KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
BudayaFida Abbott Promosikan Batik Melalui Peluncuran Buku Hibridanya oleh : Redaksi-kabarindonesia
10-Aug-2018, 04:59 WIB


 
 
KabarIndonesia - Bila Anda salah satu penyinta media Harian Online KabarIndonesia (HOKI), maka nama Fida Abbott sudah tak sing lagi. Kiprahnya di HOKI sebagai salah satu pewarta warga sudah dimulai sejak bulan Desember 2006. Beberapa bulan kemudian, ia mendapatkan penawaran
selengkapnya....


 


 
BERITA ROHANI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Rindu 28 Jul 2018 11:02 WIB

Hujan 28 Jul 2018 11:02 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 

LGBTQ Ancaman Bagi Bangsa

 
ROHANI

LGBTQ Ancaman Bagi Bangsa
Oleh : Argopandoyo Tri Hanggono | 02-Mar-2018, 23:34:24 WIB

KabarIndonesia - "Mardi Grass kini menjadi kebanggaan komunitas LGBTQ," demikian ungkap Andik Wijaya, MD, MRepMed. Memasuki tahun 2018, gerakan LGBTQ, sebuah gerakan yang mendukung keberadaan komunitas perilaku Lesbian, Gay, Bisex, Transgender, dan Queer. 
Gerakan perilaku seksual yang tidak wajar ini, belakangan kian memperhatinkan, terlebih setelah beberapa tahun sebelumnya komunitas itu mendapat angin segar atas nama HAM. Dan apabila terus dibiarkan, kondisi itu berpotensi merusak generasi gereja dan bangsa Indonesia. Sebab itu, dalam kesadaran demikian PGLII Jakarta menyelenggarakan Acara Seminar LGBTQ pada hari Sabtu, tanggal 24 Februari 2018.

Acara yang berlangsung pada pukul 09.00–12.30 itu, mengambil tempat di Eagle Auditorium, Lumina Tower, Kuningan Palace, Jalan Kuningan Utama Lot 15, Jakarta. Kristanto Hartadi yang menjadi pemandu acara itu mengatakan bahwa PGLII DKI ingin menghasilkan orang yang capable tentang LGBTQ melalui acara yang dihadiri Ikatan Dokter GBI, Mahasiswa STT, dan para Guru. Mereka hadir sebagai peserta yang mencapai angka 1114 orang dari target 800 orang peserta di hari itu.

Acara itu memang menunjukan bagaimana pengajaran Kristen sesungguhnya bukan hanya terbatas pada masalah roh saja. "Kristen tanpa Roh Kudus, kamu hanya religious people," begitu ungkap Pastor Indri Gautama, Gembala Gereja Generasi Apostolik. Baginya Kristen bukan hanya mengurusi kerohanian tapi juga fisik dan jiwa.

Hari itu Ps. Gautama mengisahkan personality Joyce dan suaminya Dave Meyer yang melayani orang-orang yang mengalami kekerasan dan pelecehan seksual. Penekanan dari pemaparannya adalah perlakuan dan perkataan yang mendiskreditkan akhirnya akan membentuk penolakan terhadap realitas termasuk juga kenyataan gender.

Seseorang bisa memolak kenyataan gender akibat latar belakang kehidupan yang mempengaruhi pola pikir seseorang. Semua kehidupan pribadi seseorang selalu tergantung pola pikir orang itu. "Pola pikir yang sakit harus disembuhkan," begitu ujarnya. Orang yang sakit, kata Ps Gautama, memiliki kecenderungan menyakiti orang lain. Pola pikir itu, saat mempengaruhi bisa menghancurkan persolity seseorang,"

Alkitab sejak awal juga sudah mengisahkan bagaimana setan berhasil menghancurkan personality Hawa yang menjadi ingin sama dengan Tuhan. Akibat kerusakan pola pikir, akhirnya buah yang seharusnya tidak dimakan, malahan dimakan. Kehancuran personality itu akhirnya menuntun manusia dalam dosa, termasuk kehidupan menyimpang dari komunitas LGTBQ.

Di kesempatan yang sama, dr. Andik mengatakan bahwa populasi kelompok LGBTQ itu, menurut survey yang dilakukan terhdap masyarakat Amerika Serikat, hanya 3,4% berdasarkan data 2014. Namun yang mengherankan, persentase angka sekecil itu bisa mempengaruhi 96,6% untuk pengesahan legalitas pernikahan sesama sejenis. Dunia medis menyumbang peranan yang besar bagi hidupnya penyimpangan hidup seksual.

Ungkapan Homophobia adalah contoh kata, yang seolah sebagai kata dari dunia kesehatan jiwa. Belakangan kata itu sangat efektif dalam melancarkan dukungan sebuah keputusan tentang perubahan hasil penelitian, yang menyebutkan bahwa homoseksual bukan sebuah prilaku penyimpangan seksual. Andik juga mengatakan bahwa konspirasi itu dimulai dari dunia medis. Khususnya tentang status hasil penelitian mengenai homoseksual, yang dari Deviasi menjadi Normal.

Andik mengatakan bahwa LGBTIQ dibagi menjadi LGB yaitu Lesbian Gay dan Biseks. Penyebabnya diklaim bukan masalah biologis tapi masalah fisik. Namun fakta sesungguhnya tidak ada bukti kuat bahwa LGB disebabkan neurotik atau pun endortic. "Dean Hammer pada tahun 1993," kata Andik, "Menyatakan bahwa kemungkinan kromosom Xq28," ungkapnya, "sebagai tempat faktor prilaku homoseksual," lanjutnya lagi memaparkan. Namun demikian, sesungguhnya Hammer, dalam penelitiannya itu membubuhkan catatan bahwa, hasil dari penelitiannya itu masih membutuhkan konfirmasi melalui penelitian lanjutan.

Informasi lainnya menyatakan bahwa dunia scientific hingga saat ini belum menyebutkan ada monogenic in heritan ke prilaku homosexual. Andik juga menegaskan juga menyebutkan bahwa prilaku penyimpangan seksual tidak tergantung pada jumlah testoteron tidak. Dan untuk menangani masalah endrogin sebenarnya hanya membutuhkan waktu minggu saja.

Sex identitas pada setiap manusia, sesungguhnya sudah ada sejak manusia itu dilahirkan. Berbagai pihak sepakat bahwa identitas gender dibentuk sejak seorang manusia berusia nol sampai tiga tahun. Dan pada usia tiga sampai lima tahun terjadi proses pembentukan dalam diri seseorang untuk mengkonfirmasi dirinya sebagai laki-laki atau sebagai perempuan.(*)

Sumber Ilustrasi:
https://lgbtqclassrooms.weebly.com

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Menuju Pulauku Nol Sampaholeh : Rohmah S
20-Jul-2018, 07:18 WIB


 
  Menuju Pulauku Nol Sampah Sejumlah karyawan Astra sedang membuat ecobrick dengan memasukkan sampah plastik ke dalam botol plastik bekas pada kegiatan sukarela karyawan di Kampung Berseri Astra Pulau Pramuka.
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 
Sang Perancang Mode Batik 14 Apr 2018 18:54 WIB


 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia