KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
Berita RedaksiInternational Press Card HOKI Bukan Sekedar Kartu Pers oleh : Kabarindonesia
30-Nov-2020, 14:05 WIB


 
  KabarIndonesia - Berikut beberapa alasan mengapa International Press Card HOKI bukan sekedar Press Card biasa:

- Jumlah penulis Harian Online Kabar Indonesia (HOKI) terus bertambah, hingga sudah mencapai lebih dari 15.000 orang banyaknya; 
- HOKI telah mendapat penghargaan MURI sebagai media yang
selengkapnya....


 


 
BERITA ROHANI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
M E R D E K A !!! 17 Aug 2020 06:01 WIB

Terbunuh Cinta Sendiri 05 Jul 2020 14:46 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 
TOUR KE BELANDA GRATIS JIKA.... 04 Des 2020 15:05 WIB

 

Warga Kristen di Tanah Batak Menunggu Sinyal Ibadah Kembali di Gereja

 
ROHANI

Warga Kristen di Tanah Batak Menunggu Sinyal Ibadah Kembali di Gereja
Oleh : Leonardo Tolstoy Simanjuntak | 01-Jun-2020, 15:02:07 WIB

KabarIndonesia - Tapanuli Utara, Lebih dua bulan aktivitas beribadah di dalam gereja terkendala akibat pandemi Covid-19 yang mengguncang dunia termasuk Indonesia. Itu memang sesuai anjuran atau peraturan dari pemerintah dalam protokol kesehatan. Hal itu tidak hanya berlaku bagi penganut agama Kristen tetapi juga agama lainnya yang ada di negeri ini.

Aturan eksplisit keprotokolan itu telah berlangsung lebih dua bulan termasuk di kawasan Tanah Batak yang mayoritas penganut agama Kristen. Untuk pertama kali dalam sejarah keagamaan, gereja mau pun masdjid yang ada di kawasan ini telah ditinggalkan penganutnya, meski pun untuk sementara menunggu situasi normal kembali. Jemaat Kristen misalnya harus melaksanakan ibadah minggu di rumah masing-masing atau di tempat tertentu berskala terbatas. Acara peribadatan memang tetap ada dan dibagikan kepada warga gereja sebagai panduan ibadah di rumah.

Reporter KabarIndonesia di Tapanuli Utara Leonardo Ts Simanjuntak mencatat, sejauh ini aktivitas warga beribadah secara umum tetap ada walau tidak lagi di gereja. Di sejumlah gereja memang ada juga kegiatan ibadah hanya dihadiri parhalado atau penatua gereja dalam jumlah terbatas mengikuti protokol kesehatan. Tetapi tanda-tanda kegelisahan mulai terpancar, diwarnai pertanyaan para jemaat/warga " sampai kapan keadaan seperti ini berlangsung". Setiap ibadah minggu, muatan doa selalu fokus pada belas kasihan Tuhan, kiranya wabah menakutkan ini segera berlalu.

" Saya rasa ini pertama kalinya seumur hidup saya gereja telah ditinggalkan orang akibat wabah yang membuat kehidupan tak menentu," ujar Oppu Arenjoy boru Hutabarat seorang ibu warga HKBP Hutabarat Tarutung. Warga lain yang lebih tua menyebut, saat perang dunia atau masa penjajahan dulu gereja tetap berfungsi seperti biasa. Karena pada hari minggu perang biasanya dihentikan dengan gencatan senjata. Dan warga dibolehkan beribadah di gereja. " Inilah pengalaman paling pahit di mana gereja harus ditinggalkan pada hari minggu," ujar Simanjuntak menimpali.

Namun keluhan itu bukan berarti menyalahkan siapa pun. Warga menyadari hal itu harus dituruti semata-mata demi kepentingan bersama. Meskipun di wilayah Tanah Batak efek yang ditimbulkan wabah corona belum signifikan seperti di daerah lainnya, namun bukan berarti kewaspadaan diabaikan. Perkembangan terkini yang menyebut adanya rencana pemerintah untuk menerapkan tatanan kehidupan normal baru ( new normal ) ditanggapi sebagian warga di Tapanuli Utara dengan sukacita dan harapan baru. Hal itu diapresiasi sebagai sinyal atau aba-aba bahwa aktivitas kehidupan yang sekian bulan stagnan, bakal normal kembali. "Kita juga sebagai rakyat kecil hanya bisa menunggu aba-aba dari pemerintah, kemungkinan beribadah minggu di gereja kembali seperti sediakala," kata Ompu Marturena Hutabarat saat berbincang dengan KabarIndonesia.

Informasi terbaru dari media online mengabarkan, bahwa mulai hari Minggu ( 31/5), gereja HKBP Pearaja Tarutung akan dibuka kembali untuk ibadah minggu. Namun itu disebut masih sebatas uji coba dan belum berlaku untuk gereja lainnya di Tapanuli Utara. Pemberlakuan ibadah di gereja kantor pusat HKBP itu pun dengan tetap melaksanakan panduan keprotokolan yang ditetapkan Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19.(*)

Foto : Gereja HKBP Hutabarat Parbaju Julu sebelum pandemi corona. Gereja ini juga sudah lebih dua bulan tak digunakan lagi untuk ibadah minggu. ( Foto: dok/ Leonardo)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 



Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
 

 
Hacker ClanX12 15 Jan 2021 06:38 WIB

 

 
Kenaikan Cukai Rokok Ditunda 04 Nov 2020 00:50 WIB

 

 

 

 

 

 
 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia