KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Pelatihan Menulis Online Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
OpiniUrgensi Mengemballikan Pelajaran PMP di Sekolah oleh : Adolf Roben Lanapu
17-Feb-2019, 21:19 WIB


 
  KabarIndonesia - Dalam satu dekade ini terjadi perubahan besar pada lingkungan budaya di masyarakat, yang dipengaruhi oleh perkembangan pesat teknologi informasi dan persaingan industri elektronik. Murah dan mudahnya memiliki gadget canggih seperti smartphone berperan merubah perilaku masyarakat yang awalnya lebih
selengkapnya....


 


 
BERITA ROHANI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Diam Dalam Rasa 18 Feb 2019 13:56 WIB

Hujan Lakukan Padaku 16 Feb 2019 12:08 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 

Benarkah Allah Itu Maha Menyiksa,  Dan Neraka Itu Betul-Betul Ada?

 
ROHANI

Benarkah Allah Itu Maha Menyiksa, Dan Neraka Itu Betul-Betul Ada?
Oleh : Tonny Djayalaksana | 13-Jan-2019, 08:59:17 WIB

KabarIndonesia - Selama belajar agama, saya selalu ditakut-takuti tentang siksa neraka yang sungguh dahsyat. Selalu didoktrin dengan ajaran pahala dan dosa (reward and punishment). Jadi selama belajar agama itu yang dipicu adalah andrenalin saya. Kita dituntut dan wajib takut sebenar-benarnya takut kepada Allah yang Maha Pengasih dan Penyayang, namun sekaligus juga yang Maha Penyiksa?

Setelah saya memahami bahwa alam semesta ini diciptakan Allah, semata-mata hanya karena Allah ingin dikenal eksistensinya, maka saya adalah salah satu orang yang tidak sependapat dengan keterangan di atas. Dari tulisan-tulisan saya yang terdahulu, dijelaskan bahwa sebelum alam semesta ini diciptakan, keadaannya kosong. Dan Dia (Allah) yang awal mula mengisi kekosongan tersebut. 

Selanjutnya Allah mempunyai kehendak agar eksistensinya bisa dikenal, maka jadilah alam semesta berikut seluruh penghuninya Allah ciptakan. Tujuannya adalah agar melalui ciptaan-ciptaan-Nya itulah Dia dikenal.

 Melalui tulisan sebelumnya, saya juga sudah jelaskan, semua kehidupan di alam semesta ini ada, hanya dikarenakan bersatunya dua unsur yaitu materi/nyata dan imateri/tidak nyata/ghaib. Unsur materi itu diciptakan Allah melibatkan banyak pihak, seperti tubuh manusia, melibatkan unsur, tanah, air, api, dan udara. Selanjutnya Allah menggunakan media sepasang manusia laki-laki dan wanita. Setelah tubuh/jasad itu tercipta dengan sempurna, barulah Allah meniupkan ruh-Nya kedalam tubuh/jasad tersebut. 

Barulah terjadi sebuah kehidupan, yang namanya ditiupkan itu. Allah tidak lagi menggunakan marga lantaran, langsung dari Allah sendiri. Jadi sepanjang pemahaman saya, yang disebut ruh-Ku itu adalah percikan cahaya kehidupan Allah yang dimasukan ke tubuh/jasad manusia. 

Artinya kalau percikan cahaya kehidupan itu dari Allah sendiri, tentu tidak ada perbedaan dengan sumbernya percikan cahaya kehidupan tersebut. 
Proses kejadian peristiwa tersebut seperti ayat yang tertera dalam Al-Quran surat Al-Hjir ayat 29, yang berbunyi sebagai berikut: "Maka ketika Aku telah menyempurnakan penciptaannya, dan telah meniupkan ke dalamnya ruh-Ku, maka tunduklah kamu kepada-Nya dengan bersujud." 

Hal ini bisa kita analogikan, seperti setetes air dari samudera tanpa batas, sifatnya pasti sama dengan sumbernya, yaitu air di samudera tanpa batas tersebut. Ruh adalah Essensi Dzat Allah yang berada didalam setiap ciptaan-Nya.   

Lalu, pertanyaannya adalah, ruh-Ku yang notabene merupakan percikan dari cahaya kehidupan tanpa batas tersebut, apakah mungkin karena dianggap berbuat dosa besar, lalu harus menanggung hukuman berupa siksaan yang se-lama-lamanya serta kekal abadi? Tentu jawabannya adalah tidak mungkin. Kenapa tidak mungkin? Karena sepercik cahaya kehidupan yang Allah tiupkan ke tubuh/jasad manusia tersebut, tidak lain dan tidak bukan adalah Allah itu sendiri. Adakah di semesta ini yang mampu menyiksa dirinya sendiri selama-lamanya serta kekal abadi? 

Jangankan bersifat selama-lamanya kekal abadi, untuk menyiksa dirinya sendiri dalam waktu yang sangat singkat saja merupakan satu peristiwa yang mustahil. (bersambung)       

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Pergelaran Swimrun Pertama di Asia Tenggara-Australiaoleh : Rohmah S
10-Des-2018, 22:14 WIB


 
  Pergelaran Swimrun Pertama di Asia Tenggara-Australia 20 pelari dari 6 negara: Indonesia, Australia, Amerika, Inggris, New Zealand dan Swedia ikuti swimrun di Nusa Lembongan dan Nusa Ceningan dengan jarak lari 20km dan berenang 3km. Head of Corporate Communications PT Astra International Tbk Boy Kelana Soebroto (kiri)
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 
Marc Marques Juara Dunia MotoGP 09 Feb 2019 02:01 WIB


 

 
 

 
 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia