KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalPolri dan Bawaslu Siap Optimalkan Kelancaran Pelaksanaan Pemilu 2019 oleh : Rohmah S
13-Sep-2018, 16:59 WIB


 
 
KabarIndonesia - Jakarta, Terkait dengan pelaksanaan pemilu tahun 2019 mendatang, Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menjamin  semua akan berjalan aman dan lancar.  Guna memaksimalkan melaksanakaan pengamanan pemilu, Polri sudah bersiap diri lebih dini dengan mematangkan strategi pengamanan. Adapun dalam pelaksanaan pengamanan
selengkapnya....


 


 
BERITA HUKUM LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 
Penyair Sang Waktu 31 Aug 2018 11:12 WIB

Hidup adalah Belajar 29 Aug 2018 06:45 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 
Deklarasi Garda Relawan Jokowi 13 Sep 2018 12:43 WIB


 

Tersingkap Dugaan Pungli Pengukuran di Kantah Kota Depok

 
HUKUM

Tersingkap Dugaan Pungli Pengukuran di Kantah Kota Depok
Oleh : Buya | 08-Apr-2018, 23:43:41 WIB

KabarIndonesia - Depok, Dugaan pungutan liar (pungli) tersingkap di Seksi Infrastruktur Pertanahan Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Depok. Dua bekas permohonan pengukuran, masing-masing berjumlah 16 dan 19 bidang, bisa diloloskan tanpa penyertaan siteplan dari Dinas Tata Ruang dan Permukiman (Distarkim) Kota Depok.

Informasi yang didapat dari lingkaran dalam Kantah Kota Depok, kedua berkas permohonan itu diloloskan karena adanya uang pelican yang diberikan untuk pengukuran tiap bidang.

"Nominal pastinya saya tidak tahu. Yang jelas minimal Rp2 juta per bidang dan itu diserahkan secara diam-diam ke oknum pegawai Kantah Kota Depok berinisial EF," kata narasumber yang minta identitasnya dirahasiakan kepada kabarindonesia.com, belum lama ini. 

Dituturkannya, kedua berkas permohonan itu diserahkan sekitar bulan Oktober 2017 saat Kantah Kota Depok masih dipimpin Almaini. Pun begitu, lanjutnya, saat pungli dilakukan Seksi Infrastruktur Pertanahan Kota Depok yang membawahi bidang pengukuran sudah dipegang Edi Suwardi yang hingga kini masih menjabat di pos tersebut.
 
"Kalau berkas permohonan tanah waris memang tidak perlu siteplan untuk pengukuran. Tapi ini bukan tanah waris dan permohonannya 16 dan 19 bidang diajukan sekaligus dalam dua berkas," ungkap si narasumber.  

"Dan seluruh berkas itu diloloskan di front office untuk diproses ke Seksi Infrastruktur Pertanahan. Terjadi kongkalikong pungli antara petugas front office dengan Seksi Infrastruktur Pertanahan yang dipimpin Edi Suwardi. Ada paraf Edi Suwardi juga di berkas. Silakan dicek sendiri kalau tidak yakin," tukasnya lagi.  
Kepala Seksi Infrastruktur Pertanahan Kota Depok, Edi Suwardi ketika dikonfirmasi wartawan berusaha membantah. Namun dia tak bisa mengelak ketika ditunjukkan berkas permohonan yang tertera parafnya. 

"Pengukuran harus menyertakan siteplan jika bidangnya banyak dan bukan tanah waris. Tapi berkas yang 19 bidang bukan paraf saya," kilahnya sembari menghindari pertanyaan selanjutnya.  
Kepala Kantah Kota Depok, Sutanto, ketika dikonfirmasi perihal ini mengaku tak tahu dan belum mendengar.  Namun dia berjanji untuk secepatnya menyelidiki. 
"Saya baru tahu ada persoalan ini. Tapi saya berjanji akan segera selidiki dan benahi persoalan tersebut," kata Sutanto yang sebelumnya menjabat sebagai kepala Kantah Kabupaten Batang.                  

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
BPBD Papua Belajar Analisis dan Pengembangan Organisasioleh : Djuneidi Saripurnawan
28-Aug-2018, 06:07 WIB


 
  BPBD Papua Belajar Analisis dan Pengembangan Organisasi TATTs Program: Analisis dan Pengembangan Organisasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Papua
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 
Sang Perancang Mode Batik 14 Apr 2018 18:54 WIB


 

 

 
Khasiat Buah Bit untuk Kecantikan 16 Sep 2018 16:05 WIB


 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia