KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalRektor Universitas Pendidikan Indonesia Tutup Usia oleh : Barnabas Subagio
23-Apr-2017, 20:52 WIB


 
 
KabarIndonesia - Bandung, Rektor Universitas Pendidikan Indonesia Prof. Furqon, MA. Ph.D., menghembuskan nafas terakhirnya pada Sabtu (22/4/2017) pukul 10:25 WIB di Rumah Sakit Advent, Jl. Cihampelas No.161, Cipaganti, Coblong, Kota Bandung.
Menurut informasi yang dihimpun pewarta KabarIndonesia, awalnya beliau sedang
selengkapnya....


 


 
BERITA OPINI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
 

 
Dalam Diam... 12 Apr 2017 17:58 WIB

Jiwa-jiwa Penantang Zaman 04 Apr 2017 23:08 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 
Ajak Warga Jakarta Bersatu 10 Apr 2017 22:11 WIB


 

 

Google Bisa Membuat Budaya Membaca Punah

 
OPINI

Google Bisa Membuat Budaya Membaca Punah
Oleh : Emanuel Bamulki | 02-Mar-2017, 10:18:03 WIB

KabarIndonesia - Di zaman teknologi informasi ini, nama Google tentunya tak asing lagi dalam aktifitas sehari-hari, tanpa memandang status dan kedudukan. Aparatur Negara/Pejabat, Anggota TNI/Polri, Pengusaha, Siswa Sekolah, Mahasiswa hingga Petani, Anak-anak hingga yang dewasa dan lansia, untuk mengetahui sesuatu pasti bertanya pada "google".

Google sendiri adalah sebuah mesin pencari yang mengumpulkan informasi dari seluruh dunia dan membuatnya dapat diakses di mana saja, dan kapan saja agar bermanfaat bagi semua orang. Orang dapat bertanya atau meminta si "google" untuk memunculkan artikel, situs, blog, esai, film/video, music, kata dan istilah serta aktifitas dunia, termasuk pencarian perangkat lunak serta akses lainnya.

Google didirikan oleh Larry Page dan Sergey Brin saat masih mahasiswa Ph.D., di Universitas Stanford. Kedua orang ini kemudian menjadikannya sebagai perusahaan swasta pada tanggal 4 September 1998. Google merupakan perusahaan multinasional Amerika Serikat yang bergerak pada jasa dan produk internet yang berkantor pusat di Mountain View, California.

Pengaruh dari google sangat terasa betul. Berbagai informasi dapat kita akses dengan sekali tekan, dalam Hitungan detik. Di satu sisi, hal ini berdampak baik, untuk mengetahui sesuatu hal yang terjadi di suatu daerah dengan jarak tempat yang jauh dapat kita akses dengan mudah dalam hitungan detik. Artinya peristiwa dan kejadian yang sedang dan telah berlangsung dapat diketahui oleh dunia pada saat itu juga.

Di sisi lain ada sektor yang mendapat dampak positif dan negatif terutama di dunia pendidikan. Di dunia pendidikan para pelajar/mahasiswa merasakan manfaatnya, terutama dari sisi waktu yang sangat cepat. Berbagai tugas dalam study dapat diselesaikan berkat berbagai informasi. Dengan sekali tekan, dalam hitungan detik dapat diakses dengan mudah tanpa adanya hambatan apapun, kecuali hambatan jaringan tentunya

Dampak yang paling memprihatikan adalah budaya membaca yang makin hari makin punah. Para pelajar mulai lupa untuk membuka buku, mereka mengandalkan si google dan menganggapnya sebagai solusi. Hal ini membuat para pelajar diperbudak, mereka telah terkena budaya malas, mencari gampang atau kemudahan.
Diprediksi bahwa dalam beberapa tahun kedepan, budaya membaca akan benar-benar hilang, dilupakan. Akibatnya sumber daya manusia yang berkualitas akan minim, pengetahuan manusia akan menurun, karena terlalu mengandalkan google.

Atas kondisi yang demikian, diharapkan kepada kaum Pelajar maupun Non Pelajar yang mampu membaca supaya sekali-kali meluangkan waktu untuk membaca buku. Generasi muda diharapkan agar mau menanamkan budaya membaca kepada generasi muda yang baru lahir. Budaya membaca buku harus dikembangkan kepada kaum muda yang saat ini sedang tumbuh dan berkembang, Hal ini didorong agar kelak lahir pemimpin-pemimpin bangsa yang mandiri dalam artian tak selalu tergantung pada kebiasaan mengakses google. Budaya mencari yang gampang harus dikurangi.

Pemerintah maupun masyarakat yang budiman, kita berharap agar dapat merubah kebiasaan mengandalkan google, jangan lupa budaya membaca. Mari kembali untuk dapat meluangkan waktunya untuk sesekali melirik buku.*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Koreografi Tari Kontemporeroleh : Zulkarnaen Syri Lokesywara
04-Apr-2017, 01:32 WIB


 
  Koreografi Tari Kontemporer Mahasiswa jurusan Seni Tari Semester IV ISI Surakarta melaksanakan ujian koreografi tari kontemporer menggunakan media benda keras di Teater Kecil ISI Surakarta, Senin, 3 April 2017. Berbagai benda keras digunakan sebagai media para mahasiswa mengeksplorasi gerak, mulai dari payung, kurungan
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 
MAKASSAR: Kota Plural dan Nyaman 19 Apr 2017 22:12 WIB


 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia