KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalRudiantara: 4,6 Juta UMKM Sudah Online oleh : Sesmon Toberius Butarbutar
15-Nov-2017, 21:01 WIB


 
 
KabarIndonesia - Jakarta, Kementerian Komunikasi dan Informatika menyampaikan berdasarkan data terdapat 4,6 juta UMKM dari target delapan juta UKM hingga 2019 telah masuk akses online.

"Kami punya target mengonlinekan delapan juta UMKM hingga tahun 2019, namun sekarang baru
selengkapnya....


 


 
BERITA HUKUM LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 
Hujan Tak Pernah Sendiri 13 Nov 2017 20:13 WIB

Ada Saat 08 Nov 2017 13:32 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 

Tipikor Polda Sumut Terkesan Jalan di tempat

 
HUKUM

Tipikor Polda Sumut Terkesan Jalan di tempat
Oleh : Jesse Sitanggang | 24-Des-2010, 00:04:08 WIB

KabarIndonesia - Penanganan kasus-kasus korupsi idealnya seperti dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dimulai dengan penelitian, penyelidikan, penyidikan, kemudian penuntutan. Kapolda Sumut Irjen Oegroseno mengatakan itu tadi malam, terkait penanganan kasus-kasus korupsi oleh penyidik Satuan III/Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polda Sumut selama 2010 yang terkesan jalan di tempat.

Karena itu, Kapolda meminta penyidik Tipikor dalam menanggani kasus korupsi meniru konsep KPK. "Kalau saya maunya seperti dilakukan KPK," kata Irjen Pol Oegroseno.

Oengroseno menjelaskan, sebelum melakukan penyidikan harus dilakukan penyelidikan dan penelitian. Kemudian, diperdalam oleh penyidik. "Jiika penyidikan sudah cukup kuat, jangan mundur lagi," tandasnya.

Kapoldasu mengakui penanganan kasus korupsi selama 2010 menurun dibanding tahun sebelumnya. Tetapi, lanjutnya, itu disebabkan penyidik kepolisian tidak bisa mengambilalih kasus yang sudah ditangani kejaksaan.

Soal banyaknya berkas acara pemeriksaan tersangka korupsi yang "bolak-balik" kejaksaan-polisi, Kapolda mengatakan hanya masalah koordinasi. "Saya rasa persoalan itu karena kurang koordinasi saja," ujarnya.

Mengenai kepastian hukum terhadap tersangka yang telah memakan waktu hingga bertahun-tahun, Kapolda mengakui adanya keraguan penyidik. "Saya tekankan, kalau tidak cukup bukti, tidak usah takut, tidak usah ragu-ragu hentikan saja. Tapi kalau terbukti teruskan," tegasnya.

Terjadinya keraguan itu karena penyidik menilai penanganan kasus korupsi harus dimajukan hingga pengadilan. Namun hal itu tidak didukung dengan bukti cukup. (*)


Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
http://www.kabarindonesia.com//

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
  Mendes PDTT Ajak Astra Lanjutkan Membangun Indonesia dari Wilayah Terluar Mendes PDTT Republik Indonesia Eko Putro Sandjojo melakukan pemeriksaan darah di booth pengobatan gratis yang disediakan dalam acara Festival Kesehatan Inspirasi 60 Tahun Astra di Hotel Rinra Makassar hari ini (18/11). Acara Festival Kesehatan ini mendapatkan respon positif dari masyarakat
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Menjadi Guru Yang Baik 15 Nov 2017 07:00 WIB


 
Memahami Inflasi Lebih Dalam 21 Nov 2017 03:39 WIB


 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 
Beriman dan Bijaksana 12 Nov 2017 06:45 WIB

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia