KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalDI ATAS LANGIT ADA LANGIT oleh : Tonny Djayalaksana
23-Aug-2019, 14:03 WIB


 
 
KabarIndonesia - Pengacara 02 dalam Sidang Sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK) yaitu Bambang Widjojanto seperti menyimpan agenda tersendiri. Hal itu terlihat dari kejanggalan-kejanggalan yang saya ungkapkan sebelumnya.

Sidang pun berlanjut dengan acara mendengarkan saksi dan ahli dari
selengkapnya....


 


 
BERITA PARIWISATA LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
AMOR 16 Aug 2019 10:58 WIB



 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 
PARIWISATA

Menpar Arief Yahya: Geosite Sipinsur Humbanghas Mirip Orchid Forest Lembang, Cocok Untuk Milenial
Oleh : Danny Melani Butarbutar | 28-Jul-2019, 14:47:47 WIB

KabarIndonesia - Samosir, Sebagaimana dikabarkan berbagai media, Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan akan mengunjungi Geopark Kaldera Toba (GKT).

Informasi yang dihimpun pewarta kabarindonesia.com menyebutkan bahwa kunjungan presiden ke VI tersebut akan berlangsung selama tiga hari yakni
pada Senin (29/7) hingga Rabu (31/7).

Fokus kunjungan Presiden guna melihat dan memeriksa perkembangan pengembangan pariwisata di GKT yang saat ini di proyeksikan sebagai taman bumi ke Unesco. Tiga daerah yang menjadi sasaran utama yakni Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) dan Kabupaten Samosir.

Dikabarkan, Jokowi direncanakan akan mendarat di Bandar Udara (Bandara) Silangit, pada hari Senin (29/7), selanjutnya langsung bergerak menuju ke Geosite Sipinsur. Di Sipinsur Presiden akan menikmati panorama disana sembari berfoto, serta menerima usulan (proposal) pengembangan Geosite Sipinsur sebagai kawasan wisata bertaraf Internasional.

Untuk mempersiapkan kunjungan Presiden tersebut, beberapa pejabat terkait seperti Menpar Arief Yahya, Hadi Sucahyono Kepala BPIW KemenPUPR, telah tiba di bandara Silangit, Tapanuli Utara pada Minggu (28/7)

Setibanya di bandara, Menpar Arief Yahya melakukan tugas meninjau Taman Wisata Geosite Sipinsur didampingi oleh Dosmar Banjarnahor Bupati Humbang Hasundutan, Hadi Sucahyono Kepala BPIW KemenPUPR, dan Bapak Arie Prasetyo, Dirut BOPDT.
.
Pada kesempatan itu, bupati Dosmar Banjarnahor menjelaskan kepada Menpar bahwa Geosite Sipinsur merupakan salah satu kawasan wisata utama bagian Geopark Kaldera Danau Toba di dataran tinggi Humbang Hasundutan. Letaknya berada di desa Pearung, kecamatan Paranginan. Luasnya sekitar 2 hektar dan berada di ketinggian 1.213 meter di atas permukaan laut.

"Disini wisatawan dapat merasakan udara sejuk dan pemandangan Danau Toba yang dikelilingi oleh banyaknya pohon pinus. Karena lokasinya cukup tinggi, kawasan ini memang sangat sejuk dan indah." jelas Dosmar.
Mirip Orchid Forest, Geosite Sipinsur Cocok Untuk Milenial

Disela-sela peninjauan dan menikmati udara sejuk panorama Sipinsur, Menpar Arief Yahya menilai kawasan Geosite Sipinsur Humbanghas memiliki karakter mirip Orchid Forest di Lembang, Bandung. Kawasan ini layak dikembangkan menjadi destinasi untuk wisatawan malahan bisa dikelola menjadi atraksi tersendiri, untuk mendatangkan wisatawan milenial ke Danau Toba.

“Lokasi Sipinsur hampir mirip dengan Orchid Forest Cikole di Bandung. Kalau dibuat rumah gantung dan jalan gantung seperti Cikole, tentu ini konsepnya anak muda milenial banget. Apalagi ditambah dengan spot selfie,” kata Menpar Arief.

Menurut penjelasan Bupati Humbanghas, sebagai kawasan wisata utama di kabupaten Humbang Hasundutan, di lahan seluas 2 hektare dan berada di ketinggian 1.213 meter di atas permukaan laut ini terdapat hutan pinus yang berfungsi juga sebagai camping ground. "Ada juga fasilitas taman bermain untuk anak-anak." ujar Dosmar.

Menurut Andhy Marpaung, kasubdit pengembangan destinasi kemenpar, bahwa kunjungan Menpar ke kawasan Danau Toba untuk meninjau langsung kesiapan infrastruktur dan sektor pariwisata. Hal ini sesuai arahan Presiden Joko Widodo, karena Danau Toba telah ditetapkan sebagai salah satu destinasi super prioritas.

Dikabarkannya, Menpar tiba di Bandara Silangit, Minggu (28/7), bersama Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimoeljono. Mereka disambut Bupati Humbang Hasundutan, Dosmar Banjarnahor, dan Dirut Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT) Arie Prasetyo. Mereka lalu berdiskusi mengenai pengembangan Pariwisata Danau Toba.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Humbang Hasundutan, Dosmar Banjarnahor mengatakan kawasan wisata Sipinsur sendiri masih dikelola oleh pemerintah daerah, dan akan terus dibenahi. Sipinsur akan dijadikan sebagai daya tarik untuk wisatawan ke Danau Toba, khususnya di wilayah Humbahas.

“Geosite Sipinsur ramai dengan wisatawan pada hari libur atau akhir pekan. Jumlahnya bisa mencapai 5 ribu wisatawan. Kami terus memperbaiki berbagai atraksi di sini sebagai daya tarik, salah satunya menyiapkan tempat musik yang biasa digunakan saat akhir pekan,” kata Bupati Dosmar Banjarnahor.

Dari Geosite Sipinsur ini, wisatawan akan langsung berhadapan dengan pulau kedua Pulau Sibandang. Pulau ini bisa dicapai dalam waktu 10-15 menit dari pelabuhan Muara, sekitar 30 menit perjalanan menuruni bukit dan jalan berkelok dari Geosite Sipinsur. Geosite Sipinsur sangat mudah dijangkau. Hanya sekitar 18 kilometer dari Bandara Silangit di Siborong-borong, Tapanuli Utara.

Selanjutnya dikabarkan, setelah dari Geosite Sipinsur, Menpar Arief Yahya bersama rombongan juga meninjau langsung destinasi-destinasi di kabupaten Humbahas. Antara lain, pemandian Aek Sipangolu hingga Situs Cagar Budaya Istana Raja Sisingamangaraja di Bakkara.(*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Mekanisasi Pertanian di Tanah Batakoleh : Leonardo Tolstoy Simanjuntak
14-Jun-2019, 06:38 WIB


 
  Mekanisasi Pertanian di Tanah Batak Petani di Tanah Batak sekarang merasa lega. Semakin sulitnya mendapatkan tenaga kerja untuk mengelola pertanian padi, membuat mereka kewalahan. Untunglah mekanisasi pertanian itu beberapa tahun terakhir sudah hadir. Untuk panen raya, petani di kawasan Silindung Tapanuli Utara umumnya sudah menggunakan
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 
Investasi Dengan Uang Receh 20 Aug 2019 12:01 WIB


 

 

 

 

 

 

 

 
Apakah (Cukup) Anda Senang? 16 Aug 2019 11:04 WIB


 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia