KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
OpiniJokowi Korban Hoaks Lebih Beruntung Dibanding Korban Hoaks Lain oleh : Kabarindonesia
21-Jan-2019, 11:43 WIB


 
 
KabarIndonesia - Apa yang dialami Presiden Joko Widodo sebagai korban hoaks masih belum ada apa-apanya. Bandingkan dengan korban-korban hoaks lainnya, yang sendirian. Hoaks tak butuh masuk akal. Kurang masuk akal apa lagi, katakanlah, hoaks Jokowi ada di depan D.N. Aidit
selengkapnya....


 


 
BERITA ROHANI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Filosofi Kopi 20 Jan 2019 01:57 WIB

Senja Kan Berlalu 19 Jan 2019 14:06 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 
 

 

Merawat Kemajukan dari Kampus UKI

 
ROHANI

Merawat Kemajukan dari Kampus UKI
Oleh : Argopandoyo Tri Hanggono | 08-Apr-2017, 10:34:17 WIB

KabarIndonesia -  Jakarta, Menanggapi berbagai aksi dan penyebaran opini yang sarat dengan anti kebersamaan dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia, Universitas Kristen Indonesia menggelar Acara Seminar yang bertajuk Merawat Kemajemukan dalam Bingkai NKRI. Acara yang berlangsung pada tanggal 5 April 2017 yang lalu itu, menggunakan tempat di Graha William Suryajaya, Kampus UKI, Cawang Jakarta.

Ketua Panita Pelaksana, Pendeta Djoys Anneke Rantung, NTh, mengatakan bahwa seminar tersebut dihadiri oleh 400 peserta yang terdiri dari mahasiswa-mahasiswa yang datang dari berbagai perguruan tinggi di wilayah di Indonesia khususnya dari kampus di DKI Jakarta. Selain masyarakat kampus, seminar itu juga dihadiri oleh utusan berbagai gereja dan lembaga keagamaan lainnya.

Penyelenggara memandang Indonesia kali ini sedang menghadapi ancaman perpecahan karena konflik kepentingan dan konflik kelompok. Pancasila dan UUD'45 saat ini harus dipertahankan demi menjaga keeratan masyarakat sebagai bangsa. Maka acara ini pun mengharapkan lahirnya pemikiran yang dapat memperkokoh kebersamaan bangsa yang penuh dengan perbedaan, di Negara kesatuan Republik Indonesia. 

Acara yang sempat mengalami keterlambatan itu akhirnya dibuka langsung oleh Rektor UKI, Dr. Maruarar Siahaan, S.H, M.H. Antusiasme mahasiswa yang menghadiri acara tersebut sangat tinggi, walaupun dua pembicara, yaitu Yeni Wahid dan Refly Harun tidak bisa hadir memenuhi agenda tersebut. Dua orang pembicara pada acara seminar itu adalah Direktur Setara Institut, Romo Benny Susetyo dan Mantan Ketua Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia Pdt. Dr. Andreas A. Yeawangoe.

Dalam paparannya Romo Benny mendorong Indonesia untuk segera bebenah yang diawali dengan kajian-kajian tentang agama dan budaya. Demikian juga halnya Pdt. Yeawangoe yang mendorong penguatan civil society melalui lembaga-lembaga pendidikan, dari pendidikan tingkat dasar hingga perguruan tinggi.*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Pergelaran Swimrun Pertama di Asia Tenggara-Australiaoleh : Rohmah S
10-Des-2018, 22:14 WIB


 
  Pergelaran Swimrun Pertama di Asia Tenggara-Australia 20 pelari dari 6 negara: Indonesia, Australia, Amerika, Inggris, New Zealand dan Swedia ikuti swimrun di Nusa Lembongan dan Nusa Ceningan dengan jarak lari 20km dan berenang 3km. Head of Corporate Communications PT Astra International Tbk Boy Kelana Soebroto (kiri)
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 
 
Muallaf Zaman "Now"! 07 Jan 2019 18:38 WIB

 
 
 
Khasiat Buah Bit untuk Kecantikan 16 Sep 2018 16:05 WIB

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia