KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalWUPID INDONESIA 2017: Pemilihan Dua Tim Debat Bahasa Inggris untuk Mewakili Indonesia di WUPID Global oleh : Redaksi-kabarindonesia
18-Okt-2017, 01:37 WIB


 
 
KabarIndonesia - Jakarta, 18 Oktober 2017 – Ruang kuliah 7-6 dan 7-7 Sampoerna University Jakarta seketika berubah hening dan suasana menegang sebab Muqriz Mustafa Kamal selaku Chair Adjudicator Final round akan mengumumkan
selengkapnya....


 


 
BERITA OLAH RAGA LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Sabar dan Syukur 12 Okt 2017 01:07 WIB

Di Padepokan Om Jin 12 Okt 2017 01:06 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 
"Tangisan" Ridho Irama 12 Okt 2017 10:00 WIB


 

 

Harapan Baru Bagi Suporter Tanah Air

 
OLAH RAGA

Harapan Baru Bagi Suporter Tanah Air
Oleh : Tiyo Bayu Nugroho | 04-Aug-2017, 02:22:39 WIB

KabarIndonesia - Sepakbola merupakan permainan yang sangat digandrungi hampir semua orang di dunia bahkan di Indonesia. Walaupun birokrasi sepak bola kita pun masih tertinggal dari negara-negara lain. Hal itu terlihat dari minimnya prestasi, penanganan masalah antarsuporter yang amburadul, dan masih banyak lagi namun olah raga yang satu ini sudah mendapat tempat di hati kita.

Beberapa waktu lalu kabar duka kembali menyelimuti persepakbolaan tanah air. Seorang Bobotoh (pendukung Persib) bernama Ricko Andrean menjadi korban salah sasaran yang dilakukan oknum suporter (yang disinyalir sesama Bobotoh) karena melindungi suporter The Jakmania (pendukung Persija) Boboy Ilham Hafifi yang menonton langsung laga Persib kontra Persija di Bandung (22/7).

Beruntung Boboy masih diberikan kesempatan untuk melanjutkan hidup atas insiden yang menimpanya itu. Sedangkan Ricko yang sempat beberapa hari dirawat di Rumah Sakit Santo Yusup, Bandung akhirnya pamit undur diri dari hadapan kita semua (27/7).

Hal tersebut menyisakan tangis yang mendalam bagi keluarga dan kerabat-kerabat korban. Berbagai ucapan bela sungkawa dari segala pihak yang berkecimpung didunia sepak bola dalam negeri pun terus mengalir mengiringi kepergian Ricko.

Seperti yang diketahui bahwa Bobotoh (atau Viking) dan The Jakmania memiliki banyak pendukung yang loyal dan tersebar di beberapa kota di Indonesia. Kedua kelompok ini memang tidak pernah akur bahkan gampang sekali terlibat gesekan yang berujung adu jotos jika kedua kesebelasan saling berhadapan.

Pertikaian bisa terjadi di mana pun dan sasarannya bisa saja menyasar ke bukan suporter yang tak mengerti apa-apa. Tidak hanya itu saling sindir, maki, atau hujat pun juga merembet ke ranah media sosial yang dimiliki baik Persib atau Persija maupun media klub lainnya.

Peristiwa mengenaskan tersebut menjadi sebuah sinyal yang sudah sangat darurat untuk menghentikan semua tindak kekerasan antarsuporter. Pamitnya Ricko membuat semua elemen yang terlibat dalam sepak bola sadar dan mengambil tindakan untuk segera menyudahi pertikaian yang tak kunjung henti antara Bobotoh dengan The Jakmania.

Sebelumnya usaha perdamaian antara Bobotoh dan The Jakmania sempat beberapa kali dilakukan kedua belah pihak namun entah mengapa upaya tersebut tidak berjalan sesuai harapan.

Berdasarkan catatan litbang Save Our Soccer (SOS), Ricko menjadi korban ke-56 ditambah lagi tiga orang Bonek (suporter Persebaya) yang belum lama ini menjadi korban kecelakaan. Dari total 59 suporter yang menjadi korban, tidak semua terjadi karena pertikaian langsung melainkan ada juga yang mengalami kecelakaan atau hal lainnya.

Angka tersebut yang berhasil dibukukan, mungkin masih ada korban lainnya yang tidak terekspos sehingga luput dari pencatatan kita.

Aksi heroik pun datang dari perbatasan DKI Jakarta dengan Jawa Barat, yakni tepatnya di depan Stadion Patriot Candrabhaga Bekasi (28/7). Aksi damai dikumandangkan lewat perwakilan Bobotoh dan The Jakmania yang berada di sekitaran Bekasi dengan menyalakan 1000 lilin untuk mengenang Ricko Andrean.

Aksi tersebut perlu dapat apresiasi lantaran merupakan sikap pendewasaan diri antara Bobotoh dan The Jakmania yang bisa membaur menjadi satu untuk saling melupakan dan bermaafan atas insiden yang sudah berlalu, sehingga dapat menyongsong era baru yang sedang dikampanyekan.

Tentunya upaya perdamaian antarsuporter bisa berjalan sukses tergantung usaha dari suporter itu sendiri didukung pihak-pihak terkait seperti PSSI, klub, kepolisian, dan pemerintah. Pentingnya edukasi juga perlu ditanamkan ke para suporter bahwa menjaga ketertiban dari sebelum hingga sesudah pertandingan.

Untuk urusan adu kebolehan para suporter bisa menyajikan berbagai kreatifitas yang positif mulai dari menampilkan koreografi yang memukau, menyanyikan yel-yel yang memberi semangat, berpakaian nyentrik agar terlihat beda, dan masih banyak lagi.

Bayangkan jika orang yang kalian sayang pamit untuk pergi menonton sebuah pertandingan sepak bola dalam keadaan sehat, lalu ketika pulang hanya ada raga yang tak berjiwa akibat mendapat tindakan yang tak berlandaskan kemanusiaan.

Sudah cukup tindak kekerasan yang tak beralasan antarsuporter terjadi. Saatnya membuka lembaran baru di mana kedua suporter bisa duduk bersama di stadion untuk mendukung tim kesayangan masing-masing berlaga tanpa ada kericuhan. Biarlah Ricko yang menjadi yang terakhir menjadi korban sekaligus menjadi pahlawan atas perdamaian Bobotoh dengan The Jakmania. (*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Pesona Tahun Ketiga Hong Kong Cyclothon 2017oleh : Rohmah Sugiarti
12-Okt-2017, 06:52 WIB


 
  Pesona Tahun Ketiga Hong Kong Cyclothon 2017 Hong Kong Cyclothon kembali di tahun ketiga, tepatnya pada hari Minggu, 8 Oktober kemarin. Diikuti sekitar 5.000 pesepeda dari seluruh pelosok dunia. Tujuh belas tim balap profesional akan berlaga di UCI Asia Tour Class 1.1 Road Race pertama di Hong
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Danau Toba Bukan Danau Tuba 14 Okt 2017 05:14 WIB


 

 

 

 

 
Pimpinan Redaksi HOKI 2017 09 Okt 2017 20:02 WIB


 

 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia