|
|
|
| |
KabarIndonesia - Kampanye lingkungan, sudahkan berdampak positif pada perubahan gaya hidup? Pertanyaan itu ditujukan untuk kita, khususnya masyarakat yang tinggal di kota besar, seperti Jakarta.
Armely Meiviana, mewakili Green Life-style, sebuah komunitas atau tepatnya mailing list yang anggotanya kerap selengkapnya....
|
|
|

OPINI
Trend Horor Indonesia
Oleh : Tasha Hadifitri | 22-Jun-2008, 11:46:11 WIB
|
KabarIndonesia - Seperti yang kita ketahui, saat ini merupakan masa dari kebangkitan industri perfilman Indonesia. Berbagai genre film telah dihasilkan oleh anak bangsa, mulai dari komedi, drama, religi, sampai horor. Pada saat ini perfilman Indonesia sedang dihinggapi tren horor, yang sebelumnya didominasi oleh tren percintaan remaja.
Sebenarnya bukan merupakan suatu masalah jika film Indonesia di dominasi oleh satu genre saja, namun kualitas film tersebut lah yang patut dipertanyakan. Saking merebaknya film horor, kadang isi cerita film-film yang beredar cenderung tidak masuk akal sehingga hanya mengutamakan ‘horor'-nya saja, tanpa mempedulikan isi ceritanya. Bahkan sampai pernah diciptakan suatu tokoh horor yang dijadikan beberapa 'tokoh utama' dalam beberapa film.
Manfaat suatu film bisa berupa manfaat hiburan atau pendidikan. Namun jangan sampai suatu film dapat membodohi atau mengelabui si penontonnya sampai berkali-kali. Tren film horor di Indonesia saat ini cenderung membuat masyarakat yang menontonya, dimana banyak yang masih berusia di bawah umur, menjadi terlalu mempercayai hal-hal yang bersifat mistis.
Hal-hal mistis memang lumrah untuk dipercaya agar dapat menimbulkan sikap waspada, namun jika terlalu berlebihan akan menimbulkan suatu bentuk sikap yang dirasakan kurang realistis (seperti ketakutan yang berlebihan) dan cenderung terlalu menghiraukan dunia ghaib. Sebenarnya dunia ghaib itu adalah dunia yang berbeda dari kehidupan manusia, dimana setiap mahluk di kedua dunia tersebut mempunyai urusannya masing-masing dan berjalan sendiri-sendiri jika tidak ada yang saling mengganggu.
Kecenderungan isi film horor di Indonesia, selain menimbulkan ketakutan yang berlebihan, kadang malah membuat si penontonnya jadi penasaran ingin melakukan hal yang ada di film tersebut (seperti memanggil jaelangkung atau pergi ke dukun, dsb). Jika dampak seperti itu yang timbul, maka sudah dapat dipastikan bahwa film horor Indonesia perlu melewati proses 'sensor kualitas' terlebih dahulu sebelum dapat dinikmati oleh masyarakat Indonesia.
Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/ Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera: www.kabarindonesia.com
|
|
|
|
|
|
|
|
| |
Hari kelima (31/8) pasca pengungsian akibat adanya letusan Gunung Sinabung, keadaan 1.500 pengungsi di pos penampungan Jambur Taras, Berastagi mulai terganggu masalah kesehatannya. Tim medis yang bertugas mengatakan bahwa penyakit ISPA dan diare mulai menyerang para pengungsi. (*)selengkapnya.... |
|
|
|
|
|