KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalPresiden Jokowi: Awasi Penyaluran Bansos, Libatkan KPK, BPKP Dan Kejaksaan oleh : Danny Melani Butarbutar
19-Mei-2020, 13:27 WIB


 
  KabarIndonesia Mengutip infoKABINET.id, dikabarkan bahwa terkait penyaluran bansos terkait pandemi covid-19 yang ditengarai salah sasaran dan diduga disalahgunakan, Presiden Jokowi secara tegas meminta untuk diawasi.

“Untuk sistem pencegahan, minta saja didampingi dari KPK, BPKP, atau dari Kejaksaan. Kita
selengkapnya....


 


 
BERITA OLAH RAGA LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 
Melawan Hoax Virus Corona 21 Mei 2020 15:19 WIB


 
Aroma Kematian 09 Mei 2020 13:56 WIB

Selamat Malam Kehidupan 25 Apr 2020 14:27 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 
OLAH RAGA

Indonesia, Sepakbola dan Papua
Oleh : Arief Akhir Wijaya | 17-Feb-2007, 00:10:13 WIB

Melihat skema permainan Timnas U-23 Indonesia yang diproyeksikan ke Olympiade Beijing 2008, tampaknya kurang menjanjikan. Hal ini sebenarnya sudah sering diakui oleh pelatih kepala Timnas U-23 Ivan Kolev dalam uraiannya ketika ditanyai wartawan. Hadirnya pemain-pemain yang baru bergabung seperti Atep dan Emmanuel Wanggai,  memang sedikit membuat kemajuan pada segi permainan Timnas. Ini dilihat dari kontribusi 2 pemain tersebut saat Indonesia melawan Maladewa di Gelora Bung Karno 7 Februari 2007 yang silam. Bahkan gol tunggal Jajang Mulyana yang kemudian membuat Indonesia unggul adalah berawal dari umpan Emmanuel Wanggai.

Timnas Indonesia kali ini memang beruntung dapat lolos ke kualifikasi Olympiade Beijing setelah bermain imbang tanpa gol saat melawan Maladewa di Male 14 Februari 2007 yang lalu. Karena Timnas U-23 Indonesia unggul agregat 1-0. Namun yang menjadi pertanyaan adalah: mampukah Indonesia menghadapi tim-tim kuat seperti Oman atau Vietnam yang berada dalam satu group apabila teknik permainan dan komposisi pemain tidak diubah? Jawabannya tidak meyakinkan Timnas Indonesia untuk lolos ke babak berikutnya. Pecinta bola tanah air mungkin sudah tahu kekurangan Timnas U-23 kita, yaitu krisis pemain depan atau striker yang haus gol.

Tidak mudah memang mendapatkan penyerang muda yang berpengalaman serta mempunyai insting gol yang kuat. Dari sini kita sudah dapat melihat hasil berguru di Belanda ternyata jauh dari harapan. Sungguh amat merugi  bagi bangsa Indonesia, dengan jumlah penduduk 200 juta lebih  namun tidak dapat membentuk tim sepakbola super yang cuma beranggotakan 11 orang.

Minimnya produktifitas gol dalam Timnas Indonesia harus segera diperbaiki dengan jalan mencari pemain-pemain baru di sektor depan. Salah satu nama yang patut diperhitungkan untuk mengisi kekurangan tersebut adalah Boas Salossa. Pemain muda ini kita tahu mempunyai pengalaman di Timnas Senior. Ketika itu pada kejuaraan Piala Tiger 2004 bersama Ilham Jayakusuma  dan kawan-kawan, Timnas Senior membabibuta dengan  mengalahkan tim-tim lawan. Walaupun akhirnya Indonesia hanya menjadi runner-up saat kalah agregat 5-2 dari Singapura.

Tidak bisa kita ingkari bahwa kekuatan sepakbola para pemain asal tanah Papua memang diatas rata-rata. Meskipun sering terdengar isu negatif tentang ketidakdisiplinan mereka saat di luar lapangan. Rahmad Darmawan adalah salah satu figur pelatih yang sukses meramu permainan anak-anak Papua ketika membawa Persipura Jayapura menjuarai Liga Indonesia 2005. Ini membuktikan kualitas permainan pemain asal Papua apabila ter-manajemen dengan baik mampu menghasilkan permainan yang cukup bagus.

Cukup banyak klub-klub peserta Liga Indonesia 2007 yang baru saja bergulir,  mengontrak pemain asal Papua sebagai andalan dalam permainan tim mereka. Seperti Sriwijaya FC, Arema dan lainnya. Semoga pembinaan persepakbolaan di tanah air dapat merata hingga ke seluruh pelosok Wilayah Nusantara dengan membangun sarana olahraga yang memadai. Sehingga kita akan mudah mencari pemain-pemain terbaik yang akan masuk Timnas, baik itu junior maupun senior. Hal ini tentu saja dapat terlaksana apabila dalam seleksi pemain ataupun penunjukan seorang pelatih melalui prosedur yang benar, bersih dan transparan. Bravo Sepakbola Indonesia!

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Saus Sate Indonesia Buatan Thailandoleh : Fida Abbott
22-Mar-2020, 03:07 WIB


 
  Saus Sate Indonesia Buatan Thailand Saus sate Indonesia ini saya temukan di toko kelontong daerah Chester, negara bagian Pennsylvania, AS. Harganya turun drastis dari $6.99 menjadi $0.99. Jumlahnya banyak sekali yang disetok di rak. Senang melihat salah satu saus terkenal Indonesia dijual di AS. Sayangnya,
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
DIE HARD - SUSAH MATEK 23 Mei 2020 10:41 WIB

 

 

 

 

 
MANG UCUP ITU CHINA BANANA 28 Jan 2020 00:52 WIB

 

 

 

 

 

 
SATU DETIK SETELAH KEMATIAN 26 Mei 2020 08:28 WIB

BACA ALKITAB ITU MENYEHATKAN 23 Mei 2020 12:40 WIB

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia