KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
DaerahOperasional Pelabuhan Simanindo Kembali Dibuka dengan Pengoperasian Kapal Ferry dan Kapal Kayu oleh : Danny Melani Butarbutar
07-Jul-2018, 14:45 WIB


 
  KabarIndonesia - Samosir, Sejak peristiwa tenggelamnya kapal kayu KM. Sinar Bangun di perairan Tigaras pada Senin (18/6) Pemerintah telah menghentikan operasional transportasi kapal trayek Simanindo (Samosir) - Tigaras (Simalungun). Hal ini sangat berdampak luas kepada roda perekonomian masyarakat.

Namun,
selengkapnya....


 


 
BERITA PARIWISATA LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Ruang dan Cinta Penyatu Segalanya 27 Jun 2018 05:55 WIB

Surat Untuk Bapak Presiden 06 Jun 2018 09:09 WIB


 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 
PARIWISATA

Banyuwangi Dikunjungi Tiga Kepala Daerah di Kawasan Danau Toba
Oleh : Danny Melani Butarbutar | 15-Mar-2018, 15:39:24 WIB

KabarIndonesia - Samosir, Dengan telah ditetapkannya kawasan Danau Toba sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) dan menjadi salah satu destinasi wisata yang akan dikembangkan sebagai "Bali" baru oleh Presiden Jokowi dan Kementerian Pariwisata, maka kebersamaan 7 kepala daerah dan partisipasi pemangku kepentingan menjadi keniscayaan buat merealisasinya.

Terkait dengan hal tersebut, tiga kepala daerah di kawasan Danau Toba yakni Bupati Samosir Rapidin Simbolon; Bupati Toba Samosir Darwin Siagian; dan Bupati Humbang Hasundutan Dormar Banjarmahor, melakukan kunjungan kerja ke Banyuwangi provinsi Jawa Timur.

"Kunjungan ketiga kepala daerah ini mengunjungi Banyuwangi untuk mengetahui pengembangan pariwisata dan berbagai program inovatif lainnya di Banyuwangi selama tiga hari, terhitung sejak Selasa (13/3/2018) lalu," sebut akun resmi humas pemkab Samosir.

Menurut Rapidin Simbolon bahwa kunjungan tersebut juga atas arahan Menteri Koordinator Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan untuk bertukar pengalaman terkait pengembangan pariwisata daerah.

"Kita mendapat arahan pak Luhut untuk datang langsung melihat perkembangan Banyuwangi. Karena menurut pak Luhut, Banyuwangi sebagai salah satu daerah yang berhasil mengembangkan daerahnya, dari yang dulunya daerah tidak dikenal, kini sangat dikenalbdan diminati wusatawan," kata Rapidin kepada pewarta kabarindonesia.

Setibanya di Banyuwangi ketiga kepala daerah disambut langsung Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, pada Rabu (14/3) di pendopo kabupaten. Selanjutnya didampingi Wakil Bupati Banyuwangi, rombongan Danau Toba diajak mengunjungi berbagai tempat, antara lain Lounge Pelayanan Publik, Mal Pelayanan Publik, Desa Smart Kampung Taman Sari, dan destinasi wisata Grand Watu Dodol serta Bangsring Underwater.

"Kami banyak belajar di Banyuwangi. Mulai turun dari bandara kami sudah terkesima dengan bangunannya dengan konsep hijau. Setelah itu jalanan dari bandara ke kota masih banyak sawah membentang. Ini bikin segar mata," ujar Rapidin kepada Ardian Fanani, detiknews.com.

"Begitu juga Desa Taman Sari, sistem pengelolaan desanya yang terintegrasi. Di Mal Pelayanan Pubik, banyak hal baru yang kami dapat dan bisa diterapkan di daerah kami masing-masing. Semua luar biasa di sini. Kita harus dapat ilmu dari Pak Azwar Anas ini. Jangan lupa, kita juga harus meniru keramahan dan kebersihan kota ini," Dosmar Banjarnahor menimpali.

Sementara itu Bupati Toba Samosir, Darwin mengatakan bahwa kabupaten di kawasan Danau Toba mulai bergerak membenahi Danau Toba. Kabupaten Banyuwangi, bisa dijadikan salah satu contoh bagaimana memajukan sebuah kawasan wisata.

"Kami sedang mulai membenahi fasilitas pariwisata, mulai dari hotel, atraksi, hingga sarana penunjang pariwisata lainnya. Kami ingin mengembalikan kejayaan Danau Toba seperti dulu, menjadi tujuan utama wisatawan di Indonesia. Kami datang untuk bisa sharing bareng dengan Pak Anas," ungkap Darwin, pada pertemuan di pendopo. "Kami juga bawa dua dosen IT kemari. Ini juga untuk belajar pengembangan TIK di daerah," imbuh Darwin.

Sementara itu dikabarkan, dihadapan ketiga bupati, Bupati Anas pun memaparkan berbagai hal yang dilakukan Banyuwangi untuk bisa menjadi seperti saat ini. Beberapa di antaranya adalah membuka akses jalur transportasi udara, penataan SDM, hingga mengajak rakyat untuk turut berpartisipasi dalam kegiatan pembangunan.

"Kuncinya rakyat harus dilibatkan, misalnya atraksi seni yang sudah hidup di masyarakat kita berikan panggung lebih luas. Selain itu, di kawasan wisata kita bentuk kelompok sadar wisata (pokdarwis), merekalah yang bertanggung jawab terhadap pengelolaan dan kebersihan tempat wisata," terang Azwar Anas.

Bagi Bupati Banyuwangi, kunjungan tiga kepala daerah dan rombongan ini juga akan dimanfaatkan Banyuwangi untuk belajar banyak hal. "Danau Toba ini sudah kesohor, kita juga perlu belajar. Beliau-beliau adalah bupati spesial karena menjadi pemangku kepentingan bagi sebuah destinasi luar biasa kebanggaan Indonesia, yaitu Danau Toba," pungkas Bupati Anas.(*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
  FWD Life Gandeng Special Olympics Indonesia untuk Program Pemberdayaan Penyandang Disabilitas Intelektual di Semarang – PT FWD Life Indonesia (FWD Life), pelopor asuransi jiwa berbasis digital di Indonesia, telah meresmikan kerja sama dengan Special Olympics Indonesia (SOIna) pada 18 April 2018 lalu. Setelah peluncuran kerja sama, FWD Life kemudian menggelar roadshow perdana di Bandung pada
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 
Sang Perancang Mode Batik 14 Apr 2018 18:54 WIB


 

 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia