KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalPakar Jerman Tentang Hasil Pilpres 2019: Konservatisme Bakal Makin Kuat oleh : Kabarindonesia
18-Apr-2019, 08:00 WIB


 
 
KabarIndonesia - Pasangan Jokowi - Ma'ruf Amin berdasarkan hitung cepat tampaknya menang jauh dalam Pilpres 2019. Apa artinya bagi perkembangan politik di Indonesia? Wawancara DW dengan pengamat Indonesia asal Jerman ,Timo Duile.

Hasil awal hitung cepat dari lima
selengkapnya....


 


 
BERITA OLAH RAGA LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Pasangan Abadi 13 Apr 2019 04:16 WIB

Sepenggal Kisah dari Menoreh (2) 24 Mar 2019 06:12 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 

Sulistyono, Antara Prestasi Tinju Dan Bangku Kuliah

 
OLAH RAGA

Sulistyono, Antara Prestasi Tinju Dan Bangku Kuliah
Oleh : Dantas | 13-Apr-2019, 14:42:27 WIB

KabarIndonesia -  Jakarta, Sulistyono, petinju yang sudah sejak SMP kelas 2 (dua) di Semarang sudah menekuni dunia tinju, kini terus meningkatkan kualitasnya dengan mengikuti kuliah di Jakarta. Dia sudah mencatat beberapa prestasi tinju, dan sejak tahun 2017 tercatat juga sebagai mahasiswa Fakultas Hukum, Universitas Mpu Tantular (UMT) Jakarta. Kedua kegiatan tersebut ia jalani dengan semangat dan penuh harapan.  

Kendati harus membagi waktu antara latihan tinju, persiapan dan mengikuti pertandingan, hingga kuliah, pria asal Kebumen ini tak pernah terlihat kesulitan. Belum lagi dirinya dipercaya rekan-rekan se perkuliahannya, menjadi Ketua Baperma (Badan Perwakilan Mahasiswa) Kampus B, Universitas Mpu Tantular, Kedoya, Kebun Jeruk, Jakarta Barat, yang tentu membuatnya tambah sibuk.    Ia berharap, antara hobi tinju dengan kesuksesan dalam perkuliahan, dapat ia raih secara bersamaan. Kendati kadang-kadang harus pintar mengatur keuangan yang tak selamanya stand by.      

Sabtu, 16 Maret 2019 lalu, mahasiswa semester IV UMT ini memenangkan pertarungan partai kelas Bantam Junior versi Word Boxing Event OSC Fight, yang berlangsung di Balai Sarbini, Jakarta. Sulistyono, berasal dari kubu OSC Academy, Alam Sutera, Bumi Serpong Damai, sedangkan lawannya, Madit Sada tampil dari Boxing Camp Jakarta. Kedua petinju bertarung di kelas Bantam Junior 52,2 kg memperebutkan medali.      

Dalam pantauan, memasuki ronde pertama, dari 6 (enam) ronde yang direncanakan, kedua petinju saling menjajaki lawan dengan pukulan-pukulan jab. Tak tampak keinginan dari keduanya, untuk saling menjatuhkan lawan sesegera mungkin.  Namun di ronde kedua dan ketiga, mulai saling serang dan sempat terjadi jual-beli pukulan kendati tidak lama. Sulistyono nampak jauh lebih gesit bergerak dibanding lawannya, walau silih berganti saling memojokkan lawan.  Di ronde keempat hingga keenam, terlihat Sulistyono lebih banyak mengumpulkan nilai. Beberapa pukulan jab dan longhook-nya tepat mengenai sasaran, kendati jangkauannya lebih pendek dari sang lawan.    

Dan kelincahan Sulistyono yang bergaya mirip petinju dunia ‘Chris John' ini, dengan gerakan mengayunkan kepala ke kiri dan kanan, serta badan merunduk sambil melayangkan pukulan, nampaknya berhasil menaklukkan keganasan Madit Sada.    
Selisih angka yang cukup menyolok, membawa petinju berwajah imut ini meraih kemenangan. Sulistyono meraih medali dan slayer event, dalam kategori perbaikan peringkat di kelas Bantam Junior.    

Turun dari ring, banyak yang memberikan ucapan selamat, salah satunya seorang ibu keturunan Jepang yang nampak sudah kenal akrab. Sulistyono juga menerima ucapan selamat dari Budi P. Sinambela, BBA, Ketua Yayasan Budi Murni Jakarta (YBMJ) yang menaungi Universitas tempatnya kuliah, yang hadir malam itu bersama stafnya.    
Dari penuturannya diketahui, dirinya sudah lama malang-melintang di berbagai jenis olahraga tinju, seperti: Muay Thai, Kick Boxing dan Boxing. Bahkan sudah beberapa kali bertanding boxing di mancanegara, antara lain di: Jepang, Thailand, Vietnam dan Australia.    

Sulistyono juga pernah diasuh pelatih tinju profesional, Sutan Rambing di sasana Bank Buana Boxing Semarang. Sutan Rambing dikenal banyak menelurkan petinju-petinju Nasional yang bertarung di tingkat Dunia.   Sederet prestasi yang pernah diraih Sulistyono dalam jenis Muay Thai (Tinju Thai/ seni bela diri keras dari Kerajaan Thai) antara lain: Juara I di Road to Victory 2017, Juara I Kejurprov Jateng 2016.

Dalam Kick Boxing, dia meraih Juara I Lindu Aji Championship 2018, sedangkan dalam jenis Boxing antara lain: Juara I kelas Terbang Junior 49 kg di Kejuaraan Sabuk Emas Kapolres Rembang; Juara I Kelas Terbang Junior di Balai Sarbini 2016; Juara I Kelas Terbang di Sukoharjo, Jateng.      

Sementara itu, Promotor Tinju OSC Fight, Fahd Adityo Oscar, yang sekaligus juga sebagai pemilik OSC Academy dalam jumpa pers sehari sebelumnya mengatakan kepada media, sengaja menggelar event OSC Fight untuk membantu meramaikan kembali dunia tinju di Tanah Air.   Promotor yang akrab disapa Adit ini mengatakan, dirinya ingin ada ‘Chris John' ataupun ‘Daud Yordan' baru, yang bisa mengibarkan bendera Merah Putih di kancah dunia.    

"Tujuan saya adalah memajukan olahraga Indonesia karena saya lihat hanya Chris John yang dikenal orang, bahkan Daud 'Cino' Jordan saja banyak yang gak kenal. Makanya saya buat OSC fight ini sebagai bangkitnya tinju indonesia," tuturnya.    
Sebab itu dia meminta, agar Roy Tua Manihuruk dan Octovianus Moensaku tidak memberikan belas kasihan atau kesempatan ke petinju Thailand. Adit ingin pertarungan berlangsung sengit karena mempertaruhkan nama bangsa dan negara.    

Berikut hasil lengkap 9 partai yang berlangsung malam itu:  1.    UBO Intercontinental Jr. Welterweight 10 Rounds: Roy Manihuruk (Indonesia) menang angka atas Vachayan Khamon (Thailand).  2.    UBO International Jr. Featherweight 10 Rounds: Oktovianus Moensaku (Indonesia) menang TKO ronde 5 atas Artid Bamrungauea (Thailand).  3.    Featherweight 8 Rounds: John Basan (OSC Academy Tangerang) menang TKO ronde 4 atas Bayu Anres (Godel Boxing Camp Jakarta).  4.    Super middleweight 6 Rounds: Theodorus Ginting (Lions MMA Pluit) draw melawan Jack Macan (Adria Boxing Camp Jakarta). 5.    Welterweight 6 Rounds: Yudi (OSC Academy Tangerang) menang angka atas Harry Hutagalung (Siopat Pisoran Boxing Camp Sumatera Utara).6.    Jr. Bantamweight 6 Rounds: Sulistiyono (OSC Academy) menang angka atas Madit Sada (Boxing Camp Jakarta). 7.    Jr. Bantamweight 6 Rounds: Muhammad Rojer (OSC Academy Tangerang) menangTKO ronde 4 atas Dion Bajawa (Gorilla Boxing Camp Jakarta).  8.    Welterweight 6 Rounds: Daeng Armando (Wait Street Boxing Camp Jakarta) draw melawan Arthur Turahman (Local Boxing Camp Bekasi).  9.    Bamtamweight 6 Rounds: Riyanto (Buffalo Boxing Camp Jakarta) menang TKO ronde 3 atas Fajar Arlions (Adria Boxing Camp Jakarta).    

Adapun Pengawas pertandingan: Komisi Tinju Profesional Indonesia; Supervisor UBO Fight: H. M. Oetojo; Inspektur Pertandingan: Ir. Adrian Ingratoeboen, MM, M.Si; Wasit/hakim: Nus Ririhena, Djufrison Pontoh, Oki Abibakrin, John Sitorus dan Timekeeper: Drs. Marthen Timisella. Pertandingan yang dihadiri mantan petinju dunia Elias Pical dan Chris John itu, disiarkan langsung oleh MNC Sport dan berakhir pukul 02.00 WIB dinihari.(*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 



Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 
Pertanyakanlah Tuhanmu (2) 18 Apr 2019 13:54 WIB

Pertanyakanlah Tuhanmu (1) 18 Apr 2019 13:52 WIB

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia