KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalRudiantara: 4,6 Juta UMKM Sudah Online oleh : Sesmon Toberius Butarbutar
15-Nov-2017, 21:01 WIB


 
 
KabarIndonesia - Jakarta, Kementerian Komunikasi dan Informatika menyampaikan berdasarkan data terdapat 4,6 juta UMKM dari target delapan juta UKM hingga 2019 telah masuk akses online.

"Kami punya target mengonlinekan delapan juta UMKM hingga tahun 2019, namun sekarang baru
selengkapnya....


 


 
BERITA HUKUM LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 
Hujan Tak Pernah Sendiri 13 Nov 2017 20:13 WIB

Ada Saat 08 Nov 2017 13:32 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 

Vonis 18 Tahun Penjara, Dimas Kanjeng Banding

 
HUKUM

Vonis 18 Tahun Penjara, Dimas Kanjeng Banding
Oleh : Benny Aswadina | 08-Aug-2017, 16:29:15 WIB

KabarIndonesia - Probolinggo, Pengadilan Negeri Kraksaan Probolinggo bersidang Selasa (1/8) dipimpin Basuki Wiyono SH menjatuhkan vonis sangat berat 18 tahun penjara pimpinan Padepokan "DK" Dimas Kanjeng Taat Pribadi terdakwa kasus pembunuhan berencana kedua santrinya Abdul Gani dan Ismail cukup menghebohkan beberapa waktu lalu.

"Vonis Dimas Kanjeng lebih ringan dari tuntutan JPU yang menuntutnya seumur hidup terhadap.  Pria bertubuh gempal asal Dusun Cengkelek desa Wangkal Gading, Dimas Kanjeng mengajukan banding," kata Retno Ayu Tri Lestari MNC Media peliput di PN Kraksaan Probolinggo.

Menimbang unsur menghilangkan nyawa santri Abdul Gani dan Ismail terpenuhi diperkuat pembuktian penyerahan Rp 150 Juta untuk 6 eksekutor telah dijatuhi vonis. Purnawirawan TNI Wahyudi, Kurniadi, Wahyu Wijaya ketiganya dijatuhi vonis 20 thun penjara, 12 tahun penjara untuk Muriyat dan Boiran serta vonis 10 tahun penjara untuk Achmad Suryono.

Terdakwa Dimas Kanjeng melanggar pasal 340 KUHP pembunuhan berencana dengan ancaman hukumnya seumur hidup atau mati. Sementara itu Gus Sholeh, menyarankan. tak usah banding. "Terima aja putusan itu, kalau banding dipastikan akan bertambah hukumannya 20 tahun penjara atau seumur hidup, bahkan mati" sebutmua. (*)

Foto: Pemimpin Padepokan "DK" Probolinggo Dimas Kanjeng Taat Pribadi kemeja batik dalam persidangan. Dok : Pribadi

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
  Mendes PDTT Ajak Astra Lanjutkan Membangun Indonesia dari Wilayah Terluar Mendes PDTT Republik Indonesia Eko Putro Sandjojo melakukan pemeriksaan darah di booth pengobatan gratis yang disediakan dalam acara Festival Kesehatan Inspirasi 60 Tahun Astra di Hotel Rinra Makassar hari ini (18/11). Acara Festival Kesehatan ini mendapatkan respon positif dari masyarakat
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Menjadi Guru Yang Baik 15 Nov 2017 07:00 WIB


 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 
Beriman dan Bijaksana 12 Nov 2017 06:45 WIB

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia