KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Pelatihan Menulis Online Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
OpiniIslamophobia di Amerika, “Christianophobia” di Indonesia oleh : Kabarindonesia
21-Mar-2019, 16:44 WIB


 
 
KabarIndonesia - Jika sebagian penduduk di AS dan barat mengidap Islamophobia, maka sebagian penduduk Indonesia dan kawasan mayoritas Muslim di berbagai belahan dunia mengalami gangguan penyakit "Christianophobia". Opini Sumanto al Qurtuby.

Islamophobia atau Islamfobia mengacu pada pengertian ketakutan atau
selengkapnya....


 


 
BERITA HUKUM LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 
Kucinta Danau Toba 23 Mar 2019 08:01 WIB

Wahai Kekasih Allah 21 Mar 2019 15:22 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 

Tersingkap Dugaan Pungli Pengukuran di Kantah Kota Depok

 
HUKUM

Tersingkap Dugaan Pungli Pengukuran di Kantah Kota Depok
Oleh : Buya | 08-Apr-2018, 23:43:41 WIB

KabarIndonesia - Depok, Dugaan pungutan liar (pungli) tersingkap di Seksi Infrastruktur Pertanahan Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Depok. Dua bekas permohonan pengukuran, masing-masing berjumlah 16 dan 19 bidang, bisa diloloskan tanpa penyertaan siteplan dari Dinas Tata Ruang dan Permukiman (Distarkim) Kota Depok.

Informasi yang didapat dari lingkaran dalam Kantah Kota Depok, kedua berkas permohonan itu diloloskan karena adanya uang pelican yang diberikan untuk pengukuran tiap bidang.

"Nominal pastinya saya tidak tahu. Yang jelas minimal Rp2 juta per bidang dan itu diserahkan secara diam-diam ke oknum pegawai Kantah Kota Depok berinisial EF," kata narasumber yang minta identitasnya dirahasiakan kepada kabarindonesia.com, belum lama ini. 

Dituturkannya, kedua berkas permohonan itu diserahkan sekitar bulan Oktober 2017 saat Kantah Kota Depok masih dipimpin Almaini. Pun begitu, lanjutnya, saat pungli dilakukan Seksi Infrastruktur Pertanahan Kota Depok yang membawahi bidang pengukuran sudah dipegang Edi Suwardi yang hingga kini masih menjabat di pos tersebut.
 
"Kalau berkas permohonan tanah waris memang tidak perlu siteplan untuk pengukuran. Tapi ini bukan tanah waris dan permohonannya 16 dan 19 bidang diajukan sekaligus dalam dua berkas," ungkap si narasumber.  

"Dan seluruh berkas itu diloloskan di front office untuk diproses ke Seksi Infrastruktur Pertanahan. Terjadi kongkalikong pungli antara petugas front office dengan Seksi Infrastruktur Pertanahan yang dipimpin Edi Suwardi. Ada paraf Edi Suwardi juga di berkas. Silakan dicek sendiri kalau tidak yakin," tukasnya lagi.  
Kepala Seksi Infrastruktur Pertanahan Kota Depok, Edi Suwardi ketika dikonfirmasi wartawan berusaha membantah. Namun dia tak bisa mengelak ketika ditunjukkan berkas permohonan yang tertera parafnya. 

"Pengukuran harus menyertakan siteplan jika bidangnya banyak dan bukan tanah waris. Tapi berkas yang 19 bidang bukan paraf saya," kilahnya sembari menghindari pertanyaan selanjutnya.  
Kepala Kantah Kota Depok, Sutanto, ketika dikonfirmasi perihal ini mengaku tak tahu dan belum mendengar.  Namun dia berjanji untuk secepatnya menyelidiki. 
"Saya baru tahu ada persoalan ini. Tapi saya berjanji akan segera selidiki dan benahi persoalan tersebut," kata Sutanto yang sebelumnya menjabat sebagai kepala Kantah Kabupaten Batang.                  

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Berkah TMMDoleh : Agus Rizal
10-Mar-2019, 16:26 WIB


 
  Berkah TMMD TMMD ke-104 Kodim 0601/Pandeglang membawa berkah bagi para pemilik warung di lokasi tersebut. Anggota Satgas TMMD pada saat istirahat meluangkan waktu untuk melaksanakan kegiatan komsos dengan warga masyarakat di salah satu warung milik warga sambil menikmati jajanan di kampung Saluyu,
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 
AGAMA Vs ATHEIS 22 Mar 2019 16:46 WIB


 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia