KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalKemnaker Beri Contoh Ruangan Laktasi dan Daycare Ideal Bagi Perusahaan BUMN dan Swasta oleh : Rohmah Sugiarti
21-Aug-2017, 04:31 WIB


 
 
KabarIndonesia – Tepat sehari setelah hari ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia ke-72 (18/8), Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri, meresmikan Taman Penitipan Anak dan Ruang Laktasi yang dibangun di lantai M Gedung B, Gedung Kementerian Ketenagakerjaan di Jalan Gatot Subroto, Jakarta.
selengkapnya....


 


 
BERITA ROHANI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
 

 
Cindai 19 Aug 2017 19:43 WIB

Lirih Rindu 19 Aug 2017 19:41 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 

Makna & Hikmah Puasa

 
ROHANI

Makna & Hikmah Puasa
Oleh : Robert Nio | 05-Jun-2016, 22:14:35 WIB

KabarIndonesia - Jakarta - Puasa diserap dari dua kata Sansekerta, yaitu "UPA" = dekat dan "WASA" = berkuasa. Jadi "upawasa" biasa dilafalkan sebagai PUASA. Merupakan cara untuk mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.

Bahasa Arabnya SHAUM atau SHIAM. Dalam bahasa Inggris "FASTING" yang diserap dari kata Jerman kuno "FASTAN" = menggengam.

Puasa dalam bahasa Ibrani tsum, tsom dan "INNA NAFSYO" yang berarti merendahkan diri dengan berpuasa. Sedangkan dalam bahasa Yunani = nesteuo, nestis atau asitia/asitos.

Orang melakukan Puasa. Bukan karena kewajiban atau karena ketentuan Agama saja. Bisa juga untuk tujuan Politik. Misalnya yang dilakukan oleh Mahatma Gandhi ataupun Martin Luther King Jr. Puasa mereka lebih dikenal dengan sebutan DEMO MOGOK MAKAN = SATYAGRAHA (bahasa Sansekerta)

Begitu juga kita sering diwajibkan puasa demi kesehatan misalnya sebelum melakukan labor test atau pada saat melakukan detoksifikasi ataupun para penderita diabetes. Banyak teenager melakukan puasa, karena ingin jadi kurus.

Orang berpuasa juga untuk menyatakan rasa duka. Ada juga orang yang berpuasa sebagai persiapan diri menghadapi suatu tugas khusus misalnya merasa terpanggil untuk melakukan sesuatu.

Ada dua bentuk puasa yang bisa dilakukan, yaitu PUASA LAHIR  yang dilakukan secara periodik (dengan cara pantang makan-minum serta pantang melakukan hal-hal yang disukai). Sedangkan PUASA BATIN  yang dilakukan secara berkelanjutan (dengan cara PANTANG melakukan kelaliman, ketidakadilan, kekerasan, ketamakan dsb.).

Puasa dilakukan oleh berbagai macam bangsa maupun agama di dunia ini. Misalnya orang Tionghoa, Taoisme, Konfusianisme, Mesir, Tibet, Yunani, bangsa Arab maupun bangsa Yahudi juga mengenal puasa. Hanya motivasi, bentuk, macam, dan caranya masing-masing agama tentu berbeda.

Jadi PUASA itu bukan monopoli umat Islam saja. Orang Jawa dari tradisi Hindu-Buddha mengenal puasa antara lain lewat TAPA MUTIH  (hanya makan nasi tanpa garam tujuh hari berturut-turut). TAPA NGROWOT (hanya makan sayur tujuh hari tujuh malam).

 TAPA PATI GENI dan tapa pati geni (pantang makan makanan yang dimasak dengan api sehari semalam). Sedangkan PUASA SENIN - KAMIS berasal dari agama Yudaisme hal ini dilakukan oleh orang-orang Farisi.

Orang Sunda mengengal tiga macam jenis Puasa. Ialah PUASA CADAP, PUASA BEDUD dan PUASA AYAKAN. Istilan tersebut diatas ini merupakan kategorigsai Puasa dilihat dari segi waktu berbuka.

PUASA CACAP adalah Puasa yang CACAP (selesai). Yaitu berpuasa mulai dari Terbit Fajar (imsak) hingga bedug maghrib.

PUASA BEDUG mulai dari terbit fajar sampai bedug lohor atau ashar.

PUASA AYAKAN adalah puasa yang tidak jelas batasan waktunya. Kata Puasa Ayakan ini sebenarnya merupakan kependekan dari pribahasa PUASA JOJODOG JEUNG AYAKAN. Artinya: Lamun euweuh Ngajegdog. Lamun aya Dihakan = Kalau tidak ada (makanan) Diam, namun kalua ada, dimakan.

Banyak orang percaya bahwa dengan melakukan Puasa, Sang Pencipta akan lebih mendengar doa kita. Oleh sebab itulah banyak orang melakukan Puasa agar bisa meraih atau mendapatkan sesuatu.

Puasa mempunyai Akar Psikolosgis yang mendalam. Yakni sebagai usaha pemurnian dan sebagai prasyarat mempermudah pemusatan perhatian waktu Semedi dan Berdoa.

Puasa dapat disebut DOA DENGAN TUBUH. Maklum karena ini menyangkut seluruh orang dan tingkah laku Rohaninya.

Puasa dapat memberikan kemantapan dan intensitas pada doa. Oleh sebab itu dapat mengungkapkan rasa lapar akan Tuhan dan kehendak-Nya. Begitu juga dapat bermakna mengorbankan kesenangan dan keuntungan sesaat.

Melalui Puasa dengan MENOLONG orang untuk menghindari keserakahan dan bisa merupakan tanda penyesalan,pertobatan!

PUASA ITU IBADAH !

Puasa adalah ibadah (atau sebentuk disiplin spritual) guna menguasai nafsu kedagingan ("MENYANGKAL DIRI"). Agar kita bisa lebih dapat peka dengan kehadiran Sang Pencipta. Dan juga lebih dekat dengan Dia.

Namun yang terpenting dari segalanya Puasa harus disertai dengan ketulusan hati. Maklum puasa itu merupakan bagian dari ibadah kita kepada Sang Pencipta. Oleh sebab itu  janganlah kita berpuasa hanya sekedar ingin mendapatkan pujian dari orang lain.

Banyak pelajaran yang dapat dipetik dari puasa. Minimun kita akan diingatkan kembali oleh Sang Pencipta. Betapa pentingnya hidup bersama dengan manusia lainnya. Dengan kata lain, makhluk sosial ini tidak akan bisa hidup; tanpa ada hubungan baik dengan sesamanya.

Ketika puasa, kita dapat merasakan pahit getir menahan lapar dan dahaga. Padahal penderitaan ini hanya SESAAT SAJA, yaitu sejak terbit fajar sampai tenggelam matahari.

Bagi Fakir Miskin  kesengsaraan ini dijalani sepanjang Hayatnya. Melalui cara Puasa ini. Mata batin kita akan lebih peka. Disamping itu naluri ingin menolong akan semakin sensitif . Begitu juga kepedulian kita terhadap sesama  manusia akan menjadi semakin baik.

Apakah anda tahu bahwa RAHASIA UTAMA HIDUP SEHAT & PANJANG UMUR - Banyak bergerak dan banyak puasa!

SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH PUASA RAMADHAN 1437 H

Blog: http://www.pewarta.kabarindonesia.blogspot.com/ 
Alamat ratron (surat elektronik): 
redaksi@kabarindonesia.com 
Berita besar hari ini..!!!.  Kunjungi segera:
http://www.kabarindonesia.com// 
 

 

 

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
  Astra Pertahankan Tradisi Upacara di HUT ke-72 Kemerdekaan RI 2017 Upacara pengibaran bendera menjadi tradisi seluruh direksi dan karyawan anak perusahaan dan kantor cabang Astra di seluruh Indonesia. Ini merupakan wujud kecintaan Astra terhadap bangsa dan negara. Nampak Presiden Direktur PT Astra International Tbk Prijono Sugiarto bertindak sebagai pembina upacara
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 
Beda Hemat dan Pelit 15 Aug 2017 02:01 WIB

 

 

 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia