KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
Serba SerbiBerkat di Balik Wabah Corona oleh : Fida Abbott
09-Apr-2020, 01:17 WIB


 
 
KabarIndonesia - Tahun 2020 ini merupakan tahun bersejarah bagi dunia. Siapa yang tak kenal Covid-19? Makhluk kasat mata ini menjadi populer di mana-mana saat ini. Dia bukan pahlawan dunia yang umumnya dikenang sepanjang masa melainkan sebuah musuh yang dikenal oleh masyarakat
selengkapnya....


 


 
BERITA ROHANI LAINNYA











 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Pemunafik 05 Apr 2020 16:00 WIB

Rembulan di Celah Matamu 07 Mar 2020 15:27 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 

Kebenaran Itu Hidup, Tidak Berhenti di Satu Masa

 
ROHANI

Kebenaran Itu Hidup, Tidak Berhenti di Satu Masa
Oleh : Tonny Djayalaksana | 05-Jan-2020, 10:53:42 WIB

KabarIndonesia - Seiring bertambahnya usia dunia, kemajuan teknologi terus berkembang semakin cepat. Dengan kemajuan teknologi yang super cepat tersebut, maka kebenaran hari ini belum tentu menjadi kebenaran untuk hari berikutnya.

Saya pernah mengatakan kepada sahabat-sahabat, bahwa suatu saat nanti untuk beribadah puasa, bagi orang muslim bukanlah merupakan sebuah kewajiban lagi. Sebab, orang bisa memilih mau melaksankan atau tidak kewajiban tersebut tanpa harus melanggar perintah yang sudah diwajibkan.       

Lalu para sahabat saya bertanya kok bisa begitu, gimana caranya?       Berdasarkan pengalaman saya dulu, ketika paman dan bibi saya pergi ibadah haji ke Mekah naik kapal laut, bisa memakan waktu satu bulan baru sampai. Sehingga paman saya meninggal di kapal ketika dalam perjalanan pulang setelah selesai ibadah haji dari Mekah. Itu karena saking lamanya perjalanan ke Mekah tersebut.       

Di zaman moderen saat ini, pergi ke Mekah hanya memerlukan waktu tujuh jam saja. Karenanya, bisa dibayangkan, belum juga sampai seratus tahun, jarak waktu tempuh dari satu tempat ke satu tempat lain bisa disingkat sedemikian cepat. Dari sini kita bisa bayangkan seratus tahun mendatang.       

Lihat saja pada saat ini juga, negara Tiongkok sedang mengadakan uji coba kereta api super cepat Hyper Loops yang kecepatannya bisa mencapai 4000 km/jam yang berarti empat kali kecepatan pesawat terbang. Karena itu dengan tingkat kemajuan teknologi yang semakin cepat tersebut, tidak tertutup kemungkinan seratus tahun kemudian tingkat kecepatan transportasi baik udara maupun darat bisa lebih cepat lagi. Sehingga jarak antar negara semakin dekat dan artinya perbedaaan waktupun bisa diatur sesuai kehendak kita. Maka dengan demikian itu, ibadah puasa pun nantinya bisa diatur sesuai kehendak manusia juga bukan?          

Seperti sudah pernah saya katakan bahwa kebenaran itu hidup, tidak berhenti di satu masa. Kebenaran itu hidup mengikuti kemajuan tiap-tiap peradaban.           

Lalu pertanyaannya, kenapa kita berTuhan itu justru belajar dari "kitab suci" dari sebuah agama yang umurnya sudah ribuan tahun yang lalu? Yang mana para tokoh yang diceritakan di dalam semua "kitab suci" tersebut tidak ada satupun yang kita kenal ataupu ketahui. Lalu siapa yang bisa menjamin bahwa semua ceritanya itu adalah sebuah kebenaran? Bukankah yang namanya kebenaran itu, syaratnya harus kita lihat sendiri, kita alami sendiri serta kita ketahui sendiri?           

Saya memahami bahwa sesungguhnya kehidupan itu adalah di bumi yang sekarang kita tinggali ini. Sedangkan makna hidup sesungguhnya adalah saat ini, di tempat ini. Masa lalu tinggalah kenangan dan masa depan masih berupa harapan. Jadi hiduplah dengan realita yang sedang kita hadapi saat ini dan tempat ini.         

Saya berpendapat hidup adalah realita, maka dari itu untuk menghindari agar tidak terpengaruh oleh perihal yang "Delusional" berikut ini saya lampirkan sebuah artikel bagus yang berjudul: "10 Cara untuk Melepaskan Diri dari Kondisi Delusional."          

1.Katakan tidak tahu jika memang kita tidak tau. Berhenti membohongi diri sendiri atas segala sesuatu yang sebenarnya kita memang tidak pernah mengalaminya. Belajarlah untuk mengatakan "Saya tidak tahu". Tidak ada hal buruk akan terjadi dengan mengatakan bahwa saya tidak tahu. Tak banyak yang tau bahwa puncak pengetahuan adalah ketidak tahuan kita, maka dengan mengatakan ketidak tauan kita maka banyak jalan pengetahuan yang nyata akan mendatangi kita dan bersemayam menjadi kebijaksanaan.          

2. Jangan bicara tentang apa pun yang tidak ada dalam pengalaman Anda. Jangan ikut-ikut orang lain. Jangan mengarang jika memang tidak punya pengalaman atau tidak mengalami. Memang banyak orang-orang yang merasa dirinya penting memberi penjelasan kepada orang lain tentang segala sesuatu yang sebenarnya ia tidak tau. tidak ada dalam pengalamannya sendiri. Baik itu berbicara tentang Dewa , surga , neraka dan roh atau apapun yang sebenarnya hanya didasari dari cerita dari mulut ke mulut. Coba tanyakan benarkan apa yang mereka berbicara, sudahkah mereka lihat sendiri, dengar sendiri dan alami sendiri?            

3. Lihatlah apapun sebagaimana adanya, hadapi seperti apa adanya bukan seperti yang anda inginkan, tidak perlu menambah kurangkan hal-hal di luar fakta dan kenyataan.  Semakin kita mau melihat apa adanya maka akan semakin tajam kesadaran kita dalam berkehidupan.           

4. Lihatlah apa yang membelenggumu dan mengikatmu. "Tali yang mengikatmu dan dinding yang menghalangimu  seratus persen adalah buatanmu. Tali itulah yang sebenarnya perlu dilepaskan dan dibongkar. Dinding itulah yang sebenarnya perlu dibongkar. Jika kita menginginkan kebebasan, yang dipikirkan bukanlah kebebasannya , tapi lihat ke dalam diri kita dan cari tahu , apa saja yang mengikat kita. itulah yang perlu anda pedulikan.           

5. Perbaiki diri anda, dan jangan mencoba memperbaiki yang lain. "Jika Anda ingin merubah orang lain itu bukanlah revolusi namanya. Tapi jika anda mampu merubah diri sendiri maka itulah revolusi." Salah satu permasalah yang ada dunia saat ini adalah karena semua orang menginginkan orang lain berubah, tetapi tidak ada yang mau mengubah diri mereka sendiri. Jujurlah bahwa permasalahan di sekitar anda hanya diselesaikan dengan Anda merubah diri sendiri. Kita tidak perlu membawa segala macam dalil yang tidak menyelesaikan masalah,  yang hanya untuk membenarkan persoalan kita dengan harapan-harapan palsu yang tidak solutif.           

6. Bertindaklah secara sadar akan segala sesuatu nya,  bukan bertindak secara kompulsif. "Kita selalu dihadapkan dengan berbagai pilihan dan sudah seharusnya kita memberikan respon secara sadar. Bukan bereaksi secara kompulsif. Ada perbedaan besar di antara keduanya. Kebanyakan orang adalah sang pencipta dalam tidak sadarannya. Semua yang mereka lakukan tidak disadari. Mereka berjalan, berbicara, dan bertindak secara tidak sadar. Mereka berbicara tanpa berpikir dan bertindak tanpa refleksi.   
7. Jangan memaksakan pengalaman yang bukan milik kita kepada diri sendiri ataupun  orang lain. Tidak sedikit orang memaksakan gambaran terhadap diri sendiri hanya karena banyak yang mendengar dari cerita orang ke orang, lalu diyakini itu benar. Orang bercerita bahwa air laut itu berwarna biru, dan kita yang tidak pernah melihat laut lalu menginstal informasi tersebut ke dalam pikiran kita, lalu seolah-olah kita pernah melihatnya sendiri bahwa air laut berwana biru. Pada kenyataannya tidak ada air laut yang berwarna biru. Lalu jika ada orang yang tidak pecaya pada cerita kita, kita akan memusuhi orang tersebut.           

8. Jangan terlalu menganggap serius pikiran kita. Kebanyakan orang menganggap serius pikiran mereka, memercayai setiap pikiran yang terlintas di kepala mereka, seolah-olah pikiran mereka mewakili kebenaran yang tak dapat disangkal dan tak terbantahkan. Tapi coba tebak: Pikiran bukan fakta. Apa yang Anda pikirkan bukan apa adanya.       

Pikiran hanyalah pikiran. Hanya karena Anda memiliki pemikiran bukan berarti itu benar mewakili kenyataan. Berapa banyak pikiran acak yang Anda miliki yang tidak ada hubungannya dengan apa pun? Bantulah diri Anda sendiri: Belajarlah untuk memperhatikan pikiran Anda tanpa menganggapnya terlalu serius. Jangan percaya setiap pikiran yang melewati kepala Anda. Awasi pikiran Anda tanpa memercayainya. pikiran itu sudah sifat cepat datang dan cepat pergi.          

9. Jadilah Dirimu Sendiri. Berarti Anda harus mengetahui kebenaran melalui pengalaman Anda sendiri. bukan pengalaman orang lain. bukan cerita orang lain, siapapun dia, termasuk apapun buku yang kamu baca. Eksplorasi hidupmu secara totalitas. Alami kebenarannya.            

10. Yakin karena anda sudah tau kenyataannya. Bukan yakin karena anda ketakutan akan suatu hal yang anda sendiri sebenarnya tidak tau.   Good Luck!!!   1% The Royal Blood - The Royal Ancestor We're THE WATCHER We're don't belong to be part of  majority   (*)    

Penulis: Tonny Dayalaksana - Mualaf Zaman Now       ENTLIGHTENDED Convert Will Bring ELIGHTENMENT         

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Saus Sate Indonesia Buatan Thailandoleh : Fida Abbott
22-Mar-2020, 03:07 WIB


 
  Saus Sate Indonesia Buatan Thailand Saus sate Indonesia ini saya temukan di toko kelontong daerah Chester, negara bagian Pennsylvania, AS. Harganya turun drastis dari $6.99 menjadi $0.99. Jumlahnya banyak sekali yang disetok di rak. Senang melihat salah satu saus terkenal Indonesia dijual di AS. Sayangnya,
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 
Cara Mudah Mulai Investasi Saham 27 Mar 2020 16:14 WIB


 

 
MANG UCUP ITU CHINA BANANA 28 Jan 2020 00:52 WIB

 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia