KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalAROMA KEPENTINGAN DALAM AGENDA TERSENDIRI oleh : Tonny Djayalaksana
18-Aug-2019, 15:58 WIB


 
 
KabarIndonesia - Upaya-upaya lawan Jokowi untuk menjatuhkannya sangat militan sekali. Sebagai pelengkap telah saya sertakan tulisan Denny Siregar yang menggambarkan bagaimana sebuah konspirasi dijalankan untuk menjatuhkan pemerintahan Jokowi. Namun akhirnya perlindungan dari Allah bisa menggagalkan semua itu. 

Semua
selengkapnya....


 


 
BERITA OPINI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
AMOR 16 Aug 2019 10:58 WIB


 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 
OPINI

Arbi Sanit: Konflik Jelang Pilpres Hal Biasa
Oleh : Zohiri Kadir | 24-Feb-2019, 09:24:42 WIB

KabarIndonesia - Guru Besar FISIP UI, Arbi Sanit menyebut konflik dalam sebuah negara merupakan hal yang biasa. Tidak ada yang aneh jika jelang Pemilu 2019 terjadi konflik antar kedua kubu yang bertarung. "Politik itu konflik karena tak semua ada kesepakatan". Hal ini diungkapkan Arbi Sanit  dalam sebuah diskusi bertema 'Pemilu 2019 Bebas Konflik: Pendekatan Keamanan dan Intelijen' yang diadakan oleh Lembaga Pemilih Indonesia (LPI) di Sebuah restoran di bilangan  Semanggi, Jakarta Selatan, Sabtu (23/2/2019). Kata Arbi, konflik akan menjadi masalah jika sudah mengarah pada kekerasan. Namun tak akan jadi persoalan bila masih bisa dikontrol. Untuk mengantisipasi konflik dalam politik tersebut, Arbi menyebut jika yang harus bertanggung jawab adalah pemimpin maupuN elit politik. "Antisipasi konflik harus dilakukan pertama sekali oleh elit dan pemimpin, tapi pemimpin juga ada sumber konflik juga, tapi setidaknya ada kewajiban mengatasi konflik yang terjadi antara elit ke bawah," jelasnya. Jelang perhelatan Pemilu 2019, Arbi mengatakan jika sejatinya masyarakat harus membiasakan diri dengan konflik. Namun konflik yang dimaksud adalah konflik yang damai dan tanpa kekerasan. "Konflik boleh sejauh bermanfaat," kata Arbi Sanit.
Selain Arbi Sanit, acara diskusi itu juga dihadiri oleh, Kusnanto Anggoro, Pengamat Pertahanan dan Dosen Universitas Pertahanan Indonesia, Peneliti CSIS Iis Gindarsah, Direktur Lembaga Pemilih Indonesia, Boni Hargen, dan pengamat Politik Indro Cahyono.(*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Mekanisasi Pertanian di Tanah Batakoleh : Leonardo Tolstoy Simanjuntak
14-Jun-2019, 06:38 WIB


 
  Mekanisasi Pertanian di Tanah Batak Petani di Tanah Batak sekarang merasa lega. Semakin sulitnya mendapatkan tenaga kerja untuk mengelola pertanian padi, membuat mereka kewalahan. Untunglah mekanisasi pertanian itu beberapa tahun terakhir sudah hadir. Untuk panen raya, petani di kawasan Silindung Tapanuli Utara umumnya sudah menggunakan
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
KETAKUTAN ADALAH DASAR AGAMA? 17 Aug 2019 14:18 WIB


 

 

 
Investasi Dengan Uang Receh 20 Aug 2019 12:01 WIB


 

 

 

 

 

 

 

 
Apakah (Cukup) Anda Senang? 16 Aug 2019 11:04 WIB


 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia