KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalPolri dan Bawaslu Siap Optimalkan Kelancaran Pelaksanaan Pemilu 2019 oleh : Rohmah S
13-Sep-2018, 16:59 WIB


 
 
KabarIndonesia - Jakarta, Terkait dengan pelaksanaan pemilu tahun 2019 mendatang, Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menjamin  semua akan berjalan aman dan lancar.  Guna memaksimalkan melaksanakaan pengamanan pemilu, Polri sudah bersiap diri lebih dini dengan mematangkan strategi pengamanan. Adapun dalam pelaksanaan pengamanan
selengkapnya....


 


 
BERITA OPINI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Penyair Sang Waktu 31 Aug 2018 11:12 WIB

Hidup adalah Belajar 29 Aug 2018 06:45 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 
Deklarasi Garda Relawan Jokowi 13 Sep 2018 12:43 WIB


 
 
OPINI

Geliat Investor Muda di Pasar Modal Indonesia
Oleh : Setyo Sudirman | 24-Feb-2018, 23:45:43 WIB

KabarIndonesia - Kabar gembira datang dari PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI). Jumlah investor di pasar modal berdasarkan data Single Investor Identification (SID) kini jumlahnya melonjak tajam. KSEI menyebutkan saat ini pengguna KSEI sudah lebih dari 1,1 juta. Uniknya, dari data ini terlihat kalau mayoritas investor pasar modal didominasi anak muda dan profesional muda.

KSEI mencatat untuk investor usia 21-30 tahun sebanyak 26,24%, usia 31-40 tahun sebanyak 25,12%, usia 41-50 tahun sebanyak 23,02%, usia 51-60 tahun sebanyak 13,95%, usia 61-70 tahun sebanyak 5,81%, usia 71-80 tahun sebanyak 1,71% dan sisanya di atas 80 tahun.

Kalau kita perhatikan mereka yang boleh dikategorikan muda, jumlahnya telah lebih dari separoh yaitu 51,36 % (gabungan usia 21-30 tahun dan 31-40 tahun). Ini fenomena yang sangat menarik dan perlu dibanggakan.

Mereka yang "muda" ternyata mulai sadar pentingnya investasi di pasar modal. Mereka yang muda dan dekat dengan teknologi diyakini tertarik dengan investasi di pasar modal karena saat ini transaksinya sangat mudah dan gampang. Berbekal smartphone dengan jaringan internet 4G, investasi di pasar modal bisa dilakukan kapan saja dan dimana pun.

Pertanyaan besarnya adalah kenapa anak muda saat ini tergelitik dengan investasi? Penulis menengarai, selain edukasi masif yang dilakukan oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) dan instransi terkait termasuk sekuritas, kesadaran akan pentingnya investasi muncul karena fakta bahwa investasi itu lebih menguntungkan dibanding menyimpan dana di tabungan dan deposito.

Tabungan dan deposito hanya memberikan bunga kecil dibanding instrumen investasi di pasar modal yang memberikan imbal hasil tinggi. Imbal hasil yang didapat dari investasi bisa menaklukkan inflasi, berbeda dengan tabungan dan deposito yang susah mengalahkan inflasi.

Tapi tak bisa dipungkiri, kemauan untuk mengikuti perkembangan zaman dan terus berinovasi dari sejumlah sekuritas untuk menggaet investor muda, menjadi salah satu faktor penentu ketertarikan anak-anak muda terjun ke investasi di pasar modal.

Inovasi produk yang dekat dengan karakter dan kebutuhan anak muda menjadi kuncinya. Seperti yang dilakukan PT Indo Premier Sekurotas melalui produk-produknya yang tak ketinggalan zaman berdampak pada diminatinya produk-produknya dari kalangan anak muda. Alhasil, pada awal 2018 ini IndoPremier menggondol penghargaan "Securities Company with the Highest Number of AKSes Facility Users" dari KSEI.

Penghargaan ini bukan tanpa alasan. Misalkan untuk IPOTFUND, jumlah nasabahnya kini telah mencapai 112 ribu. Jumlah ini terbesar dibanding marketplace reksadana online serupa miliki sekuritas lainnya.

Platform ini juga disukai kalangan muda, teristimewa profesional muda, karena platform ini dapat diakses secara multi-platform, baik melalui desktop, laptop, tablet, atau smartphone, kapan saja dan dimana saja.

Banyaknya jumlah reksadana yang mencapai 182 dari 33 Manajer Investasi di IPOTFUND menjadi daya pikat investor untuk memilih reksadana yang terbaik. Adapun total dana kelolaan atau Assets Under Management (AUM) IPOTFUND sudah mencapai Rp.1,6 triliun dengan Gross Transaction Value (GTV) rata-rata per hari mencapai Rp.25 -30 miliar. AUM ini tentu jauh di atas platform serupa milik sekuritas lainnya.

Fakta capain ini jelas mendatangkan kepercayaan masyarakat untuk berinvestasi di platform IPOTFUND tersebut. Tak berhenti di situ, IndoPremier juga terus berinovasi melalui produk terbarunya yang diberinama IPOTPAY.

IPOTPAY sebagai aplikasi pintar berbasis digital menawarkan layanan menabung modern. Cukup dengan 100 ribu rupiah saja nasabah sudah mendapat return hingga 10% yang dapat dinikmati dalam hitungan hari tanpa harus menunggu satu bulan dengan fitur unggulan mulai gratis biaya transfer antar bank, fitur belanja di e-commerce dan top up e-wallet favorit hingga penarikan dana via ATM. Fitur-fitur yang berkarakter muda ini jelas menjadi salah satu daya pikat nasabah baru menikmati investasi reksadana. Seperti diketahui, uang uang ada IPOTPAY ditempatkan secara otomatis di reksadana pasar uang. (*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
BPBD Papua Belajar Analisis dan Pengembangan Organisasioleh : Djuneidi Saripurnawan
28-Aug-2018, 06:07 WIB


 
  BPBD Papua Belajar Analisis dan Pengembangan Organisasi TATTs Program: Analisis dan Pengembangan Organisasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Papua
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 
Sang Perancang Mode Batik 14 Apr 2018 18:54 WIB


 

 

 
Khasiat Buat Bit Untuk Kecantikan 16 Sep 2018 16:05 WIB


 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia