KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
BudayaFida Abbott Promosikan Batik Melalui Peluncuran Buku Hibridanya oleh : Redaksi-kabarindonesia
10-Aug-2018, 04:59 WIB


 
 
KabarIndonesia - Bila Anda salah satu penyinta media Harian Online KabarIndonesia (HOKI), maka nama Fida Abbott sudah tak sing lagi. Kiprahnya di HOKI sebagai salah satu pewarta warga sudah dimulai sejak bulan Desember 2006. Beberapa bulan kemudian, ia mendapatkan penawaran
selengkapnya....


 


 
BERITA OPINI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Rindu 28 Jul 2018 11:02 WIB

Hujan 28 Jul 2018 11:02 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 
OPINI

Apresiasi Kinerja Tentara Pasca Kejadian Luar Biasa
Oleh : Iin Suwandi | 07-Mar-2018, 05:40:54 WIB

KabarIndonesia - Ditengah hiruk pikuknya perkembangan pembangunan di berbagai daerah tiba-tiba ada berita yang memilukan, telah terjadi bencana gizi buruk di kab. Asmat, Papua. Berita ini cepat tersebar ke seantero nusantara bahkan dunia pun ikut mengetahui akibat perkembangan media sosial. Kejadian bencana campak dan gizi buruk lalu direspon oleh pihak TNI dengan membentuk satgas kesehatan dengan langsung terjun ke lokasi. Kejadian yang menimpa saudara kita di Asmat beberapa waktu lalu  merupakan bencana yang sangat membutuhkan uluran tangan oleh berbagai pihak. 

Tanpa terasa waktu terus bergulir begitu cepat, perkembangan gizi buruk di Papua telah mengalami perubahan yang begitu signifikan. Kecepatan dan keuletan TNI bersama elemen lain menangani gizi buruk pelan namun pasti telah membuahkan hasil. Anak-anak Asmat yang tadinya kurus dan tak berdaya kini telah nampak tanda-tanda ada perubahan dengan memberikan asupan makanan yang cukup dengan datangnya bantuan dari berbagai pihak.
  
Perubahan yang signifikan tersebut karena adanya peran serta dan pelibatan Satgas TNI. Pemerintah Kab. Asmat sangat mengapresiasi kinerja dan dedikasi Satgas TNI dalam membantu rakyat Asmat yang terkena musibah gizi buruk dan campak. Sebagaimana yang telah banyak dilansir oleh media massa beberapa hari terakhir ini, bahwa sembilan belas orang dari tim Satgaskes (Satuan Tugas Kesehatan) TNI mendapatkan penghargaan atas kontribusi dalam pendampingan pasca penanggulangan kejadian luar biasa penyakit campak dan gizi buruk di Kabupaten Asmat. Pemberian penghargaan ini langsung diberikan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Asmat Barthomoleus Bocoropces M. Ec. Dev, Senin (5/2) beberapa waktu yang lalu.
 
Pada kesempatan itu Sekda menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada tim kesehatan  TNI yang telah berbuat untuk masyarakat Asmat. Sekda menyampaikan, bagi prajurit TNI sendiri penugasan di Asmat pasti memberikan pengalaman tersendiri dan dirinya berharap dengan melihat langsung kehidupan masyarakat disini semakin mengerti bagaimana membangun masyarakat Asmat.
  
Dengan alasan ini pemerintah kabupaten Asmat memberikan penghargaan kepada Tim III Satgaskes TNI dengan surat keterangan telah mengabdi di Tanah Asmat. Sebelum acara penyerahan penghargaan tersebut didahului dengan paparan Dantim Satgaskes TNI Letkol laut (K) dr. Aminudin Harahap Sp. A M. Tr. Hanla atas hasil kinerja tim selama bertugas di Asmat. Dantim Satgaskes Asmat melaporkan hasil kerja timnya kepada Sekda dengan jumlah layanan kesehatan yg tidak kurang dari 100 warga setiap hari dilayani disetiap Distrik, imunisasi lebih dari 800 anak selama tim III bertugas dan lebih dari 20.000 anak sejak ditetapkan KLB serta pemberian vitamin A.
 
Tidak kalah pentingnya Tim Satgas Kes III bersama Kemenkes dan petugas setempat mampu menggairahkan kembali semangat pengabdian kader kesehatan yg kebanyakan dari  guru-guru wanita  yg bukan berprofesi dibidang kesehatan dan juga Puskesmas keliling untuk menyisir dan memberi layanan pada warga yg tidak mampu mendatangi fasilitas kesehatan di Puskesmas.  Dantim Satgaskes TNI berpesan kepada tim selanjutnya agar dapat melanjutkan apa yang telah dicapai timnya terutama yang menjadi fokus utama yaitu pemetaan cakupan imunisasi campak dan pendampingan kasus gizi buruk.
  Disela-sela paparannya Dansatgaskes memberikan kesempatan kepada anggotanya untuk menceritakan pengalamannya selama bertugas di distrik. Berbagai macam kendala mulai dari pasang surut air laut, ketersediaan bahan bakar minyak yang terbatas yang merupakan hal yang mutlak harus diatasi karena kegiatan penyisiran, imunisasi dan pelayanan kesehatan warga ke kampung-kampung hanya bisa melalui jalur air menggunakan speedboat. Namun hal ini tidak menjadikan kegiatan di distrik menjadi terhenti, berkat dedikasi yang tinggi akan pengabdian kendala ini menjadi tantangan dan bisa dipecahkan.

Oleh karenanya kita berharap agar kejadian ini akan memberikan hikmah tersendiri bagi kita semua agar tidak ada kejadian yang memilukan kepada anak bangsa kita. Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa Kabupaten Asmat terdiri dari sembilan distrik (setingkat kecamatan) dan lebih dari 100 kampung. Kondisi geografis yang marupakan salah satu faktor hambatan untuk mencapai dan berkunjung langsung ke Agats, kabupaten Asmat.  Kedepan pemerintah dan seluruh eleman harus bersatu padu dalam memberikan kontribusi kepada masyarakat yang tertimpa musibah. Semoga!.(*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Sang Ratu Sampah Akhirnya Menjadi Sarjanaoleh : Rohmah S
17-Aug-2018, 22:49 WIB


 
  Sang Ratu Sampah Akhirnya Menjadi Sarjana Amilia Agustin menjadi salah satu narasumber Adiwiyata Learning Center (ALC) Goes to School 2017 yang digelar oleh PT Astra International Tbk dalam rangka memperingati Hari Ozon Sedunia, Oktober 2017. Ami sering kali dipercaya menjadi narasumber suatu acara, baik oleh perusahaan
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 
Sang Perancang Mode Batik 14 Apr 2018 18:54 WIB


 

 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia