KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
RohaniDualitas Ghaib-Nyata (2): Menemukan Resonansi Ilahi oleh : Tonny Djayalaksana
10-Des-2018, 15:05 WIB


 
 
KabarIndonesia - Pada tulisan "Dualitas Ghaib-Nyata Bagian 1" telah dipaparkan tentang adanya fenomena manusia yang bisa berbicara dengan flora dan fauna. Temuan kenyataan tersebut serupa dengan yang diceritakan dalam Al Quran tentang Nabi Daud dan Nabi Sulaiman yang diberi keutamaan
selengkapnya....


 


 
BERITA OPINI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Sepertiga Malam 05 Nov 2018 15:57 WIB

Duhai Kau yang Sedang Diuji 21 Okt 2018 11:53 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 
OPINI

Geliat Investor Muda di Pasar Modal Indonesia
Oleh : Setyo Sudirman | 24-Feb-2018, 23:45:43 WIB

KabarIndonesia - Kabar gembira datang dari PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI). Jumlah investor di pasar modal berdasarkan data Single Investor Identification (SID) kini jumlahnya melonjak tajam. KSEI menyebutkan saat ini pengguna KSEI sudah lebih dari 1,1 juta. Uniknya, dari data ini terlihat kalau mayoritas investor pasar modal didominasi anak muda dan profesional muda.

KSEI mencatat untuk investor usia 21-30 tahun sebanyak 26,24%, usia 31-40 tahun sebanyak 25,12%, usia 41-50 tahun sebanyak 23,02%, usia 51-60 tahun sebanyak 13,95%, usia 61-70 tahun sebanyak 5,81%, usia 71-80 tahun sebanyak 1,71% dan sisanya di atas 80 tahun.

Kalau kita perhatikan mereka yang boleh dikategorikan muda, jumlahnya telah lebih dari separoh yaitu 51,36 % (gabungan usia 21-30 tahun dan 31-40 tahun). Ini fenomena yang sangat menarik dan perlu dibanggakan.

Mereka yang "muda" ternyata mulai sadar pentingnya investasi di pasar modal. Mereka yang muda dan dekat dengan teknologi diyakini tertarik dengan investasi di pasar modal karena saat ini transaksinya sangat mudah dan gampang. Berbekal smartphone dengan jaringan internet 4G, investasi di pasar modal bisa dilakukan kapan saja dan dimana pun.

Pertanyaan besarnya adalah kenapa anak muda saat ini tergelitik dengan investasi? Penulis menengarai, selain edukasi masif yang dilakukan oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) dan instransi terkait termasuk sekuritas, kesadaran akan pentingnya investasi muncul karena fakta bahwa investasi itu lebih menguntungkan dibanding menyimpan dana di tabungan dan deposito.

Tabungan dan deposito hanya memberikan bunga kecil dibanding instrumen investasi di pasar modal yang memberikan imbal hasil tinggi. Imbal hasil yang didapat dari investasi bisa menaklukkan inflasi, berbeda dengan tabungan dan deposito yang susah mengalahkan inflasi.

Tapi tak bisa dipungkiri, kemauan untuk mengikuti perkembangan zaman dan terus berinovasi dari sejumlah sekuritas untuk menggaet investor muda, menjadi salah satu faktor penentu ketertarikan anak-anak muda terjun ke investasi di pasar modal.

Inovasi produk yang dekat dengan karakter dan kebutuhan anak muda menjadi kuncinya. Seperti yang dilakukan PT Indo Premier Sekurotas melalui produk-produknya yang tak ketinggalan zaman berdampak pada diminatinya produk-produknya dari kalangan anak muda. Alhasil, pada awal 2018 ini IndoPremier menggondol penghargaan "Securities Company with the Highest Number of AKSes Facility Users" dari KSEI.

Penghargaan ini bukan tanpa alasan. Misalkan untuk IPOTFUND, jumlah nasabahnya kini telah mencapai 112 ribu. Jumlah ini terbesar dibanding marketplace reksadana online serupa miliki sekuritas lainnya.

Platform ini juga disukai kalangan muda, teristimewa profesional muda, karena platform ini dapat diakses secara multi-platform, baik melalui desktop, laptop, tablet, atau smartphone, kapan saja dan dimana saja.

Banyaknya jumlah reksadana yang mencapai 182 dari 33 Manajer Investasi di IPOTFUND menjadi daya pikat investor untuk memilih reksadana yang terbaik. Adapun total dana kelolaan atau Assets Under Management (AUM) IPOTFUND sudah mencapai Rp.1,6 triliun dengan Gross Transaction Value (GTV) rata-rata per hari mencapai Rp.25 -30 miliar. AUM ini tentu jauh di atas platform serupa milik sekuritas lainnya.

Fakta capain ini jelas mendatangkan kepercayaan masyarakat untuk berinvestasi di platform IPOTFUND tersebut. Tak berhenti di situ, IndoPremier juga terus berinovasi melalui produk terbarunya yang diberinama IPOTPAY.

IPOTPAY sebagai aplikasi pintar berbasis digital menawarkan layanan menabung modern. Cukup dengan 100 ribu rupiah saja nasabah sudah mendapat return hingga 10% yang dapat dinikmati dalam hitungan hari tanpa harus menunggu satu bulan dengan fitur unggulan mulai gratis biaya transfer antar bank, fitur belanja di e-commerce dan top up e-wallet favorit hingga penarikan dana via ATM. Fitur-fitur yang berkarakter muda ini jelas menjadi salah satu daya pikat nasabah baru menikmati investasi reksadana. Seperti diketahui, uang uang ada IPOTPAY ditempatkan secara otomatis di reksadana pasar uang. (*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Pergelaran Swimrun Pertama di Asia Tenggara-Australiaoleh : Rohmah S
10-Des-2018, 22:14 WIB


 
  Pergelaran Swimrun Pertama di Asia Tenggara-Australia 20 pelari dari 6 negara: Indonesia, Australia, Amerika, Inggris, New Zealand dan Swedia ikuti swimrun di Nusa Lembongan dan Nusa Ceningan dengan jarak lari 20km dan berenang 3km. Head of Corporate Communications PT Astra International Tbk Boy Kelana Soebroto (kiri)
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 

 

 
Khasiat Buah Bit untuk Kecantikan 16 Sep 2018 16:05 WIB


 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia