KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
 
KabarIndonesia - Jakarta,  Saat ini Indonesia dalam keadaan darurat ekologis yang mengancam kelangsungan kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Karena itu Walhi bersama rakyat pengelola sumber daya alam, organisasi masyarakat sipil, dan unsur lainnya mendesak pemerintah kini dan ke depan menjalankan dan
selengkapnya....


 


 
BERITA OPINI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Jatuh Cinta Kepada Telaga 26 Nov 2017 11:31 WIB

Dunia Imitasi 23 Nov 2017 15:40 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 
OPINI

Kasus Gandaria, Sipil Bertopeng Tentara
Oleh : Iin Suwandi | 09-Okt-2017, 04:35:32 WIB

KabarIndonesia - Kejadian yang menghebohkan beberapa waktu yang lalu di parkir basement 2 Gandaria City. Petugas parkir mall tersebut menjadi korban penembakan diduga dilakukan orang sipil namun bertopeng oknum TNI  pada Jumat (6/10) malam lalu. Sempat beredar kabar bahwa pelakunya adalah oknum TNI AD karena memakai mobil dinas TNI AD dan senjata.
Berdasarkan informasi dan keterangan yang dikumpulkan  kalau melihat nomor plat mobilnya adalah nomor satuan jajaran TNI AD. Tetapi yang bersangkutan bernama Dr. dr. Anwari, SH, Sp.KFR, MARS, MH dipastikan tidak ada di jajaran TNI AD.  Anwari adalah orang sipil yang tidak ada hubungan dengan TNI AD secara kelembagaan. Namun istrinya memang seorang dokter spesialis yang bekerja selaku PNS di RSPAD (Rumah Sakit Pusat Angkata Darat).  

Mobil dinas yang digunakan adalah mobil dinas istri yang bersangkutan. Artinya pemberitaan yang mengatakan ada oknum TNI AD yang menembak, itu tidak benar, karena pelakunya bukan oknum prajurit TNI AD, tapi orang sipil biasa.  
Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Birigjen TNI Alfert Denny Tuejeh diberbagai media menegaskan  "bahwa Prajurit tidak boleh arogan, apalagi sampai mengeluarkan senjata dan menembak". Kalau ada prajurit TNI AD yang bersikap dan bertindak diluar kepantasan sehingga menyalahi aturan, maka saya pastikan itu diproses dan dikenai sanksi sesuai aturan dan ketentuan yang berlaku.

  
Dijelaskan  juga  oleh  Brigjen Alfret Denny Tuejeh, bahwa pihaknya tengah melakukan penyelidikan peristiwa penganiayaan dan penembakan di Mall Gandaria City. Jika nantinya terbukti ada penyalahgunaan mobil dinas oleh pelaku, akan ada sanksi tegas yang akan diberikan oleh TNI Angkatan Darat.  Ditambahkannya  bahwa   penggunaan mobil dinas jajaran TNI AD memiliki aturan yang berlaku.  Apakah saudara  Anwari memiliki SIM TNI dalam mengenderai mobil dinas TNI tersebut? Kita tunggu saja, karena saat ini masih berlangsung penyelidikan bagi yang bersangkutan.    
Oleh karena itu dengan adanya kasus seperti ini akan dapat diambil hikmahnya oleh berbagai pihak.  Sehingga nantinya tidak ada lagi orang sipil yang berlaga dengan TNI untuk mengail keuntungan dalam berbagai kesempatan.  Masyarakat perlu ketenangan dalam beraktivitas dalam keseharian. TNI AD tidak pernah melegalkan tindakan brutal apalagi tindakan yang dapat mencederai  citra TNI AD dimata masyarakat. (*)
   

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Kumpul Akbar Wirausahawan Suzuki 2017oleh : Rohmah Sugiarti
16-Des-2017, 22:18 WIB


 
  Kumpul Akbar Wirausahawan Suzuki 2017 PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) bersama main dealer di 36 kota Indonesia gelar kembali Kumpul Akbar Wirausahawan Suzuki (KAWIR). KAWIR pada tahun ini merupakan penyelenggaraan yang ketiga kalinya, setelah sebelumnya diadakan pada tahun 2014 dan 2015 lalu. Kali ini
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia