KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
DaerahUsulan Pembentukan Wartawan Unit DPRD Tidak Dijawab Pemkab Serdang Bedagai oleh : Agus Suriadi
21-Nov-2017, 20:36 WIB


 
 
Kabar Indonesia - Serdang Bedagai, Sidang paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sergai terkait pembahasan R-APBD Sergai TA 2018, Kamis (16/11)  di gedung DPRD Sergai, Dusun II Desa Firdaus, Sei Rampah.Sambil menyampaikan pandangan umum Fraksi, tiga fraksi antara lain
selengkapnya....


 


 
BERITA ROHANI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Dunia Imitasi 23 Nov 2017 15:40 WIB

Kontemplasi (تفكر) 23 Nov 2017 09:41 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 

Warna Muda Indonesia dalam Perkembangan Teknologi Komunikasi

 
ROHANI

Warna Muda Indonesia dalam Perkembangan Teknologi Komunikasi
Oleh : Argopandoyo Tri Hanggono | 27-Okt-2017, 04:02:58 WIB

KabarIndonesia - Memperingati Hari Sumpah Pemuda, Persatuan Wartawan Nasrani Indonesia (Pewarna ID) bersama Yayasan Komunikasi (Yakom) Indonesia, menggelar diskusi panel bertajuk “Warna Muda Indonesia”.

Diskusi tersebut menghadirkan 3 orang muda sebagai narasumber yang berpengalaman di bidangnya masing-masing yakni: Ketua Gerakan Mencegah Daripada Mengobati (GMDM), Jeffri Tambayong, Pengusaha Muda Soeleman Mattipanna dan politisi muda, anggota DPRD DKI Jakarta dari PDI-P Sereida Tambunan. Diskusi itu mengahdirkan 2 orang penanggap yakni dari Pengurus Pusat (PP) Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) dan Gerakan Angkatan Muda Indonesia (GAMKI).

Sekretaris Umum DPP GAMKI, Dikson Siringoringo dalam tanggapannya terhadap paparan ketiga narasumber mengatakan bahwa percepatan teknologi informasi, salah satunya penggunaan media sosial (Medsos) dapat menjadi peluang positif bagi usaha merintis usaha bisnis generasi muda yang akrab dengan teknologi informasi, namun juga bisa menjadi bahaya yang merusak.

“Di perkampungan, pecandu narkoba banyak juga yang mengenal dan lalu ingin mencoba narkoba dari medsos. Saat ini bahkan memesan narkoba sudah menggunakan teknologi informasi misal facebook, WA dan lain-lain. Siapa yang tidak kenal Jack Ma, seorang terkaya di dunia dari bisnis penjualan online Alibaba. Banyak bisnis dilakukan lewat teknologi informasi,” bebernya.

Bertindak sebagai pembicara pertama, Jeffri Tambayong mengatakan bahwa Indonesia saat ini sedang dalam kondisi gawat darurat bahaya narkoba. Dijelaskan dia, ada 6 juta orang pecandu narkoba di Indonesia yang 80 persennya adalah generasi muda, mulai dari anaka usia sekolah dini hingga profesional.

“Indonesia saat ini nomor satu di dunia, menggeser Mexico sebagai negara pusat peredaran narkoba terbesar. Di GMDM saat ada 4.200 pecandu narkoba yang sedang kami rehabilitasi pemulihan,” kata Jeffri di halaman kantor Yakom, Matraman, Jakarta, Kamis (26/10/2017) petang.

Dijelaskan Jeffri, dampak dari pemakaian narkoba juga adalah seks bebas. Saat ini 80 persen siswi SLTP/SLTA sudah tidak perawan. Narkoba saat ini, kata dia, mengalami peningkatan jenis dan efek rusaknya. “Para supir bus luar kota, penjaga malam dan profesional yang membutuhkan stamina agar tidak mengantuk adalah kelompok yang menjadi pemakai narkoba. Ada pecandu narkoba yang tahan tidak tidur selama seminggu” jelasnya.

Di sela paparannya, Jefri memberikan kesempatan kepada anggota timnya di GMDM untuk bersaksi tentang pengalaman mereka saat menjadi pecandu dan pengedar narkoba, yang saat ini dapat sembuh total dan tengah menitik karir. 
“Ini Sintong Sihombing adalah bekas bandar besar narkoba lintas Sumatera Utara. Dia sudah sembuh dan bertobat dan sekarang ini tengah menyususn skripsi sebagai seorang Sarjana Hukum,” ungkapnya.

Sementara itu, Soeleman Mattipanna mengajak generasi muda untuk tidak berpikiran menjadi pekerja kantoran usai lulus kuliah tetapi berkreatifitas dan inovatif mencari peluang membuka usaha. “Jadilah pemberi kerja. Untuk memulai bisnis jangan kebanyakan mikir tetapi banyak action. Saat ini, ada sekitar 700 ribu dari1 juta lulusan sarjana baru yang menganggur,” ujarnya.

Sedangkan narasumber ketiga, Sereida Tambunan menganjurkan agar generasi muda bijaksana dalam berinteraksi sosial di lingkungannya. “Lakukan pendekatan budaya lokal dimana anda tinggal agar kita bisa diterima oleh mereka. Dengan demikian, segala urusan dan kepentingan kita tidak mengalami hambatan,” kata wanita mantan aktivis pergerakan ini.

Hadir dalam diskusi panel tersebut para mahasiswa dari berbagai kampus dan aktivis pergerakan sosial kemasyarakatan. Diskusi tersebut berjalan mengalir santai yang diselingi dengan nyanyian penghibur dan penyemangat dari Vocal Grup STT IKAT, GMDM, artis rohani Pangeran Muda Siagian dan tim Pewarna ID.(*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
  Mendes PDTT Ajak Astra Lanjutkan Membangun Indonesia dari Wilayah Terluar Mendes PDTT Republik Indonesia Eko Putro Sandjojo melakukan pemeriksaan darah di booth pengobatan gratis yang disediakan dalam acara Festival Kesehatan Inspirasi 60 Tahun Astra di Hotel Rinra Makassar hari ini (18/11). Acara Festival Kesehatan ini mendapatkan respon positif dari masyarakat
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia