KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Pelatihan Menulis Online Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
OpiniIslamophobia di Amerika, “Christianophobia” di Indonesia oleh : Kabarindonesia
21-Mar-2019, 16:44 WIB


 
 
KabarIndonesia - Jika sebagian penduduk di AS dan barat mengidap Islamophobia, maka sebagian penduduk Indonesia dan kawasan mayoritas Muslim di berbagai belahan dunia mengalami gangguan penyakit "Christianophobia". Opini Sumanto al Qurtuby.

Islamophobia atau Islamfobia mengacu pada pengertian ketakutan atau
selengkapnya....


 


 
BERITA OPINI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Sepenggal Kisah dari Menoreh (2) 24 Mar 2019 06:12 WIB

Kucinta Danau Toba 23 Mar 2019 08:01 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 
OPINI

Arbi Sanit: Konflik Jelang Pilpres Hal Biasa
Oleh : Zohiri Kadir | 24-Feb-2019, 09:24:42 WIB

KabarIndonesia - Guru Besar FISIP UI, Arbi Sanit menyebut konflik dalam sebuah negara merupakan hal yang biasa. Tidak ada yang aneh jika jelang Pemilu 2019terjadi konflik antar kedua kubu yang bertarung. "Politik itu konflik karena tak semua ada kesepakatan". Hal ini diungkapkan Arbi Sanit  dalam sebuah diskusi bertema 'Pemilu 2019 Bebas Konflik: Pendekatan Keamanan dan Intelijen' yang diadakan oleh Lembaga Pemilih Indonesia (LPI) di Sebuah restoran di bilangan  Semanggi, Jakarta Selatan, Sabtu (23/2/2019). 

Kata Arbi, konflik akan menjadi masalah jika sudah mengarah pada kekerasan. Namun tak akan jadi persoalan bila masih bisa dikontrol. Untuk mengantisipasi konflik dalam politik tersebut, Arbi menyebut jika yang harus bertanggung jawab adalah pemimpin maupuN elit politik. "Antisipasi konflik harus dilakukan pertama sekali oleh elit dan pemimpin, tapi pemimpin juga ada sumber konflik juga, tapi setidaknya ada kewajiban mengatasi konflik yang terjadi antara elit ke bawah," jelasnya. 

Jelang perhelatan Pemilu 2019, Arbi mengatakan jika sejatinya masyarakat harus membiasakan diri dengan konflik. Namun konflik yang dimaksud adalah konflik yang damai dan tanpa kekerasan. "Konflik boleh sejauh bermanfaat," kata Arbi Sanit.
Selain Arbi Sanit, acara diskusi itu juga dihadiri oleh, Kusnanto Anggoro, Pengamat Pertahanan dan Dosen Universitas Pertahanan Indonesia, Peneliti CSIS Iis Gindarsah, Direktur Lembaga Pemilih Indonesia, Boni Hargen, dan pengamat Politik Indro Cahyono.(*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Berkah TMMDoleh : Agus Rizal
10-Mar-2019, 16:26 WIB


 
  Berkah TMMD TMMD ke-104 Kodim 0601/Pandeglang membawa berkah bagi para pemilik warung di lokasi tersebut. Anggota Satgas TMMD pada saat istirahat meluangkan waktu untuk melaksanakan kegiatan komsos dengan warga masyarakat di salah satu warung milik warga sambil menikmati jajanan di kampung Saluyu,
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 
AGAMA Vs ATHEIS 22 Mar 2019 16:46 WIB


 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia