KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalJalan Berliku Divestasi Tuntas, Kontrak Karya Freeport Sah Menjadi IUPK oleh : Wahyu Ari Wicaksono
22-Des-2018, 04:36 WIB


 
 
KabarIndonesia - Setelah sekitar dua tahun proses negosiasi intensif yang melibatkan pemerintah, Holding Industri Pertambangan PT INALUM (Persero), Freeport McMoRan Inc. (FCX) dan Rio Tinto, akhirnya pada hari ini telah resmi terjadi pengalihan saham mayoritas (divestasi) PT Freeport Indonesia (PTFI)
selengkapnya....


 


 
BERITA OPINI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Terbunuh Cinta Sendiri 05 Jul 2020 14:46 WIB

Negeri Nestapa 23 Jun 2020 09:15 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 
OPINI

Ada Perbedaan Akar Masalah Antara Kasus George Flyod dan Papua
Oleh : Danny Melani Butarbutar | 11-Jun-2020, 13:54:13 WIB

KabarIndonesia - Jakarta, Berita yang menjadi viral diberbagai media saat ini, kasus penyiksaan warga kulit hitam, George Floyd), yang memicu aksi unjuk rasa besar-besaran di Amerika Serikat (AS). Kasus ini tidak bisa disamakan dengan persoalan yang ada di Papua. Kasus Floyd dan tindakan rasisme terhadap mahasiswa Papua di Surabaya beberapa waktu lalu memiliki perspektif dan latar belakang yang berbeda.

Hal itu dikatakan pengamat masalah Papua, Adriana Elisabeth di Jakarta, Selasa (9/6/2020). "Salah satu kasus yang muncul beberapa minggu lalu di Amerika Serikat (AS) atau kasus George Floyd menjadi contoh persoalan perbedaan ras atau warna kulit masih potensial menjadi gerakan sosial yang memancing solidaritas ke banyak negara," ujarnya.

Mengutip beritasatu.com, Adriana Elisabeth mengatakan, dalam sejarah rasisme di dunia, sistem rasialis tidak terjadi dengan sendirinya melainkan dikonstruksi dengan beberapa alasan karena kepentingan ekonomi dan politik. Ketidakpahaman mengenai kompleksitas sistem rasialisme berpotensi menimbulkan distrust dan konflik.

Menurut Adriana Elisabeth, kekeliruan logika (false binary) dalam kasus ini mengarah pada pemahaman bahwa perbedaan rasial terbatas pada warga kulit. Padahal, ujarnya, perbedaan itu terletak pada perspektif.

Kasus Floyd, ujar Adriana Elisabeth, berdekatan dengan dua peristiwa di Indonesia terkait hasil putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) yang mengalahkan Presiden Joko Widodo dan Menkominfo Johny G Plate atas kebijakan pelambatan/pemutusan internet di Papua dan Papua Barat dalam demo dan kerusuhan berseri pada 2019. Peristiwa lain adalah tuntutan jaksa terhadap tujuh tahanan politik di PN Balikpapan.

"Apakah rasialis di AS bisa dianalogikan dengan kasus rasisme terhadap mahasiswa Papua di Surabaya pada Agustus 2019? Terdapat perbedaan akar masalah antara kasus Minesota dan Surabaya," ujar Adriana.

Adriana Elisabeth berpandangan, persoalan Surabaya yang disusul dengan demonstrasi dan kerusuhan antirasisme merupakan akumulasi persoalan masa lalu dan masalah-masalah pembangunan yang belum sepenuhnya dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Papua. Dengan kata lain, kasus rasialis yang muncul merupakan “percikan api” dari “bara api” yang belum bisa dipadamkan.(Sumber: Asni Ovier, www.beritasatu.com)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Sambal Oelek Indonesia Buatan ASoleh : Fida Abbott
02-Jun-2020, 02:23 WIB


 
  Sambal Oelek Indonesia Buatan AS Sambal Oelek ini saya temukan di Walmart Supercenter, Parkesburg, Pennsylvania. Awalnya saya mengira buatan salah satu negara Asia selain Indonesia karena tulisan di depan botolnya. Ternyata buatan Amerika Serikat. Tampaknya Indonesia harus meningkatkan persaingannya di pasar bebas dan jeli membidik
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 

 
Kemendiknas Luncurkan #Teman KIP 05 Aug 2020 10:35 WIB


 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia