KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
EkonomiJusuf Randy vs Randy Jusuf CEO Managing Director Google oleh : Kabarindonesia
15-Des-2018, 10:36 WIB


 
 
KabarIndonesia - Randy Jusuf telah mentoreh sejarah baru lagi dalam Dunia Komputer.
Jusuf Randy dahulu adalah pelopor pertama yang mendirikan Lembaga Pendidikan Komputer yang pertama di Indonesia ialah "Lembaga Pendidikan Komputer Indonesia Amerika" - LPKIA sehingga dinobatkan sebagai Raja Komputer
selengkapnya....


 


 
BERITA HUKUM LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 
Sepertiga Malam 05 Nov 2018 15:57 WIB

Duhai Kau yang Sedang Diuji 21 Okt 2018 11:53 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 
Ucup Kecil, Sang Penantang Takdir 15 Des 2018 11:22 WIB


 

Usut dan Tertibkan Dugaan Pungli Bantuan Pangan Non Tunai di Tambora

 
HUKUM

Usut dan Tertibkan Dugaan Pungli Bantuan Pangan Non Tunai di Tambora
Oleh : Buddy Wirawan | 06-Apr-2018, 06:23:50 WIB

KabarIndonesia - Beredarnya informasi yang berkembang tentang dugaan adanya praktek pungutan liar (Pungli) sebesar Rp. 7.000 kepada warga yang menerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Kelurahan Angke, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat,  mendapat perhatian khusus Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI ) Nasional Wilson Lalengke, S.Pd, MSc, MA.

Dikatakan Wilson, bahwa Presiden Joko Widodo sudah menegaskan pemberian BPNT tidak dipungut biaya. Pemberian bantuan berupa beras dan telur ini diberikan langsung pemerintah pusat melalui Kemensos melalui sejumlah bank dan didistribusikan kepada warga.
 
"Jika di lapangan terjadi pungli dalam penyaluran BPNT, perlu diusut dan ditertibkan," tegas Wilson Lalengke yang juga adalah Anggota Ikatan Alumni PPRA-48 Lemhannas RI, saat ditemui Wartawan dikantor Sekretariat PPWI Nasional, Kamis malam (5/4/2018).
 
Diungkapkankan Wilson, agar tidak terjadi penyimpangan-penyimpangan perlu, kontrol sosial dari masyarakat. Wargapun harus proaktif menyampaikan informasi dan sekaligus mempertanyakan, segala sesuatu yang menurut mereka tidak sesuai dengan kebijakan dari pusat. 

Lebih jauh Wilson Lalengke yang juga lulusan dari 3 Universitas terbaik Eropa itu menyampaikan, perlunya adanya pengawasan terhadap setiap pelaksana lapangan, antara lain pihak suplier bahan pangan yang diberi konsensi dalam program BPNT, pihak staf kelurahan yang biasanya dilaksanakan oleh bagian Kesra, dan petugas distribusi lainnya, oleh pemerintah pusat harus diperketat. 

"Perlu disusun mekanisme kerja yang baik, namun sederhana dan mudah, tidak berbiaya tinggi dan transparan dalam penyaluran bantuan seperti program BPNT," terang Wilson yang sudah melatih ribuan warga TNI, Polri, Mahasiswa, Guru, dan elemen masyarakat lainnya di bidang jurnalistik tersebut. 

Pada akhirnya, Wilson juga berharap agar staf pelaksana lapangan harus benar-benar menyadari bahwa sebagai pelayan rakyat, mereka dituntut memiliki integritas dan moralitas yang tinggi penuh keikhlasan dan hati bersih dalam menjalankan tugasnya. 

"Pikiran, sikap, dan perilaku koruptif sudah mesti ditinggalkan. Budaya semacam itu tidak akan memberi sumbangsih apapun dalam peningkatan kehidupan keluarga si pegawai atau petugas lapangan," pungkas Wilson mengakhiri. (*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Pergelaran Swimrun Pertama di Asia Tenggara-Australiaoleh : Rohmah S
10-Des-2018, 22:14 WIB


 
  Pergelaran Swimrun Pertama di Asia Tenggara-Australia 20 pelari dari 6 negara: Indonesia, Australia, Amerika, Inggris, New Zealand dan Swedia ikuti swimrun di Nusa Lembongan dan Nusa Ceningan dengan jarak lari 20km dan berenang 3km. Head of Corporate Communications PT Astra International Tbk Boy Kelana Soebroto (kiri)
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 
Khasiat Buah Bit untuk Kecantikan 16 Sep 2018 16:05 WIB


 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia