KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalOJK Umumkan Pemenang Annual Report Award (ARA) 2016: ANTAM Kembali Sabet Predikat Juara Umum oleh : Wahyu Ari Wicaksono
19-Sep-2017, 18:18 WIB


 
 
KabarIndonesia – Jakarta, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), bekerja sama dengan Kementerian BUMN, Direktorat Jenderal Pajak, Bank Indonesia, Bursa Efek Indonesia, Komite Nasional Kebijakan Governance (KNKG), dan Ikatan Akuntan Indonesia kembali menggelar Annual Report Award (ARA) 2016.   Mengusung
selengkapnya....


 


 
BERITA HUKUM LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 
KOMUNIS 23 Sep 2017 03:41 WIB

Kisah Negeri Antah Berantah 22 Sep 2017 09:23 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 

Vonis 18 Tahun Penjara, Dimas Kanjeng Banding

 
HUKUM

Vonis 18 Tahun Penjara, Dimas Kanjeng Banding
Oleh : Benny Aswadina | 08-Aug-2017, 16:29:15 WIB

KabarIndonesia - Probolinggo, Pengadilan Negeri Kraksaan Probolinggo bersidang Selasa (1/8) dipimpin Basuki Wiyono SH menjatuhkan vonis sangat berat 18 tahun penjara pimpinan Padepokan "DK" Dimas Kanjeng Taat Pribadi terdakwa kasus pembunuhan berencana kedua santrinya Abdul Gani dan Ismail cukup menghebohkan beberapa waktu lalu.

"Vonis Dimas Kanjeng lebih ringan dari tuntutan JPU yang menuntutnya seumur hidup terhadap.  Pria bertubuh gempal asal Dusun Cengkelek desa Wangkal Gading, Dimas Kanjeng mengajukan banding," kata Retno Ayu Tri Lestari MNC Media peliput di PN Kraksaan Probolinggo.

Menimbang unsur menghilangkan nyawa santri Abdul Gani dan Ismail terpenuhi diperkuat pembuktian penyerahan Rp 150 Juta untuk 6 eksekutor telah dijatuhi vonis. Purnawirawan TNI Wahyudi, Kurniadi, Wahyu Wijaya ketiganya dijatuhi vonis 20 thun penjara, 12 tahun penjara untuk Muriyat dan Boiran serta vonis 10 tahun penjara untuk Achmad Suryono.

Terdakwa Dimas Kanjeng melanggar pasal 340 KUHP pembunuhan berencana dengan ancaman hukumnya seumur hidup atau mati. Sementara itu Gus Sholeh, menyarankan. tak usah banding. "Terima aja putusan itu, kalau banding dipastikan akan bertambah hukumannya 20 tahun penjara atau seumur hidup, bahkan mati" sebutmua. (*)

Foto: Pemimpin Padepokan "DK" Probolinggo Dimas Kanjeng Taat Pribadi kemeja batik dalam persidangan. Dok : Pribadi

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Kemeriahan Pembukaan HUT ke-60 Astra di Medanoleh : Rohmah Sugiarti
22-Sep-2017, 21:47 WIB


 
  Kemeriahan Pembukaan HUT ke-60 Astra di Medan Gubsu H.T. Erry Nuradi, didampingi Direktur PT Astra International Tbk Suparno Djasmin, Dan POM Kodam I Bukit Barisan Kol. CPM Sudarma Setyawan, Staf Ahli Pangdam I Bukit Barisan Kol. Zeni Muslim Jaya, Wakil Dirlantas Polda Sumut AKBP Marcelino Sampouw, CCFA
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia