KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
Berita RedaksiTawaran PRESS CARD untuk Para Penulis KabarIndonesia oleh : Kabarindonesia
30-Nov-2020, 14:05 WIB


 
 

KabarIndonessia - Alphen Kami dari Harian Online KabarIndonesia (HOKI) bermaksud memberikan kesempatan kepada para penulis maupun photographers untuk bisa mendapatkan International Press Card Harian Online KabarIndonesia (HOKI)

Berikut beberapa alasan mengapa International Press Card HOKI bukan sekedar Press Card biasa:

-
selengkapnya....


 


 
BERITA OPINI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
M E R D E K A !!! 17 Aug 2020 06:01 WIB

Terbunuh Cinta Sendiri 05 Jul 2020 14:46 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 
OPINI

DIE HARD - SUSAH MATEK
Oleh : Danny Melani Butarbutar | 23-Mei-2020, 10:41:31 WIB

KabarIndonesia - Merebaknya pandemi Corona diberbagai belahan dunia sangat berdampak besar terhadap kehidupan manusia. Pandemi Covid-19 tidak melihat status, kedudukan, kuasa, harta, semuanya terkena imbasnya terutama di sektor sosial ekonomi masyarakat.

Hidup masyarakat sudah bagai kerakap tumbuh di batu, hidup segan mati tak mau. Hidup Enggan, Koit Emoh!. Dalam bahasa Belanda disebut: DIE HARD. Masalahnya saat sekarang ini seperti Ayam yg dikandangin, masih mending ayam diberi makan.

Namun bagaimana dengan nasib 25 juta warga miskin yg sedang di isolasi?
Selama Corona atau tahanan rumah ini, mereka mendapatkan bantuan Rp 600 ribu (BRUTO) dari Pemerintah, walaupun NETTO saat di terima
terkadang hanya sekitar Rp 350 ribu saja.

Dengan uang tersebut mereka harus menghidupi seluruh anggota keluarga mereka, belum lagi harus bayar air, listrik, sewa rumah. Jadi harus pintar-pintar menyelesaikan. Belum lagi kalau bantuan itu digunakan untuk kepentingan non sembako, seperti beli baju hari raya belanja ke mall, mudik.

MISSION IMPOSSIBLE?

Masalahnya dengan jumlah uang tersebut, biaya untuk hidup terlalul sedikit sedang untuk MATEK terlalu banyak. Jadi dalam kondisi DIE HARD alias SUSAH MATEK. Bahkan untuk ini mereka harus menunggu 30 hari lagi, jadi KAYPANG alias GEMBEL terus-menerus sambil menunggu belas kesian dari pemerintah!

Selain rasa lapar juga rasa cemas yang menghantui. Cemas di PHK atau dirumahkan. Sampai saat sekarang ini sudah 2,8 juta Pekerja di PHK bahkan Organisasi Buruh Internasionl (ILO) memprediksikan dlm kuartal Kedua ini 'SATU dari DUA' buruh akan di PHK.

Dan nyatanya, badai PHK sudah terasakan antara lain Pabrik Sepatu Adidas, barusan saja melakukan PHK sebanyak 2.500 buruh, yg lainnya pasti menyusul. Jadi bagi mereka bukan lagi DIE HARD melainkan JUST DIE ALREADY!.(MU-DMB)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
  Solidaritas Mahasiswa dan Pemuda Papua Nyatakan Dukungan Agar Otsus Jilid II Dilanjutkan pada Peringatan Hari Pahlawan Menyadari bahwa sejarah perjuangan pahlawan nasional Republik Indonesia khususnya yang tercermin pada peristiwa 10 November 2020 patut dikenang dan diteladani sebagai upaya generasi muda Indonesia dalam menghormati para pejuang yang telah merebut bangsa ini dari zaman penjajah hingga nyawa mereka
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 
Kenaikan Cukai Rokok Ditunda 04 Nov 2020 00:50 WIB


 

 

 

 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia