KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
Internasional oleh : Tonny Djayalaksana
24-Aug-2019, 15:51 WIB


 
 
selengkapnya....


 


 
BERITA OLAH RAGA LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
AMOR 16 Aug 2019 10:58 WIB


 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 

Liliyana Dapat Tugas Baru dari Istana Usai Gantungkan Raket

 
OLAH RAGA

Liliyana Dapat Tugas Baru dari Istana Usai Gantungkan Raket
Oleh : Kabarindonesia | 29-Jan-2019, 16:27:08 WIB

KabarIndonesia - Altet bulu tangkis kawakan Liliyana Natsir menemui Presiden Joko Widodo di istana untuk menyampaikan permintaan khusus. Setelah 24 tahun berkarir, Jokowi juga punya pesan khusus untuk Butet.

Langkah Liliyana Natsir di Istana Merdeka, Selasa pagi (29/01) punya tujuan tertentu. Ia tak sekadar ingin menyampaikan secara langsung niatnya untuk menggantung raket kepada Presiden Joko Widodo.  

Pemenang medali emas pada Olimpiade 2016 itu mengaku ingin mencurahkan perasaan kepada Jokowi, seperti yang ia akui lewat akun instagramnya.  "Hari ini saya mendapatkan kehormatan untuk bertemu dengan Presiden Jokowi, memanfaatkan sedikit kesempatan untuk CUrCOL 😃 semoga dikabulkan oleh Beliau..." tulisnya. Curcol adalah singkatan dari 'curahan hati colongan'.


Apakah yang menjadi permintaan pebulutangkis yang sudah berkarir selama 24 tahun itu? Saat konferensi pers di istana, Butet menjelaskan ia ingin secara langsung menyampaikan kesiapannya apabila dibutuhkan untuk memacu prestasi para atlet-atlet muda Indonesia lainnya.      
 
"Iya, berpamitan dan mohon arahan dari Pak Jokowi. Setelah ini mungkin jika saya dibutuhkan untuk membantu memotivasi adik-adik saya siap untuk ke sana," ucap perempuan yang akrab disapa Butet itu.    

Butet pensiun dan berstatus PNS istimewa 
Tugas konkrit seperti apa yang ditawarkan istana tak terungkap saat jumpa pers, namun Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi menyampaikan bahwa Liliyana sudah melewati uji kompetensi dan akan diangkat sebagai PNS dengan posisi istimewa. "Itu (posisi) yang kami siapkan, yang pasti Butet istimewa lah," ungkapnya seperti dikutip dari Kompas.com   

Pulang dari Istana negara, mengantar "living legend" bulutangkis kita Liliyana Natsir untuk pamitan dengan Bapak Presiden @jokowi

Semoga sukses di karier selanjutnya ya Ci. Jangan lupa pesan Presiden tadi untuk terus memotivasi anak-anak muda untuk terus mengukir prestasi.     Twitter Ads info and privacy Posisi istimewa yang dimaksud adalah pegawai negeri sipil di bidang tenaga fungsional kepelatihan dan altet di bawah Kementerian Pemuda dan Olahraga. 

Presiden juga mengisyaratkan peran Butet untuk memotivasi atlet muda dan menginspirasi mereka lewat prestasinya selama 24 tahun berkiprah di cabang olahraga bulu tangkis.      

"Ini sebentar lagi Butet kan menjadi ASN (Aparatur Sipil Negara), tapi tetap yang saya titipkan agar bisa memotivasi ke seluruh klub-klub yang ada di daerah-daerah. Semua diberi motivasi apa yang harus dikerjakan dalam meraih sebuah prestasi seperti yang sudah didapat oleh Liliyana," kata Presiden.       

Liliyana Natsir mengakhiri karir bulu tangkisnya hari Minggu lalu, setelah mengharumkan nama bangsa melalui 52 gelar internasional dari Kejuaraan Dunia, All England, sampai Olimpiade. Saya berharap Liliyana tetap memberi motivasi kepada para atlet junior.

Namun sebenarnya tidak hanya Butet yang pensiun, pebulutangkis ganda campuran, Debby Susanto juga mengakhiri karirnya seminggu sebelum Liliyana. Selama 17 tahun karirnya, Debby mengoleksi dua gelar juara yakni All England 2016 dan Korea Terbuka 2017.      

Kini tantangan besar bagi bulu tangkis Indonesia menanti di Olimpiade 2020. Sepeninggalan dua atlet putri ini, akankah Indonesia dapat mempertahankan prestasinya? 

Butet punya satu pesan.  "Semoga prestasi-prestasi saya bisa memotivasi adik-adik untuk lebih berprestasi untuk membawa nama bangsa dan negara Indonesia di kancah internasional. Yang paling penting adalah di Olimpiade 2020, semoga tradisi medali emas tetap diteruskan," ujarnya di Istana Merdeka. ***       

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Mekanisasi Pertanian di Tanah Batakoleh : Leonardo Tolstoy Simanjuntak
14-Jun-2019, 06:38 WIB


 
  Mekanisasi Pertanian di Tanah Batak Petani di Tanah Batak sekarang merasa lega. Semakin sulitnya mendapatkan tenaga kerja untuk mengelola pertanian padi, membuat mereka kewalahan. Untunglah mekanisasi pertanian itu beberapa tahun terakhir sudah hadir. Untuk panen raya, petani di kawasan Silindung Tapanuli Utara umumnya sudah menggunakan
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 
DI ATAS LANGIT ADA LANGIT 23 Aug 2019 14:03 WIB


 

 

 
Investasi Dengan Uang Receh 20 Aug 2019 12:01 WIB


 

 

 

 

 

 

 
Apakah (Cukup) Anda Senang? 16 Aug 2019 11:04 WIB


 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia