KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
ProfilSang Perancang Mode Batik oleh : Redaksi HOKI
14-Apr-2018, 18:54 WIB


 
 
KabarIndonesia - Anthony Bachtiar memang dikenal dengan rancangannya yang mengeksplorasi kain-kain tradisional Indonesia seperti batik dan tenun ikat. Bahkan ia sering sekali merancang batik sebagai gaun pesta. Ini adalah kreativitas di luar pakem, karena batik sebelumnya hanya dimanfatkan sebatas kain untuk
selengkapnya....


 


 
BERITA HUKUM LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 
Pemimpin 01 Mar 2018 12:42 WIB

Penghianat 22 Feb 2018 12:07 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 

Tersingkap Dugaan Pungli Pengukuran di Kantah Kota Depok

 
HUKUM

Tersingkap Dugaan Pungli Pengukuran di Kantah Kota Depok
Oleh : Buya | 08-Apr-2018, 23:43:41 WIB

KabarIndonesia - Depok, Dugaan pungutan liar (pungli) tersingkap di Seksi Infrastruktur Pertanahan Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Depok. Dua bekas permohonan pengukuran, masing-masing berjumlah 16 dan 19 bidang, bisa diloloskan tanpa penyertaan siteplan dari Dinas Tata Ruang dan Permukiman (Distarkim) Kota Depok.

Informasi yang didapat dari lingkaran dalam Kantah Kota Depok, kedua berkas permohonan itu diloloskan karena adanya uang pelican yang diberikan untuk pengukuran tiap bidang.

"Nominal pastinya saya tidak tahu. Yang jelas minimal Rp2 juta per bidang dan itu diserahkan secara diam-diam ke oknum pegawai Kantah Kota Depok berinisial EF," kata narasumber yang minta identitasnya dirahasiakan kepada kabarindonesia.com, belum lama ini. 

Dituturkannya, kedua berkas permohonan itu diserahkan sekitar bulan Oktober 2017 saat Kantah Kota Depok masih dipimpin Almaini. Pun begitu, lanjutnya, saat pungli dilakukan Seksi Infrastruktur Pertanahan Kota Depok yang membawahi bidang pengukuran sudah dipegang Edi Suwardi yang hingga kini masih menjabat di pos tersebut.
 
"Kalau berkas permohonan tanah waris memang tidak perlu siteplan untuk pengukuran. Tapi ini bukan tanah waris dan permohonannya 16 dan 19 bidang diajukan sekaligus dalam dua berkas," ungkap si narasumber.  

"Dan seluruh berkas itu diloloskan di front office untuk diproses ke Seksi Infrastruktur Pertanahan. Terjadi kongkalikong pungli antara petugas front office dengan Seksi Infrastruktur Pertanahan yang dipimpin Edi Suwardi. Ada paraf Edi Suwardi juga di berkas. Silakan dicek sendiri kalau tidak yakin," tukasnya lagi.  
Kepala Seksi Infrastruktur Pertanahan Kota Depok, Edi Suwardi ketika dikonfirmasi wartawan berusaha membantah. Namun dia tak bisa mengelak ketika ditunjukkan berkas permohonan yang tertera parafnya. 

"Pengukuran harus menyertakan siteplan jika bidangnya banyak dan bukan tanah waris. Tapi berkas yang 19 bidang bukan paraf saya," kilahnya sembari menghindari pertanyaan selanjutnya.  
Kepala Kantah Kota Depok, Sutanto, ketika dikonfirmasi perihal ini mengaku tak tahu dan belum mendengar.  Namun dia berjanji untuk secepatnya menyelidiki. 
"Saya baru tahu ada persoalan ini. Tapi saya berjanji akan segera selidiki dan benahi persoalan tersebut," kata Sutanto yang sebelumnya menjabat sebagai kepala Kantah Kabupaten Batang.                  

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Anthony Bachtiar, Designer Batik Terbaikoleh : Munir Werlin
17-Apr-2018, 06:58 WIB


 
  Anthony Bachtiar, Designer Batik Terbaik Anthony Bachtiar, Designer Batik Terbaik
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Pengabdian Tentara di Pojok Desa 10 Apr 2018 14:27 WIB


 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia