KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
RohaniDualitas Ghaib-Nyata (2): Menemukan Resonansi Ilahi oleh : Tonny Djayalaksana
10-Des-2018, 15:05 WIB


 
 
KabarIndonesia - Pada tulisan "Dualitas Ghaib-Nyata Bagian 1" telah dipaparkan tentang adanya fenomena manusia yang bisa berbicara dengan flora dan fauna. Temuan kenyataan tersebut serupa dengan yang diceritakan dalam Al Quran tentang Nabi Daud dan Nabi Sulaiman yang diberi keutamaan
selengkapnya....


 


 
BERITA HUKUM LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 
Sepertiga Malam 05 Nov 2018 15:57 WIB

Duhai Kau yang Sedang Diuji 21 Okt 2018 11:53 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 

Sidang Praperadilan Tentang Pesangon Pensiunan BRI Mencekam

 
HUKUM

Sidang Praperadilan Tentang Pesangon Pensiunan BRI Mencekam
Oleh : Dantas | 26-Nov-2018, 09:50:48 WIB

KabarIndonesia - Jakarta, Sidang praperadilan atas Laporan Polisi (LP) Pensiunan Bank Rakyat Indonesia (BRI) yang belum mendapatkan pesangon, digelar di Pengadilan Negeri, Jakarta Pusat, Rabu 21 Nopember 2018.
Sidang yang dipimpin hakim tunggal Duta Baskara SH, MH itu, dihadiri para pensiunan BRI juga para mahasiswa antara lain dari Universitas Mpu Tantular. Suasana sidang terasa mencekam.

Setelah sempat molor satu jam, sidang lebih terfokus pada dua Surat Penyidik yang diduga tidak prosedural, tidak profesional dan janggal. Surat Penghentian Penyidikan ditetapkan lebih awal tanggal 23 Maret 2018 sedangkan Surat Laporan Informasi dikeluarkan tanggal 5 April 2018.

Fakta hukum yang membuktikan adanya dugaan penanganan LP para Pensiunan BRI tidak prosedural dan tidak profesional. Diduga gelar perkarapun belum dilakukan karena tidak ada pemberitahuan dan tidak melibatkan Pelapor.
Banyak fakta hukum lainnya yang diabaikan Penyidik, misalnya BAP yang dikesampingkan. BAP bertentangan dengan pertimbangan hukum dalam SP3. Korban principal dan nilai kerugiannya dikesampingkan.

Para Pensiunan BRI yang menunggu uang pesangon bstrongelasan tahun merasa sangat kecewa. Bahkan ada yang menduga hak pesangonnya yang diatur dalam UU NO.13 Tahun 2003 dirampas oleh manajemen BRI.
Patut diduga manajemen BRI menghilangkan hak pesangon para pegawainya yang sudah pensiun atau habis masa kerjanya. Padahal mereka hanya ingin keadilan atas hak-haknya sebagai pegawai sebelumnya.

Sungguh ironis, saat BRI meraup laba Rp. 23,5 triliun pada Triwulan III Tahun 2018, tidak menyelesaikan kewajiban membayar pesangon yang jumlahnya jauh lebih kecil (kurang lebih) 0,3% dari total laba BRI Triwulan III 2018.
Sidang dilanjut pada Rabu depan tanggal 28 Nopember 2018. Direncanakan, para Pensiunan BRI itu juga akan mengadu ke KOMNAS HAM.

Demikian release yang diterima media dari pihak kuasa hukum Para Pensiunan BRI yang belum mendapat pesangon, Bambang Suroso, SH, MH, yang juga sebagai peneliti dari Lembaga Kajian Konstitusi dan Penegakan Hukum Pro Bono Publico.
Diketahui, ada 1975 orang pensiunan BRI yang masih terkatung-katung hak pesangonnya, yang tergabung dalam Advokasi Nasional Pensiunan BRI (ANPBRI). 
Mereka ada yang sudah berupaya meminta hak pesangonnya sejak diundangkannya UU Ketenagakerjaan No.12 Tahun 2003, hingga sekarang.Demikiannrilis berita yangbditerima pewarta media ini. (*)    

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Pergelaran Swimrun Pertama di Asia Tenggara-Australiaoleh : Rohmah S
10-Des-2018, 22:14 WIB


 
  Pergelaran Swimrun Pertama di Asia Tenggara-Australia 20 pelari dari 6 negara: Indonesia, Australia, Amerika, Inggris, New Zealand dan Swedia ikuti swimrun di Nusa Lembongan dan Nusa Ceningan dengan jarak lari 20km dan berenang 3km. Head of Corporate Communications PT Astra International Tbk Boy Kelana Soebroto (kiri)
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 
Khasiat Buah Bit untuk Kecantikan 16 Sep 2018 16:05 WIB


 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia