KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
Lingkungan HidupHARI LINGKUNGAN HIDUP SEDUNIA 5 JUNI 2019: Bersama Kita Lawan Polusi Udara oleh : Danny Melani Butarbutar
06-Jun-2019, 03:45 WIB


 
 
KabarIndonesia - Hari Lingkungan Hidup Sedunia atau World Environment Day diperingati setiap tahunnya pada tanggal 5 Juni. Pada tahun ini mengambil tema melawan polusi udara #BeatAirPollution. Peringatan ini bertujuan untuk membangkitkan kesadaran global untuk melakukan aksi positif bagi perlindungan pada
selengkapnya....


 


 
BERITA ROHANI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 
Kejagung Tunggu SPDP Kasus Makar 24 Mei 2019 17:39 WIB

 
Puisi-Puisi Silivester Kiik 17 Jun 2019 15:16 WIB

Sayap Muratara 17 Jun 2019 15:14 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 
ROHANI

Wakil Bupati Samosir: Menghadapi Radikalisme Tidak Lagi dengan Angkat Senjata
Oleh : Danny Melani Butarbutar | 28-Mei-2018, 14:25:23 WIB

KabarIndonesia - Menghadapi aksi-aksi radikalisme ataupun teroris dengan cara bom bunuh diri yang terjadi akhir-akhir ini, kita tidak perlu berperang dengan senjata, tidak perlu menggunakan pedang akan tetapi berdoalah dengan tekun agar Tuhan merubah hati para kaum radikal untuk saling mengasihi dan sadar bahwa tindakan yang mereka lakukan merupakan tindakan yang salah. 
Demikian dikatakan Wakil Bupati Samosir Ir. Juang Sinaga pada acara Perayaan Hari Pantekosta GPdI se-Wilayah Samosir di open stage Tugu Sinaga, desa Palipi, Minggu (21/05). Himbauan ini disampaikannya kepada seluruh masyarakat Samosir khususnya jemaat Pantekosta se-wilayah Samosir yang hadir pada acara tersebut.

Melalui perayaan hari pantekosta ini, Juang Sinaga berharap agar seluruh jemaat GPdI bertekun mendoakan pembangunan yang lebih baik di Kabupaten Samosir.
"Pemerintah selalu berusaha meningkatkan pembangunan untuk dapat dirasakan masyarakat sebagai berkat. Saat ini Kabupaten Samosir mendapat berkat dengan berbagai pembangunan dari pusat seperti jalan nasional ringroad Samosir, pembangunan tano ponggol, pelabuhan dan kapal fery yang bernilai hampir triliunan rupiah. Hal ini merupakan berkat yang harus disyukuri sehingga masyarakat harus mendukung sepenuhnya demi peningkatan pembangunan Kabupaten Samosir," sebut Juang Sinaga.

Lebih lanjut dikatakannnya, bahwa masyarakat di kabupaten Samosir harus menabur kasih dan damai satu sama lain, juga terhadap wisatawan tanpa memandang agama. Dengan demikian akan tercipta suasana yang aman dan kondusif, tentu hal ini mendukung program pemerintah untuk mewujudkan Samosir sebagai daerah pariwisata.

"Karena itu saya mengajak umat GPdI dan seluruh masyarakat Samosir untuk bersyukur, karena masih bisa melaksanakan kegiatan keagamaan dengan aman dan kondusif. Mari manfaatkan kegiatan ini untuk meningkatkan iman," tandas Wabup.

Sementara itu, salah seorang peserta perayaan menyampaikan apresiasi atas pencerahan yang disampaikan Wabup tersebut, namun menurutnya bahwa menghadapi radikalisme, intoleransi dan terorisme tidak cukup hanya berdoa.

"Diperlukan aksi kolektif seluruh lapisan masyarakat yang berjiwa nasionalis untuk membendung faham-faham tersebut. Saat ini hampir seluruh lapisan masyarakat sudah disusupi faham radikalis mulai dari mahasiswa, badan usaha, pekerja, media elektronik, media sosial dan tempat-tempat ibadah. Jadi tidak cukup hanya berdoa, tetapi harus ada aksi damai dan ketegasan hukum dari pemerintah" sebutnya kepada kabarindonesia.com.

Perayaan Hari Pentakosta bagi umat Kristen selain diikuti khususnya jemaat GPdI se Samosir, tampak hadir pimpinan organisasi perangkat darah (OPD) antara lain, Asisten III Sekdakab Samosir Marsinta Sitanggang, Kadis Dukcapil Lemen Manurung, Kadis Perhubungan Nurdin Siahaan, Kadis PPAMD Rawati Simbolon, Kakan Kesbangpol Paris Manik, Kabag Humas dan Kerjasama Siswanto Sinambela.(*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Mekanisasi Pertanian di Tanah Batakoleh : Leonardo Tolstoy Simanjuntak
14-Jun-2019, 06:38 WIB


 
  Mekanisasi Pertanian di Tanah Batak Petani di Tanah Batak sekarang merasa lega. Semakin sulitnya mendapatkan tenaga kerja untuk mengelola pertanian padi, membuat mereka kewalahan. Untunglah mekanisasi pertanian itu beberapa tahun terakhir sudah hadir. Untuk panen raya, petani di kawasan Silindung Tapanuli Utara umumnya sudah menggunakan
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 
Cara Asik Menikmati Mudik 23 Mei 2019 13:11 WIB

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia