KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalKapolri Terbitkan Maklumat Cegah Klaster Baru Covid-19 Terutama di Pilkada 2020 oleh : Danny Melani Butarbutar
21-Sep-2020, 15:35 WIB


 
  KabarIndonesia - Jakarta, Kapolri Jenderal Idham Azis menerbitkan Maklumat untuk mencegah terjadinya klaster baru penyebaran Covid-19 di masa Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2020. Maklumat Kapolri bernomor Mak/3/IX/2020 tentang Kepatuhan Terhadap Protokol Kesehatan Dalam Pelaksanaan Pemilihan Tahun 2020.

"Jadi
selengkapnya....


 


 
BERITA OPINI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
M E R D E K A !!! 17 Aug 2020 06:01 WIB

Terbunuh Cinta Sendiri 05 Jul 2020 14:46 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 
OPINI

"BURN OUT" = 4G (Gosong)
Oleh : Danny Melani Butarbutar | 13-Aug-2020, 04:53:22 WIB

KabarIndonesia - Berdasarkan jajak pendapat, akibat dari Pandemie Corona ini sudah lebih dari 60% orang yang merasa "BURN OUT", alias Gersang Semangat atau Gosong Jiwa, Pikiran, Dompet maupun Hati.

Bagaimana tidak capek mikirin masa depan yang tidak jelas, boro-boro mikirin untuk masa mendatang untuk masa sekarang pun sudah tidak jelas. Karena uang untuk kebutuhan hidup sehari-hari pun parantos seep habis dan tidak tahu lagi bagaimana menghadapi minggu yang akan datang ini.

Sedang tagihan hutang datang bertubi-tubi tiada hentinya. Pasangan hidup di rumahpun bisanya hanya sekedar ngomel melulu. Tanpa bisa dan mau mengerti perasaan maupun keadaan yang sedang saya hadapi saat sekarang ini. Jadi wajarlah kalau saya merasa seakan-akan pusing tujuh keliling dan kepala pun terasa mo pecah!

Kata "Burn Out" itu sendiri diserap dari bahasa gaul Inggris yang bisa diartikan kelelahan fisik dan emosional. Kata tersebut pertama kalinya diungkapkan oleh seorang psikonanalis Jerman Herber Freudenberger pada tahun 1974.

"Burn Out" itu seperti juga api yang mulai meredup karena kehabisan bahan bakar. Hal ini bisa terjadi juga dengan manusia, dimana kita merasa seakan-akan tidak memiliki gairah maupun semangat hidup lagi. Sehingga timbul pikiran cuek bebek ato sebodo amat. Maklum rasanya tenaga maupun pikiran ini jadi kosong dan hampa.

Hal ini terjadi bukan hanya sekedar disebabkan oleh kelelahan fisik saja (physical exhaustion), tetapi juga oleh kelelahan emosional (emotional exhaustion), maupun kelelahan mental (mental exhaustion). Hal ini membuat orang jadi capek mikir, merasa jenuh, apatis, cuek dan masa bodo.

Gejala Burn Out lainnya ialah saat kita merasa gagal, seakan-akan semua perjuangan kita itu sia-sia saja dan tidak ada artinya. Kita merasa diperlakukan tidak adil dan juga tidak dihargai. Hal inilah yang membuat diri kita menjadi kecewa berat dan stress dan kehilangan kepercayaan maupun harga diri.

Burn Out bukan hanya bisa terjadi di perusahaan saja, tetapi juga dilingkungan keluarga. Sehingga terasa sudah tidak ada rasa kasih lagi antara satu dengan yang lain.

Rasa hubungan yang pada awalnya berkobar menyala-nyala begitu besar; akhirnya menjadi redup terbakar habis seperti juga lilin yg hanya tinggal kelap kelip mo padam. Pada umumnya juga terjadi karena adanya kejenuhan dalam perkawinan, sehingga tidak ada komunikasi lagi antara satu dengan yang lain. Maklum segala jerih payah, pengorbanan yang diberikan itu boro-boro dihargai, waktu saja sudah tidak bisa/mau ia berikan lagi.

Berdasarkan penelitian dari Christine Maslach dan Michael P. Leister dalam bukunya: "The Truth About Burnout". Orang yang sedang mengalami Burn Out, pada umumnya ingin menyendiri, dan tidak ingin banyak bicara. Mereka ingin mencari ketenangan. Mereka tidak membutuhkan segala macam nasehat, sebab nasehat maupun usulan-usulan apapun yang diberikan; bisa disalah artikan sebagai kritikan.

Masalahnya orang yang sedang mengalami Burn Out itu sangat sensitif sehingga mudah sekali tersinggung. Maka, berikanlah mereka waktu untuk menenangkan diri, dan jangan sekali-sekali memaksakan mereka untuk melakukan apapun juga misalnya "kapan mau kerja lagi?" Ataupun mengajak mereka ke tempat-tempat Dugem seperti bioskop, Disco dan sebagainya.

Sama seperti juga HP yang kehabisan baterai, butuh waktu untuk di "charge' lagi. Begitu juga dengan manusia yang mengalami Burn Out, mereka butuh waktu untuk menenangkan diri agar dapat memulihkan kembali semangat maupun gairah hidup mereka lagi.

Sedangkan cara lainnya ialah dengan melakukan senam Tai Chi atau Yoga, sebab senam Tai Chi itu bukan hanya untuk kebugaran jasmani saja, namun juga rohani Tai Chi merupakan meditasi gerak yang menjadi penyeimbangan atas meditasi duduk.

Namun yang paling 'tokcer' dari semuanya adalah jika kita menyerahkan diri pasrah kepada Allah dengan cara lebih banyak berdoa. Kita yakinkan diri, pasrah dalam DOA, agar diberikan ketenangan jiwa, hati dan pikiran. (*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Obyek Wisata Rohani Salib Kasih Dibuka Kembalioleh : Leonardo Tolstoy Simanjuntak
10-Jun-2020, 09:39 WIB


 
  Obyek Wisata Rohani Salib Kasih Dibuka Kembali Obyek wisata rohani Salib Kasih di pegunungan Siatas Barita, Tapanuli Utara dibuka kembali sejak Jumat (5/6), setelah dua bulan lebih ditutup akibat wabah Covid-19. Lokasi wisata ini salah satu destinasi unggulan yang dibangun bupati Lundu Panjaitan tahun 1993. Puluhan ribu
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 
Investasi Reksa Dana Kian Mudah 26 Sep 2020 19:02 WIB


 

 

 

 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia