KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalRudiantara: 4,6 Juta UMKM Sudah Online oleh : Sesmon Toberius Butarbutar
15-Nov-2017, 21:01 WIB


 
 
KabarIndonesia - Jakarta, Kementerian Komunikasi dan Informatika menyampaikan berdasarkan data terdapat 4,6 juta UMKM dari target delapan juta UKM hingga 2019 telah masuk akses online.

"Kami punya target mengonlinekan delapan juta UMKM hingga tahun 2019, namun sekarang baru
selengkapnya....


 


 
BERITA PARIWISATA LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Hujan Tak Pernah Sendiri 13 Nov 2017 20:13 WIB

Ada Saat 08 Nov 2017 13:32 WIB


 
BERITA LAINNYA
 

 

 

Menjelajah Kekayaan Wisata Banyumas (4): Pergelaran Seni dan Budaya yang Tabu Dilewatkan Begitu Saja

 
PARIWISATA

Menjelajah Kekayaan Wisata Banyumas (4): Pergelaran Seni dan Budaya yang Tabu Dilewatkan Begitu Saja
Oleh : Rohmah Sugiarti | 31-Mar-2017, 18:09:42 WIB

KabarIndonesia – Seni dan budaya adalah hasil karya cipta manusia yang membedakannya dari makhluk-makhluk lainnya. Melalui seni dan budaya manusia bisa mewariskan ilmu pengetahuan secara turun temurun untuk terus dikembangkan bagi kebaikan generasi penerusnya.

Indonesia kaya akan seni dan budaya adiluhung yang sangat beraneka ragam. Seni budaya ini juga menggambarkan ciri khas masing-masing daerah dengan keunikaan dan keunggulannya masing-masing.

Tentu saja, Banyumas juga memiliki kekayaan seni dan budaya yang merupakan warisan kecerdasan serta kearifan lokal dari nenek moyang yang layak dipelajari, dipahami dan diambil hikmah-hikmah positif serta budi pekerti yang adi luhung untuk memuliakan keberadaan kita sebagai manusia. 

Inilah dia, beberapa pergelaran seni budaya khas Banyumas yang bisa kita pelajari dan kita agendakan untuk turut meramaikannya sebagai media memperluas wawasan kita.

1. Kirab Hari Jadi Kabupaten Banyumas
Acara untuk menyambut dan merayakan Hari Jadi atau Ulang Tahun Kabupaten Banyumas setiap tanggal 22 Februari setiap tahunnya. Pada ksempatan ini kita bisa menyaksikan Prosesi Kirab Pusaka Kabupaten Banyumas yang sakral dan memiliki nilai sejarah yang penting. Pusaka yang dikirab terdiri dari keris, tombak, dan kitab stambul.  

2. Festival Serayu Banyumas

Kali Serayu adalah salah satu sungai terpenting bagi Kabupaten Banyumas. Sebagai salah satu ikon penting daerah maka untuk memperingati eksistensi sungai ini, setiap bulan Juli maka digelarlah dua acara yang unik, menarik dan meriah yaitu Balapan Perahu Pasir dan Festival Perahu Hias.  

3. Banyumas Extravaganza
Seperti halnya daerah atau kota-kota yang ada di seluruh dunia, Banyumas juga memiliki acara unggulan tahunan sebagai media promosi pariwisata dan kerajinan lokal yang mampu mengangkat citra, keunggulan dan keunikan daerahnya. Karena itu digelarlah Banyumas Extravaganza yang berisi Karnaval Seni dan Budaya Banyumas dan diramaikan dengan berbagai jenis kesenian khas s serta produk kerajinan local yang ada di sana. 

4. Pemilihan kakang dan Mbekayu sebagai Duta Wisata Banyumas
Tak kalah dengan ajang Miss Universe, atau pun Putri Indonesia, Banyumas juga memiliki ajang Pemilihan Kakang dan Mbekayu untuk didaulat sebagai Duta Wisata Banyumas yang nantinya akan mengemban tugas sebagai ambassador bagi promosi kemajuan wisata daerah ini. Ajang ini secara rutin dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banyumas setiap tahunnya.  

5. Prosesi Jaro Rojab

Acara ini merupakan salah satu acara yang bernuansa relegius. Dilaksanakan setiap tanggal 10 Rajab dengan isi acara berupa upacara jaro yaitu prosesi penggantian Jaro (pagar) lama dengan Jaro baru di komplek makam Kyai Tulih yang terletak disekitar Masjid Saka Tunggal Wangon, Banyumas.  

6. Prosesi Unggah-unggahan Jatilawang

Ritual tradisional ini dilakukan dimakam Bonokeling desa Pekuncen-jatilawang setiap tahunnya. Tepatnya pada satu minggu sebelum datangnya bulan puasa. Pada upacara yang dikemas dalam bentuk selamatan ini biasanya masyarakat yang datang membawa binatang peliharaan seperti kambing atau sapi untuk dimasak secara masal yang biasa disebut “Becek”. 

7. Prosesi Jimat Kalibening
Acara ini berupa ritual pencucian pusaka yang ada di desa Kalibening Banyumas yang dilaksanakan setiap tanggal 12 Maulid. Untuk kelengkapan ritual pencucian pusaka ini digunakan air yang diambil dari Sumur Pesucen.  

8. Prosesi Jimat Kalisalak

Ritual pencucian jimat Kalisalak, Kecamatan Kebasen. Acara ini dilaksanakan setiap tanggal 12-13 Rabiul Awal. Biasanya benda-benda pusaka yang dicuci atau dijamas merupakan uang logam, peluru/pelor, daun lontar dan kendil yang dikermatkan di daerah ini.  

9. Prosesi Grebeg Suran (Ruwat)
Ritual Grebeg Suran ini digelar pada bulan Sura setiap Selasa/jum’at Kliwon di lokawisata Baturraden. Merupakan ritual selamatan sebagai rasa syukur atas karunia yang diberikan oleh Tuhan Yang Maha Esa atas hasil panen yang baik. Dibuka dengan kirab hasil panen beragam hasil bumi dalam “Robyong” yang berisi ketela pohon, padi, jagung dilengkapi pula dengan tumpeng Pancawarna.  

10. Ebeg/Kuda Lumping

Seperti jamaknya tarian kuda lumping, Ebeg merupakan tarian yang dibawakan dengan menggunakan kuda-kudaan yang terbuat dari anyaman bambu. Diiringi dengan alat musik gamelan dan dipimpin oleh seorang Penimbul/Dalang Ebeg. Sebagai puncak atau klimak acara, para penari akan kesurupan seraya makan bunga, pecahan kaca, dan biji padi sambil dicambuk oleh sang Penimbul.  

11. Kesenian Kenthongan

Pada awalnya kenthongan adalah alat bantu komunikasi masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungannya. Berkat kreativitas yang dimiliki, selain berfungsi sebagai perlengkapan siskamling kenthongan ini juga dimanfaatkan masyarakat Banyumas menjadi alat seni musik yang sangat artistik dan dinamis. 

 12. Wayang Kulit Gragag Banyumasan
Pertunjukkan Wayang Kulit Gragag Banyumasan adalah salah jenis pertunjukan wayang kulit namun memiliki cirri khas yang benar-benar bernafaskan Banyumas. Lakon-lakon yang dibawakan oleh dalang masih tidak berbeda dengan wayang kulit purwo yang semuanya bersumber dari kitab Mahabrata dan Ramayana. Hanya saja spesifikasi wayang kulit Gragag Banyumas ini terletak pada tehnik pembawaannya yang sangat dipengaruhi oleh latar belakang budaya  masyarakat Banyumas itu sendiri.  

13. Tari Lengger & Calung Banyumasan

Pada zaman dahulu Tari Lengger Banyumasan dimainkan untuk memeriahkan penyambutan datangnya masa panen. Dibawakan oleh dua orang wanita atau lebih dengan diiringi alat musik Calung dan seorang sinden. Pada perkembangannya, sekarang tarian ini lebih sering pentaskan untuk menyambut tamu agung sebagai tarian selamat datang. Diiringi oleh alat musik tradisional Calung yang terbuat dari bambu wulung. Perangkat musik calung terdiri dari Gambang Barung, Gambang Penerus, Dhendhem, Kenong, Gong dan Kendhang.  

Tunggu apa lagi. Catat agendanya dan mari kita meriahkan pergelarannya dengan penuh sukacita. (*)  

Sumber Foto
: Festival Serayu Banyumas 2015 || Foto & Editing By : Vishnu Darmawan ( Klikmg ) Fotografer Purwokerto | http://www.klikmg.web.id

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
  Mendes PDTT Ajak Astra Lanjutkan Membangun Indonesia dari Wilayah Terluar Mendes PDTT Republik Indonesia Eko Putro Sandjojo melakukan pemeriksaan darah di booth pengobatan gratis yang disediakan dalam acara Festival Kesehatan Inspirasi 60 Tahun Astra di Hotel Rinra Makassar hari ini (18/11). Acara Festival Kesehatan ini mendapatkan respon positif dari masyarakat
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Menjadi Guru Yang Baik 15 Nov 2017 07:00 WIB


 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 
Beriman dan Bijaksana 12 Nov 2017 06:45 WIB

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia