu Margaretha Pali 28 tahun yang dalam ketakutan sedang memeluk anaknya (Arjuna Kola 6 tahun) ditembak di bagian kepala, dan luka kena parang di lengan kiri. Hampir bersamaan suaminya atas nama Hendrik Sattu Kola 38 tahun juga ditembak di bagian perut serta kena parang di kaki kanan bagian betis. 

Mendengar suara tembakan 5 orang lainnya spontan melarikan diri, namun nahas bagi Zainal Abidin 20 tahun saat hendak melarikan diri tertembak di bagian rusuk. Demikian dituturkan A. Ahmad 22 tahun (asal Bugis) dan Dani 19 thn (asal Toraja) warga yang berhasil selamat melarikan diri.Sedangkan Arjuna Kola 6 tahun yang masih duduk di bangku TK Putra semata wayang dari pasangan Hendrik dan Margaretha tidak luput dari pembantaian dan mengalami luka menganga di kepala bagian pelipis kiri nyaris sampai ke hidung, akibat kena parang. Akibatnya bocah TK yang kecil lucu dan lugu itu kehilangan kedua orang tua yang disayanginya sekaligus mengalami penderitaan cacat di wajah seumur hidupnya akibat kampak yang disayatkan.


KKB selain terus melakukan teror pada aparat keamanan, juga meneror warga sipil yang tidak berdosa, selain melakukan kekerasan, KKB juga merampas harta warga hingga memperkosa perempuan. KKB juga memaksa warga menyerahkan harta berharga milik masyarakat di bawah todongan senjata api. Jika tidak, KKB tidak segan-segan membunuh para warga. bahwa kelompok kriminal bersenjata ini sudah melakukan pelanggaran HAM berat. Untuk itu, Polri dan TNI harus terus mengejar KKB hingga tuntas.

 
Kekejaman KKB harus segera di akhiri, tidak ada sebuah tindakan yang mengatas namakan kebenaran tetapi dengan melakukan kejahatan, tidak ada sebuah tindakan yang mengatasnamakan mencari keadilan tetapi terus melakukan kekejaman. Hal itu hanyalah sebagai kedok untuk mencari pembenaran, yang sesunggunya adalah menghancurkan harapan, menghancurkan masa depan yang menghambat pembangunan menuju keterbelakangan yang berkepanjangan.(*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
BPBD Papua Belajar Analisis dan Pengembangan Organisasioleh : Djuneidi Saripurnawan
28-Aug-2018, 06:07 WIB


 
  BPBD Papua Belajar Analisis dan Pengembangan Organisasi TATTs Program: Analisis dan Pengembangan Organisasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Papua
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 
Sang Perancang Mode Batik 14 Apr 2018 18:54 WIB


 

 

 
Khasiat Buat Bit Untuk Kecantikan 16 Sep 2018 16:05 WIB


 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia