KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalWUPID INDONESIA 2017: Pemilihan Dua Tim Debat Bahasa Inggris untuk Mewakili Indonesia di WUPID Global oleh : Redaksi-kabarindonesia
18-Okt-2017, 01:37 WIB


 
 
KabarIndonesia - Jakarta, 18 Oktober 2017 – Ruang kuliah 7-6 dan 7-7 Sampoerna University Jakarta seketika berubah hening dan suasana menegang sebab Muqriz Mustafa Kamal selaku Chair Adjudicator Final round akan mengumumkan
selengkapnya....


 


 
BERITA ROHANI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 
Maraknya Pencurian di Kampus 17 Okt 2017 01:31 WIB


 
Sabar dan Syukur 12 Okt 2017 01:07 WIB

Di Padepokan Om Jin 12 Okt 2017 01:06 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 
"Tangisan" Ridho Irama 12 Okt 2017 10:00 WIB


 

 

Bayangan Masa Lalu yang Menyesakkan

 
ROHANI

Bayangan Masa Lalu yang Menyesakkan
Oleh : Jamiel Loellail Rora | 17-Sep-2017, 16:17:27 WIB

KabarIndonesia - Adzan Jum'at telah berkumandang. Saya bergegas melangkah menuju masjid untuk menunaikan panggilan-Nya itu. Menjalankan kewajiban sebagai sorang hamba, bersujud. Ada selaksa sesal yang menyelimuti relung hati saya dan bermuara di rongga dada. Mendadak membuat napas saya terasa sesak. Saat melihat kesibukan banyak orang yang sepertinya acuh tak acuh pada panggilan itu. Mereka terus saja bergerak menuju arah kehidupan dengan melepas tanggung jawabnya sebagai seorang hamba. Sesal yang bermuara pada bayangan masa lalu. Saya juga kerap tak mengacuhkan panggilan-Nya itu, bukan hanya panggilan sewaktu shalat Jum'at.
Ketika sang bilal mengingatkan setiap hamba yang melata di muka bumi untuk sejenak melepaskan kesibukan duniawinya untuk bermunajat kepada Illahi Rabbi, saya tetap terbius dengan kenikmatan duniawi yang sarat akan harapan yang memabukkan. Ketika kesadaran datang untuk menjalankan kewajiban itu, selalu saja ada celah untuk mengulur-ngulurnya sambil berbisik menghibur diri, masih ada hari esok. Menafikan pengetahuan bahwa ‘maut' bisa datang kapan saja. Tak pernah mau tahu dan mau peduli pada saat itu dalam keadaan baik atau dalam buruk, dalam keadaan balutan cinta-Nya atau dalam selimut murka-Nya.    

Dua kelopak mata saya mengembun. Betapa begitu banyak kesalahan yang telah saya lakukan di masa lalu. Ada tekad kuat terpatri di dalam diri saya untuk tidak mengulangi kesalahan itu. Terus mempertahankan ‘keimanan' yang sudah terpatri dengan terus berupaya menambahkan rasa takut, penuh pengharapan, dan cinta saya kepada-Nya. Terus menerus memohon kekuatan agar diri saya yang lemah mampu menahan godaan duniawi yang kadang terasa begitu menggoda. Begitu menggiurkan, dan begitu kuat memaksa keinginan saya untuk mencicipinya.    

Begitu memasuki halaman masjid, saya teringat pada sebait doa yang pernah dilantunkan Imam Ali Zainal Abidin: "Aku mohon ampun pada-Mu dari segala kelezatan tanpa mengingat-Mu. Dari setiap ketenangan tanpa mendekatimu-Mu. Dari setiap kesibukan tanpa mentaati-Mu. Dari setiap kegembiraan tanpa menyertai-Mu." (*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Pesona Tahun Ketiga Hong Kong Cyclothon 2017oleh : Rohmah Sugiarti
12-Okt-2017, 06:52 WIB


 
  Pesona Tahun Ketiga Hong Kong Cyclothon 2017 Hong Kong Cyclothon kembali di tahun ketiga, tepatnya pada hari Minggu, 8 Oktober kemarin. Diikuti sekitar 5.000 pesepeda dari seluruh pelosok dunia. Tujuh belas tim balap profesional akan berlaga di UCI Asia Tour Class 1.1 Road Race pertama di Hong
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Danau Toba Bukan Danau Tuba 14 Okt 2017 05:14 WIB


 

 

 

 

 

 
Pimpinan Redaksi HOKI 2017 09 Okt 2017 20:02 WIB


 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia