KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
Berita RedaksiTawaran PRESS CARD untuk Para Penulis KabarIndonesia oleh : Kabarindonesia
30-Nov-2020, 14:05 WIB


 
 

KabarIndonessia - Alphen Kami dari Harian Online KabarIndonesia (HOKI) bermaksud memberikan kesempatan kepada para penulis maupun photographers untuk bisa mendapatkan International Press Card Harian Online KabarIndonesia (HOKI)

Berikut beberapa alasan mengapa International Press Card HOKI bukan sekedar Press Card biasa:

-
selengkapnya....


 


 
BERITA OPINI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
M E R D E K A !!! 17 Aug 2020 06:01 WIB

Terbunuh Cinta Sendiri 05 Jul 2020 14:46 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 
OPINI

JURUS JITU MENGATASI MUSIBAH CORONA!
Oleh : Danny Melani Butarbutar | 23-Mei-2020, 11:14:14 WIB

KabarIndonesia - Kalaulah para Petinggi negeri dengan mudahnya n’Jeplak agar liburan Lebaran dirubah di akhir tahun saja, maka hal ini sama BOTOL (BO-doh & TOLolnya) agar Hari Natal dirubah menjadi Hari Kemerdekaan. Sebab suasana FEELING maupun hikmah hari raya hanya ada pada saat Lebaran dan tidak akan mungkin bisa digonta-ganti se-enak udel seperti hari-hari lainnya.

Tidak bisa dipungkiri pula, bahwa pada saat ini kita ini sedang menerima cobaan yg bertubi-tubi maupun cem-macem banyaknya. Mulai dari wabah Corona, tidak dapat THR, bahkan di PHK, pulang mudik juga ora iso, bahkan BERIBADAH ke mesjid-gereja pun dilarang!. Belum lagi harus hidup di dalam isolasi kurungan seperti Napi di penjara! Pemerintah memberlakukan LOCKDOWN hingga Mei atau Juni?

Maka wajarlah apabila stress maupun rasa sewot sudah berada di puncak ubun-ubun; tinggal tunggu meledaknya aja, agar bisa dipindahkan ke Grogol (RSJ).

Terlepas dari itu semua, saya mengusul untuk mengatasi hal ini ada tiga macam cara:

1. N’RIMO - sesuai dgn filsafat Jawa “Nrimo ing Pandum” memiliki arti menerima segala PEMBERIAN apa adanya; tanpa menuntut. Bagi saya, sebetulnya CORONA ini bukanlah PEMBERIAN oleh sebab itulah juga saya OGAH N’rimo!

2. BERDOA – tidak bisa dipungkiri bahwa melalui DOA akan timbul pula HARAPAN. Namun dimana ada HARAPAN pasti akan ada KEKECEWAAN, karena tidak semua doa akan dikabulkan atau dalam kata pemanisnya DITANGGUHKAN.

Kita boleh dan bisa sesumbar sampai mulut dower sekalipun, bahwa semua doa pasti akan dikabulkan. Namun cobalah lihat sendiri, PUTRA yg sangat dikasihi-Nya, berdoa sampai keluar air mata darah sekalipun TETAP saja TIDAK DIGUBRIS!. Jawablah sendiri apakah Anda lebih baik dan lebih layak daripada Putera Allah (Yesus Kristus)?.

3. IKHLAS - Kata ikhlas diserap dari bahasa Arab: yang artinya murni atau jernih. Pertama kita harus menyadari sepenuhnya bahwa segala macam musibah yang saat ini menimpa Anda, adalah sesuatu yang tidak akan bisa kita hindari lagi. Maka dari itu, dari pada kita pusing tujuh keliling dan mulai memikirkan cem macem solusi, lebih baik kita IKHLAS menerima MURNI alias komplit menerima lengkap apa adanya.

Misalnya anda kena PHK, jawablah dgn jujur apa yg bisa Anda lakukan lagi saat sekarang ini selainnya IKHLAS. Karena hal ini bukan terjadi pada diri anda saja; melainkan juga terjadi dgn JUTAAN orang lainnya di bumi ini.

Maka dari itu terimalah hal ini dgn IKHLAS & TAWAKAL (sesuai dgn kehendak-Nya) atau dlm bhs Inggris RETURN TO SENDER. Karena Tuhan yang mengirimkanNya maka ya monggo Tuhan yang ambil alih kembali untuk mengatasi problem ini. Jadi bukannya ditambah-tambah lagi dengan kata "JANGAN-JANGAN" sehingga menambah stress & takut anda!

IKHLAS berarti MENGOSONGKAN/MEMBERSIHKAN atau memurnikan HATI dan PIKIRAN dari segala macam problem yang sedang dihadapi saat ini. Sebab semua problem yg sedang kita hadapi saat ini; sama seperti saat dimana kita sedang BERPERANG melawan MUSUH yg tidak kelihatan misalnya problem ekonomi maupun penyakit!

Jadi NO WAY lah, kita akan bisa menang!. Maka dari itu, yuk kita KOSONGKAN/MURNIKAN pikiran/hati dengan IKLHAS sambil bernyanyi: "Que Sera, Sera, Whatever will be, will be, The future's not ours to see"

Percayalah bagaimana gelapnya malam hari; akan selalu diakhiri oleh Sinar Matahari di waktu pagi hari. (*)

(*Redaksi: Tulisan ini disusun dari sudut kacamata pribadi, mungkin salah dan tidak benar, oleh sebab itu mohon pencerahannya. Maturnuwun sanget berkah dalem. The Drunken Priest)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
  Solidaritas Mahasiswa dan Pemuda Papua Nyatakan Dukungan Agar Otsus Jilid II Dilanjutkan pada Peringatan Hari Pahlawan Menyadari bahwa sejarah perjuangan pahlawan nasional Republik Indonesia khususnya yang tercermin pada peristiwa 10 November 2020 patut dikenang dan diteladani sebagai upaya generasi muda Indonesia dalam menghormati para pejuang yang telah merebut bangsa ini dari zaman penjajah hingga nyawa mereka
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 
Kenaikan Cukai Rokok Ditunda 04 Nov 2020 00:50 WIB


 

 

 

 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia