KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalKemnaker Beri Contoh Ruangan Laktasi dan Daycare Ideal Bagi Perusahaan BUMN dan Swasta oleh : Rohmah Sugiarti
21-Aug-2017, 04:31 WIB


 
 
KabarIndonesia – Tepat sehari setelah hari ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia ke-72 (18/8), Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri, meresmikan Taman Penitipan Anak dan Ruang Laktasi yang dibangun di lantai M Gedung B, Gedung Kementerian Ketenagakerjaan di Jalan Gatot Subroto, Jakarta.
selengkapnya....


 


 
BERITA OLAH RAGA LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
 

 
Cindai 19 Aug 2017 19:43 WIB

Lirih Rindu 19 Aug 2017 19:41 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 

Gowes Touring Pesona Nusantara 2017: Taklukan Tanjakan Bener Meriah Menapak Tilas Situs Sejarah

 
OLAH RAGA

Gowes Touring Pesona Nusantara 2017: Taklukan Tanjakan Bener Meriah Menapak Tilas Situs Sejarah
Oleh : Rohmah Sugiarti | 17-Mei-2017, 18:14:12 WIB

KabarIndonesia - Bireun (16/5), Hari keempat, Tim Gowes Touring Pesona Nusantara (GTPN) menyusuri rute yang dinilai paling berat di antara semua rute yang harus dijelajahi selama Etape 1 sekarang.

Rute perjalanan dari Bireuen sampai Takengon yang ditempuh di hari keempat mirip dengan Route Audax Bromo 100 km, dimana tim harus Gowes ke daerah pegunungan setinggi 1500 mdpl yang lebih tinggi dari rute Puncak Pada yang ketinggiannya mencapai 1100 m dpl.

Perjalanan Tim Gowes Touring ke Takengon sangat luar biasa, Setelah diawali 10 km jalan  datar, maka selepas Jembatan di kecamatan Juli TIm mulai disuguhi  tanjakan, dan Rolling (turun naik)  sampai km 20. Setelah istirahat sejenak sambil menikmati Kelapa Muda dan Nenas segar produksi setempat, perjalanan Tim GTPN kembali dihajar tanjakan tak berkesudahan.  

Meski secara fisik rute hari keempat ini merupakan rute yang menantang dan melelahkan fisik tapi dari sisi batin dan pengetahuan sangat bermakna. Pasalnya rute yang dilewati selain memaparkan pemandangan pegunungan daerah Aceh yang indah juga mengajak tim Gowes Touring menapak tilas sejarah bangsa yang sangat berharga untuk disosialisasikan kepada khalayak yang menyimak perjalanan tim GTPN ini.

Radio Perjuangan

Di km 27 dari Bireun, Tim melewati tebing cadas yang dinamakan Cot Panglima. Tempat indk ini punya dinilai sejarah bagi tegaknya kedaulatan Republik Indonesia di masa lalu.  

Di zaman perjuangan dulu, di sinilah, Panglima Divisi X, Kolonel Hussein Yusuf menyempatkan diri beristirahat, kala mengangkut peralatan Radio Rimba Raya ke wilayah Aceh Tengah, kini Bener Meriah pada 1948.  

“Dulu disini disiarkan Radio Perjuangan yang menandakan Indonesia belum dikuasai Belanda sepenuhnya. Menjadi tonggak perjuangan diplomasi yang sangat berarti bagi negeri ini,” jelas Ketua Tim Gowes Budi Yakin berbagai pengetahuan sejarah yang diketahuinya.  

Bahkan tak hanya sejarah masa perjuangan Indonesia, di Kabupaten Bener Meriah ini juga menyajikan sejarah modern dan aktual. Misalnya fakta sejarah tentang Presiden RI Jokowi yang ternyata sempat meniti awal karir di daerah Aceh.  

Di masa mudanya dulu, Presiden Jokowi sempat tinggal di Bener Meriah kurang lebih 3 tahun lamanya untuk bekerja di PT Kertas Kraft Aceh, sekitar tahun 1986-1988. Meski rumah yang dulu pernah ditinggali beliau telah digusur demi pengembangan Bandara Rembele, namun Jokowi sempat memiliki Bapak Angkat bernama H. Nurdin yang masih hidup dan tinggal di Bener Meriah hingga sekarang.

Daerah yang dulunya sempat disebut dengan Aceh Tengah ini tak sekedar menyajikan pengetahuan situs sejarah kepada tim Gowes Touring, dipimpin langsung oleh Bapak Bupati, segenap jajaran Pemda Bener Meriah memberikan sambutan yang luar biasa di perbatasan Takengon – Bener Meriah dan memberikan pengawalan yang benar-benar sesuai dengan SOP yang ditentukan.

Pemandangan Mempesona

Selepas batas Kab. Bireun, Tim GTPN ditemui langsung oleh Bupati Bener Meriah Drs Rusli M Shaleh, di Desa Tiga Lima. Beliau memberikan sambutan hangat penuh kebanggaan pada Tim GTPN sebagai duta-duta “Ayo Olahraga” dan menghidangkan Kopi Gayo, Kopi Khas Aceh yang terkenal lezat di seluruh Nusantara bahkan dunia.  

Selepas seremoni sambutan Bupati Bener Meriah, Tim GTPN melanjutkan perjalanan melewati kawasan pemandian alam Arul Lulus. Di sini Tim kembali melepas penat, makan siang dan menikmati pemandian sungai Arul Kulus.  

Selebihnya, tanjakan demi tanjakan, sengatan panas dan guyuran hujan menguras tenaga, menguji semangat dan stamina Tim GTPN. Namun semuanya dihadapi dengan penuh keriangan  dan kegembiraan.

Beberapa turunan bahkan seakan menjadi ajang balap bagi para Tim GTPN sebagai hiburan/refreshing tersendiri sebelum kembali tertib masuk dalam barisan.  

Ketua Tim, Budi Yakin --yang sejak awal  Start km 0 Sabang, terus menyertai tim dengan bersepeda, terus menyemangati para Athlet. Di dalam tim ia dikenal sebagai Raja Turunan dalam perjalanan Touring ini,  

"Beliau kalau diturunan tidak bisa dilawan. Sepeda Touring Pak Budi Yakin yang berat dan mantap menambah akselarasi di turunan, Beliau bisa menyemangati kami memimpin Peleton di turunan. Beliau juga sangat berani dan tangkas di turunan, sehingga semangat beliau menjadi inspirasi buat para Athlet. Nah kalau di tanjakan,  Peleton kembali dipimpin oleh para Athlet Muda yang dipandu Road Captain berpengalaman, Martha Mufreni",  demikian ujar Bony Sukardi VdH, --Athlet Senior yang pernah mendapat Medali SeaGames, yang dalam Tim GTPN sekarang berperan menjadi Coach.  

Selepas batas Kab Bener Meriah, Tim GTPN disambut oleh Kadispora Kab. Aceh Tengah, Drs. Syukurdin. Dus, kembali sambutan khas Aceh dihidangkan, Kopi Gayo terbaik dihidangkan.

Dari titik perbatasan ini, Tim mendapat berita gembira. Pasalnya tinggal 2 km lagi menuju gigir kawasan Lembah Danau Laut Tawar, yang disebut Puncak, dimana dapat disaksikan keindahan panorama Danau Laut Tawar yang menjadi salah satu landmark pariwisata di Provinsi Aceh.  

Sesampai di Puncak, Tim GTPN kemudian mengambil kesempatan beristirahat kembali sekaligus menikmati keindahan panorama alam Danau Laut Tawar dan pemandangan Kota Takengon sejauh mata memandang.  

Puas berfoto, Tim GTPN kembali dikawal menuju Hotel melewati Route turunan panjang sepanjang 9 km masuk kota Takengon yang merupakan ibukota Kabupaten Aceh Tengah.  

Di Route ini Tim GTPN melesat cepat bak anak panah, namun tetap dalam formasi 2-2 karena jalan sangat mulus dan lebar. Di Hotel Renggani yang terletak dipinggir danau Laut Tawar, kembali Tim GTPN disambut Kadispora Kab. Aceh Tenggara, dan disuguhi pemandangan luar biasa indah.

Tim dokter RSUD Aceh Tenggara ikut membantu memberikan pelayanan pemerikasaan medis pada seluruh Athlet untuk memastikan kesehatan dan kebugaran, untuk siap menghadapi tantangan Route berikutnya. (*) 

Foto: GTPN2017|Dimas

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
  Astra Pertahankan Tradisi Upacara di HUT ke-72 Kemerdekaan RI 2017 Upacara pengibaran bendera menjadi tradisi seluruh direksi dan karyawan anak perusahaan dan kantor cabang Astra di seluruh Indonesia. Ini merupakan wujud kecintaan Astra terhadap bangsa dan negara. Nampak Presiden Direktur PT Astra International Tbk Prijono Sugiarto bertindak sebagai pembina upacara
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 
Beda Hemat dan Pelit 15 Aug 2017 02:01 WIB

 

 

 

 

 

 

 
Uang Bukanlah Sumber Kebahagiaan 26 Jul 2017 16:09 WIB


 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia