KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalKemnaker Beri Contoh Ruangan Laktasi dan Daycare Ideal Bagi Perusahaan BUMN dan Swasta oleh : Rohmah Sugiarti
21-Aug-2017, 04:31 WIB


 
 
KabarIndonesia – Tepat sehari setelah hari ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia ke-72 (18/8), Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri, meresmikan Taman Penitipan Anak dan Ruang Laktasi yang dibangun di lantai M Gedung B, Gedung Kementerian Ketenagakerjaan di Jalan Gatot Subroto, Jakarta.
selengkapnya....


 


 
BERITA OPINI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
 

 
Cindai 19 Aug 2017 19:43 WIB

Lirih Rindu 19 Aug 2017 19:41 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 

Google Bisa Membuat Budaya Membaca Punah

 
OPINI

Google Bisa Membuat Budaya Membaca Punah
Oleh : Emanuel Bamulki | 02-Mar-2017, 10:18:03 WIB

KabarIndonesia - Di zaman teknologi informasi ini, nama Google tentunya tak asing lagi dalam aktifitas sehari-hari, tanpa memandang status dan kedudukan. Aparatur Negara/Pejabat, Anggota TNI/Polri, Pengusaha, Siswa Sekolah, Mahasiswa hingga Petani, Anak-anak hingga yang dewasa dan lansia, untuk mengetahui sesuatu pasti bertanya pada "google".

Google sendiri adalah sebuah mesin pencari yang mengumpulkan informasi dari seluruh dunia dan membuatnya dapat diakses di mana saja, dan kapan saja agar bermanfaat bagi semua orang. Orang dapat bertanya atau meminta si "google" untuk memunculkan artikel, situs, blog, esai, film/video, music, kata dan istilah serta aktifitas dunia, termasuk pencarian perangkat lunak serta akses lainnya.

Google didirikan oleh Larry Page dan Sergey Brin saat masih mahasiswa Ph.D., di Universitas Stanford. Kedua orang ini kemudian menjadikannya sebagai perusahaan swasta pada tanggal 4 September 1998. Google merupakan perusahaan multinasional Amerika Serikat yang bergerak pada jasa dan produk internet yang berkantor pusat di Mountain View, California.

Pengaruh dari google sangat terasa betul. Berbagai informasi dapat kita akses dengan sekali tekan, dalam Hitungan detik. Di satu sisi, hal ini berdampak baik, untuk mengetahui sesuatu hal yang terjadi di suatu daerah dengan jarak tempat yang jauh dapat kita akses dengan mudah dalam hitungan detik. Artinya peristiwa dan kejadian yang sedang dan telah berlangsung dapat diketahui oleh dunia pada saat itu juga.

Di sisi lain ada sektor yang mendapat dampak positif dan negatif terutama di dunia pendidikan. Di dunia pendidikan para pelajar/mahasiswa merasakan manfaatnya, terutama dari sisi waktu yang sangat cepat. Berbagai tugas dalam study dapat diselesaikan berkat berbagai informasi. Dengan sekali tekan, dalam hitungan detik dapat diakses dengan mudah tanpa adanya hambatan apapun, kecuali hambatan jaringan tentunya

Dampak yang paling memprihatikan adalah budaya membaca yang makin hari makin punah. Para pelajar mulai lupa untuk membuka buku, mereka mengandalkan si google dan menganggapnya sebagai solusi. Hal ini membuat para pelajar diperbudak, mereka telah terkena budaya malas, mencari gampang atau kemudahan.
Diprediksi bahwa dalam beberapa tahun kedepan, budaya membaca akan benar-benar hilang, dilupakan. Akibatnya sumber daya manusia yang berkualitas akan minim, pengetahuan manusia akan menurun, karena terlalu mengandalkan google.

Atas kondisi yang demikian, diharapkan kepada kaum Pelajar maupun Non Pelajar yang mampu membaca supaya sekali-kali meluangkan waktu untuk membaca buku. Generasi muda diharapkan agar mau menanamkan budaya membaca kepada generasi muda yang baru lahir. Budaya membaca buku harus dikembangkan kepada kaum muda yang saat ini sedang tumbuh dan berkembang, Hal ini didorong agar kelak lahir pemimpin-pemimpin bangsa yang mandiri dalam artian tak selalu tergantung pada kebiasaan mengakses google. Budaya mencari yang gampang harus dikurangi.

Pemerintah maupun masyarakat yang budiman, kita berharap agar dapat merubah kebiasaan mengandalkan google, jangan lupa budaya membaca. Mari kembali untuk dapat meluangkan waktunya untuk sesekali melirik buku.*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
  Astra Pertahankan Tradisi Upacara di HUT ke-72 Kemerdekaan RI 2017 Upacara pengibaran bendera menjadi tradisi seluruh direksi dan karyawan anak perusahaan dan kantor cabang Astra di seluruh Indonesia. Ini merupakan wujud kecintaan Astra terhadap bangsa dan negara. Nampak Presiden Direktur PT Astra International Tbk Prijono Sugiarto bertindak sebagai pembina upacara
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 
Beda Hemat dan Pelit 15 Aug 2017 02:01 WIB

 

 

 

 

 

 

 

 
Uang Bukanlah Sumber Kebahagiaan 26 Jul 2017 16:09 WIB


 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia