KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalKemnaker Beri Contoh Ruangan Laktasi dan Daycare Ideal Bagi Perusahaan BUMN dan Swasta oleh : Rohmah Sugiarti
21-Aug-2017, 04:31 WIB


 
 
KabarIndonesia – Tepat sehari setelah hari ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia ke-72 (18/8), Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri, meresmikan Taman Penitipan Anak dan Ruang Laktasi yang dibangun di lantai M Gedung B, Gedung Kementerian Ketenagakerjaan di Jalan Gatot Subroto, Jakarta.
selengkapnya....


 


 
BERITA ROHANI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
 

 
Cindai 19 Aug 2017 19:43 WIB

Lirih Rindu 19 Aug 2017 19:41 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 

Ormas Islam Jawa Barat Bubarkan KKR (Kristen) di Gedung Sabuga ITB

 
ROHANI

Ormas Islam Jawa Barat Bubarkan KKR (Kristen) di Gedung Sabuga ITB
Oleh : Log Yonine Magai | 08-Des-2016, 15:13:45 WIB

KabarIndonesia - Bandung, Puluhan Organisasi Masyarakat Islam dan Lembaga Dakwah di Jawa Barat yang tergabung dalam Pembela Ahlu Sunnah (PAS) membubarkan pertemuan umat Nasrani yang menggelar Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) di Gedung Sasana Budaya Ganesa (Sabuga) Jalan Tamansari, Kota Bandung.

Ketua Pembela Ahlu Sunnah M. Roinul Balad mengatakan tempat yang digunakan untuk acara KKR tidak sesuai dengan tujuan acara yakni ibadat dan fungsi gedung yang digunakan. "Kalau mengacu pada Surat Peraturan Bersama (SPB) 2 Menteri Pasal 1 poin 3 yang menyebutkan bahwa rumah ibadat adalah bangunan yang memiliki ciri-ciri tertentu yang khusus dipergunakan untuk beribadat bagi para pemeluk masing-masing agama secara permanen, tidak termasuk tempat ibadat keluarga"katanya.

Lebih lanjut, Roinul Balad menyampaikan: "jika kita baca penjelasan Kebaktian Kebangunan Rohani sebenarnya identik dengan ibadah-ibadah yang pernah dilakukan Kristus dahulu seperti khotbah di bukit, pelayanan di tempat-tempat umum, sehingga orang kebanyakan (umum) bisa datang berbondong-bondong untuk mendengar pengajaran firman Tuhan. Kemudian didoakan, dan mengalami mujizat kesembuhan Ilahi, diselamatkan dengan percaya dan menerima Tuhan Yesus secara pribadi. Maka, Ibadat seharusnya dilaksanakan di Gereja. "Terangnya.

Pihaknya mengaku sudah melakukan koordinasi dengan pihak Kemenag Jabar, Polda Jabar, Polrestabes Bandung, FKUB, DPRD Jabar, Kemenag Kota Bandung, MUI Kota Bandung, pengelola Gedung Sabuga termasuk dengan pihak Panitia KKR telah memperoleh keterangan bahwa pihak panitia belum memiliki izin kegiatan" tandasnya.

Ditempat yang sama, Manager Pengelola Gedung Sasana Budaya Ganesa Gatot Riyanto, pihaknya mengakui bahwa panitia KKR belum melengkapi surat-surat yang diminta pihak Sabuga sesuai hasil dialog dengan perwakilan ormas Islam dengan panitia KKR di kantornya beberapa waktu yang lalu sebelum KKR dimulai.

Selanjutnya, Pdt. DR. Stephen Tong mengatakan: "mengenai pembubaran kegiatan KKR ini merupakan penolakan akan kehadiran Allah pada pribadinya. Bukan saya atau para hadirin yang ditolak sehingga kami umat Nasrani tidak keberatan dibubarkan karena apa yang kita perbuat di Dunia ini yang kami akan pertanggungjawabkan kepada Allah."
 
Selanjutnya, Pdt. Stephen Tong juga menegaskan bahwa ada satu hal yang perlu dan harus diketahui bersama bahwa walaupun di dunia ini kita beda Agama namun di Surga kita satu Allah sebagai Sang Pencipta manusia" ujarnya dengan senyum.

Ditempat yang lain, Kepala Kemenag Provinsi Jabar H. A. Buchori, MM., melalui telepon sellulernya mengatakan bahwa "Kemenag Jabar tidak pernah mengeluarkan surat rekomendasi untuk acara KKR di Sabuga. Sementara, adanya surat yang dikeluarkan oleh Bimbingan Masyarakat Kristen yang mengatasnamakan Kemenag Jabar tidak bisa dipakai sebagai izin kegiatan. Surat izin atau rekomendasi seharusnya dikeluarkan dan ditandatangani oleh saya sebagai Kepala Kemenag. "tutupnya.*)

Blog:http://www.pewarta.kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
http://www.kabarindonesia.com//


 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
  Astra Pertahankan Tradisi Upacara di HUT ke-72 Kemerdekaan RI 2017 Upacara pengibaran bendera menjadi tradisi seluruh direksi dan karyawan anak perusahaan dan kantor cabang Astra di seluruh Indonesia. Ini merupakan wujud kecintaan Astra terhadap bangsa dan negara. Nampak Presiden Direktur PT Astra International Tbk Prijono Sugiarto bertindak sebagai pembina upacara
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 
Beda Hemat dan Pelit 15 Aug 2017 02:01 WIB

 

 

 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia