KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
 
KabarIndonesia - Jakarta,  Saat ini Indonesia dalam keadaan darurat ekologis yang mengancam kelangsungan kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Karena itu Walhi bersama rakyat pengelola sumber daya alam, organisasi masyarakat sipil, dan unsur lainnya mendesak pemerintah kini dan ke depan menjalankan dan
selengkapnya....


 


 
BERITA PARIWISATA LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Jatuh Cinta Kepada Telaga 26 Nov 2017 11:31 WIB

Dunia Imitasi 23 Nov 2017 15:40 WIB


 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 
PARIWISATA

Perspektif Kewirausahaan dalam Kepariwisataan
Oleh : Dr Rochajat Harun Med. | 15-Des-2008, 08:41:44 WIB

KabarIndonesia - Kegiatan kepariwisataan merupakan kegiatan yang bersifat system, memiliki ruang lingkup, komponen, dan proses tersendiri. System pariwisata merupakan system perdagangan yang bersifat khusus, berobyek jasa, dan mendapat dukungan dari sistem lainnya, seperti system social, budaya, lingkungan hidup, system religi, dan system-sistem lainnya. Bisnis pariwisata adalah aspek kegiatan kepariwisataan yang berorientasi pada penyediaan jasa pariwisata.

Bisnis internasional adalah bisnis yang kegiatan-kegiatannya melewati batas negara yang meliputi:
Perdagangan internasional dan pemanufakturan di luar negeri; Industri jasa: transportasi, pariwisata, perbankan, periklanan, konstruksi, perdagangan eceran, perdagangan besar, dan komunikasi masa. Bisnis internasional sebagai sebuah disiplin ilmu adalah relatif baru. namun sebagai suatu praktik bisnis bukanlah hal yang baru .

Secara teoritis, bisnis (business) dapat diartikan sebagai:
(1) Commercial activity engaged in for again or livelihood;
(2) Activity or enterprise, for gain, benefit, advantage or livelihood;
(3) Enterprise in which person engaged show willingness to invest time and capital on future outcome.

Jadi kegiatan bisnis pariwisata adalah segala kegiatan usaha yang berorientasi pada keuntungan. Meliputi seluruh kegiatan penyediaan jasa (services) yang dibutuhkan wisatawan. yang meliputi:
1. Jasa perjalanan (travel) dan transportasi (transportation),
2. Penginapan (accommodation), jasa boga (restaurant),
3. Rekreasi (recreation), dan
4. Jasa jasa lain yang terkait, seperti jasa informasi,
    telekomunikasi, penukaran uang (money changer), dan jasa
    hiburan (entertainment).

Perdagangan jasa pariwisata dapat bersifat domestic (domestic tourism) dan dapat juga bersifat internasional (international tourism). Bersifat domestic, apabila pelayanan jasa tersebut dilakukan di dalam wilayah suatu Negara, oleh pelaku bisnis domestic terhadap wisatawan domestic. Perdagangan jasa pariwisata internasional adalah perdagangan jasa yang mengandung unsur asing (foreign element). Unsur asing, dalam perdagangan jasa pariwisata dapat terjadi karena perbedaan kewarganegaraan pelaku, lokasi, orientasi pasar (market target), dan unsur-unsur lainnya, seperti perbedaan hukum, bahasa, mata uang transaksi, dan tradisi.

Sifat khas perdagangan jasa pariwisata terletak pada sifat dan bentuk objeknya, yaitu jasa. Bentuk ini memiliki karakter yang sangat berbeda dengan barang. Sebagai contoh misalnya standard, lingkungan bisnis, peraturan perundangan, mekanisme dan prosedur, kebutuhan pasar, kemasan produk, kualitas produk, penyajian produk, dan sebagainya.

Karakteristik lainnya, terletak pada posisi jasa pariwisata sebagai objek hukum. Bisnis pariwisata memiliki system pengaturan tersendiri, institusi institusi, tradisi, azas-azas, ketentuan, standar-standar, mekanisme dan prosedur yang berbeda dengan perdagangan barang.

Karakteristik demikian menunjukkan bahwa bisnis pariwisata merupakan system tersendiri. Mencakup kesatuan konsumen, tata kerja, fungsi, dan proses tersendiri. Sistem demikian membutuhkan system hukum sui generis, yaitu sistem hukum khusus, sesuai dengan karakter obyeknya.

Mencermati perkembangan neraca pembangunan indonesia dari tahun ke tahun, tidak diragukan lagi bahwa kontribusi pendanaan yang berasal dari usaha jasa pariwisata telah meningkat dengan cukup berarti. Peranan industri pariwisata dalam menopang dan menggalakkan roda perekonomian nasional menjadi semakin kokoh di urutan kedua setelah migas.

Dalam kurun waktu terakhir, posisi kepariwisataan indonesia dalam peta persaingan pasar global telah menjadi semakin berat karena beberapa tekanan antara lain:
  • Keamanan nasional yang cukup rentan;
  • Pemulihan krisis ekonomi yang belum kunjung berhasil;
  • Tingginya euphoria proses otonomi daerah;
  • Tidak sinergisnya program program pemasaran pariwisata Indonesia.
     
Beberapa isu pariwisata internasional yang diperkirakan cukup mempengaruhi industri kepariwisataan dunia antara lain:
  • Keamanan dunia, Terorisme, dan Hak Asasi Manusia,
  • Pergeseran kecenderungan dari Pariwisata Masal menuju Pariwisata Minat Khusus (Special Interest Tourism),
  • Pembangunan Pariwisata Berkelanjutan (Sustainable Tourism Development),
  • Pembangunan yang memberdayakan dan melibatkan Masyarakat (Community Based Development),
  • Revolusi Teknologi Informasi,
  • Semakin terbukanya Pergerakan dan Perjalanan manusia Lintas Batas Negara dan Wilayah (Borderless Tourism),
  • Perlindungan konsumen yang semakin ketat (Consumer Right),
  • Era Perdagangan Bebas dan Liberalisasi Industri,
  • Serangan Amerika Serikat terhadap Irak.

Berdasarkan berbagai variabel dan data-data sepuluh tahun terakhir sepuluh besar sumber pasar pariwisata indonesia, adalah:
1. Singapura               6. Korea
2. Jepang                    7. Inggris
3. Malaysia                 8. Amerika serikat
4. Australia                 9. Jerman
5. Taiwan                  10. Belanda

Selama sepuluh tahun terakhir, dari tahun ke tahun kesepuluh pasar tersebut secara konsisten telah menjadi pasar paling penting bagi pariwisata indonesia. Peramalan terhadap jumlah kunjungan dari pangsa pasar sepuluh besar utama (top ten market) sampai tahun 2008 menunjukkan bahwa, singapura masih menjadi sumber pasar utama bagi indonesia dengan tingkat pertumbuhan kunjungan yang cukup signifikan.

Sementara Jepang masih menjadi sumber pasar utama nomer 2 (dua), meskipun dengan tingkat pertumbuhan yang mengalami penurunan signifikan dalam kurun waktu 2003 dan 2004. Malaysia masih memiliki posisi yang kuat di peringkat ketiga dengan pertumbuhan pangsa pasar yang lambat namun berke­lanjutan. Australia diperkirakan mengalami penurunan pangsa pasar dan digantikan oleh taiwan sebagai negara sumber pasar terbesar di peringkat keempat. Kondisi ini lebih disebabkan karena menurunnya jumlah kunjungan pasar australia dan bukan peningkatan jumlah kunjungan pasar taiwan yang signifikan. Pasar inggris dan Amerika serikat (long­haul) mengalami peningkatan pangsa pasar hingga tahun 2008, sementara pasar Jerman dan Belanda hanya mengalami sedikit perubahan.

Bisnis pariwisata merupakan model bisnis yang complicated. Melibatkan ketentuan, prinsip, persyaratan, standar, mekanisme dan prosedur, etika dan tradisi, yang membutuhkan perhatian lebih serius dalam perencanaan (Tourism Business Plan). Demikian pula dalam pelaksanaan, dan penyusunan design-design penyelesaian masalah. Untuk dapat bersaing secara lebih adil dan jernih.Tourism Business Plan memerlukan design-design akurat, dan secara proporsional meletakkan pertimbangan-pertimbangan hukum.

Suatu kegiatan bisnis, yang menyertakan mitra asing, atau unsur-unsur asing lainnya, baik manajemen maupun pasar, sebaiknya menempuh prosedur standar sebagaimana lazimnya prosedur kegiatan bisnis internasional. Prosedur tersebut mencakup pengenalan produk (penawaran), seleksi mitra, negosiasi (tawar-menawar), pembentukan MOU (Memorandum of Understanding), kontrak, sampai pada pelaksanaan dan manajemen bisnis.




Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera: http://www.kabarindonesia.com

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Kumpul Akbar Wirausahawan Suzuki 2017oleh : Rohmah Sugiarti
16-Des-2017, 22:18 WIB


 
  Kumpul Akbar Wirausahawan Suzuki 2017 PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) bersama main dealer di 36 kota Indonesia gelar kembali Kumpul Akbar Wirausahawan Suzuki (KAWIR). KAWIR pada tahun ini merupakan penyelenggaraan yang ketiga kalinya, setelah sebelumnya diadakan pada tahun 2014 dan 2015 lalu. Kali ini
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Mengenang Hari Juang Kartika 13 Des 2017 11:39 WIB

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia