|
|
|
| |
KabarIndonesia - Sebanyak 50 supporter bola yang berasal dari berbagai kelompok supporter klub sepak bola yang bermarkas di Jawa Tengah dan DIY berkunjung ke Badan Narkotika Nasional (BNN) kemarin. Mereka adalah perwakilan dari 12 kelompok supporter. Mereka dari Panser Biru selengkapnya....
|
|
|
OLAH RAGA
Rekonsiliasi Kisruh PSSI Alami Jalan Buntu
Oleh : | 22-Jan-2012, 23:39:09 WIB
|
KabarIndonesia - Ngototnya Djohar Arifin Husein and Arifin Panigoro sebagai penyandang dana mempertahankan mati-matian kursi tampuk kepemimpinan PSSI mematik masyarakat bola nasional yang menyelamatkan PSSI dari kehancuran (KPSI) menawarkan rekonsilasi nasional.
Namun, tawaran rekonsilasi ditolak mentah-mentah kubu Djohar Arifin and Panigoro, alias PSSI tak ambil pusing cuek bebek tawaran berharga dari masyarakat bola yang peduli PSSI yang tambah runyam ini.
"Usaha rekonsilasi PSSI mengalami jalan buntu alias gagal total," kata mantan pelatih nasional Benny Dollo dengan nada kecewa.
Tindakan tak terpuji PSSI, justru memantabkan diri masyarakat bola peduli tak ingin PSSI hancur (KPSI) memaksa turun Sang Proffesor dan penyandang dana beserta konco konconya turun dari kepengurusan PSSI.
Menurut Ketua KPSI, Tonny Apriani yang mantan anggauta EXCO yang dipecat PSSI, setelah KPSI gelar Pra Konggres yang dihadiri 552 pemilik suara dan semua Ketua Pengprov PSSI menghasilkan pernyataan semua pemilik suara dan Ketua Pengprov PSSI dan manajer 18 klub ISL akan hadir dalam Konggres Tahunan PSSI, 18 Maret 2012 di Sentul, Bogor.
"Kami masyarakat bola yang peduli PSSI tergabung wadah KPSI solid dan kompak, lengserkan Djohan Arifin dan kroco kroconya hengkang dari kepengurusan PSSI," kata petinggi yang juga Ketua Pengprov PSSI DKI Jaya, Hardi Hasan dengan mantab.
Sementara itu, Saleh Mukadar, dedengkot Kelompok 78 (yang sudah almarhum), pasang badan membentengi Djohar Arifin dan Ariofin Panigoro menghadapi gempuran masyarakat bola nasional yang peduli PSSI (KPSI) berujar, tidak ambil pusing terhadap semua keputusan digulirkan dalam Pra Konggres PSSi, justru PSSI menindak bagi siapa saja yang datang dalam Pra Konggres PSSI itu sendiri.
"Sanksinya cukup berat lho. Pernyataan Hardi Hasan yang menyudutkan kepemimpinan Djohar Arifin dkk akan menuai hasil buruk. Sebentar lagi jabatan Hardi sebagai Ketua Pengprov PSSI DKI Jaya dicopot PSSI," kata Cak Saleh Mukadar dengan ber api api, seperti layaknya sewaktu dia ditunjuk Kelompok 78 melengserkan Nurdin Halid dari jabatannya Ketua Umum PSSI.
Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/ Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera: http://www.kabarindonesia.com//
|
|
|
|
|
|
|
|
| |
Monster Bengalon berkuran sekitar empat meter berhasil ditangkap warga. Habitat dan sumber makanan mereka semakin lama semakin sempit, dengan bertambahnya penduduk di Desa Bengalon, Kalimantan Timur. Tak heran jika mereka memakan manusia. Buaya ini akan dikirim selengkapnya.... |
|
|
|
|
|