KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalKota Pintar akan Ciptakan Peluang Besar, Bagaimana dengan Indonesia? oleh : Rohmah Sugiarti
20-Mei-2017, 05:04 WIB


 
 
KabarIndonesia - Sejumlah negara di dunia, menerapkan kemajuan teknologi informasi pada proses adaptasi untuk melahirkan model pendekatan pembangunan yang relatif baru yang disebut Kota Pintar (Smart City).

Kota Pintar didesain mampu meningkatkan produktivitas manusia yang tinggal di dalamnya,
selengkapnya....


 


 
BERITA OPINI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
 

 
Nantikanlah Kedatanganku 25 Apr 2017 23:06 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 
OPINI

Benahi Sistem sebelum Mengubah Kurikulum
Oleh : Angga Pradipta | 24-Des-2012, 10:22:23 WIB

KabarIndonesia - Dunia pendidikan di Indonesia sering memunculkan gagasan yang menimbulkan perdebatan. Salah satu perdebatan dalam dunia pendidikan yang saat ini sedang hangat dibicarakan adalah adanya wacana apakah kurikulum untuk sekolah dasar hingga sekolah menengah perlu diubah atau tidak.

Kurikulum yang ada di Indonesia saat ini bukan berarti sebuah sistem yang tidak tepat diterapkan di negara ini. Namun kurikulum yang ada belum bisa digunakan untuk mencapai tujuan dari pendidikan, yaitu kepahaman peserta didik dengan materi dan seberapa besar kadar penerapannya dalam kehidupan.

Menurut saya, mengubah kurikulum pendidikan di Indonesia bukan hal yang salah. Mengubah di sini bukan berarti merombak ulang secara total materi dan peraturan yang sudah ada namun menyempurnakan sistem tersebut. Cara yang bisa kita terapkan adalah memasukkan ‘kurikulum berbasis praktek' dalam sistem pendidikan ini.

Artinya tidak hanya teori saja yang diajarkan di dalam kelas melainkan juga praktek agar peserta didik bisa melihat keadaan lapangan secara langsung. Hal ini dimaksudkan agar para siswa bisa memahami fungsi dan penerapan materi yang diajarkan selama hidupnya di sekolah secara faktual.

Sistem penilaian juga harus didasarkan tidak hanya pada berapa nilai yang didapat siswa dalam "ulangan umum dan ujian-ujian yang lain" tetapi juga didasarkan pada keaktifan siswa dalam berorganisasi dan bagaimana karakter siswa tersebut. Karena pada dasarnya yang paling penting dalam pendidikan adalah bagaimana cara membentuk anak didik yang tidak hanya cerdas secara teori namun juga cerdas secara perilaku.

Namun yang perlu diperhatikan sebenarnya bukan hanya pada masalah perlunya kurikulum untuk diubah atau tidak melainkan bagaimana cara membenahi sistem pendidikan yang-dianggap-cenderung memberatkan siswa dan yang lebih penting sekaligus hal yang paling mendasar adalah bagaimanakah membenahi kualitas pendidikan Indonesia saat ini.

Mulai dari kualitas tenaga pengajar hingga bagaimana kesetaraan atau kemerataan pendidikan yang sudah ada. Pemerintah harus mulai membenahi sistem pendidikan di negara ini mulai dari hal yang sangat penting-yaitu pemerataan pendidikan-yang terkadang malah diabaikan hingga pada akhirnya menuju ke hal-hal yang lebih umum lagi demi tercapainya tujuan pendidikan yang sebenarnya.  (*)


Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
http://www.kabarindonesia.com/

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Gubernur Babel Yakin Ada Pemenang SIA dari Babeloleh : Rohmah Sugiarti
17-Mei-2017, 12:26 WIB


 
  Gubernur Babel Yakin Ada Pemenang SIA dari Babel Gubernur Babel Erzaldi Rosman (berdiri) menyemangati peserta Bincang Inspiratif SATU Indonesia Awards 2017 didampingi Dosen Ilmu Lingkungan Pasca Sarjana UI Emil Salim (kedua kiri) dan Wamen Diknas RI 2010-2012 Fasli Jalal (ketiga kanan), Penerima apresiasi SATU Indonesia Awards 2013 Hardinisa
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia