KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalPolri dan Bawaslu Siap Optimalkan Kelancaran Pelaksanaan Pemilu 2019 oleh : Rohmah S
13-Sep-2018, 16:59 WIB


 
 
KabarIndonesia - Jakarta, Terkait dengan pelaksanaan pemilu tahun 2019 mendatang, Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menjamin  semua akan berjalan aman dan lancar.  Guna memaksimalkan melaksanakaan pengamanan pemilu, Polri sudah bersiap diri lebih dini dengan mematangkan strategi pengamanan. Adapun dalam pelaksanaan pengamanan
selengkapnya....


 


 
BERITA HUKUM LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 
Penyair Sang Waktu 31 Aug 2018 11:12 WIB

Hidup adalah Belajar 29 Aug 2018 06:45 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 
Deklarasi Garda Relawan Jokowi 13 Sep 2018 12:43 WIB


 
 
HUKUM

Setnov Kembali Ditetapkan Tersangka Mega Korupsi Proyek E-KTP
Oleh : Benny Aswadina | 11-Nov-2017, 02:24:27 WIB

KabarIndonesia - Jakarta, Menang di praperadilan dan dilaporkan kuasa hukum Setnov, Fredrich Yunadi ke Bareskrim Polri, tak membuat KPK mundur selangkah. Justru menghidupkan "jum'at keramat" menjerat Ketua DPR/Ketum Golkar Setya Novanto kembali ditetapkan tersangka ke-enam kasus korupsi mega proyek e-KTP mencapai Rp 2.3 Triliun.

Laporan Fristian Griec Frisca Clarissa dari Kantor KPK, Wakil Ketua KPK Saut Situmorang mengatakan KPK menerbitkan surat perintah penyidikan tertanggal 31 Oktober 2017 atas nama Setya Novanto. Itu berarti Ketua DPR/Ketum Golkar Setnov kembali ditetapkan tersangka kasus korupsi mega proyek e-KTP. "KPK segera memanggil Setnov dalam statusnya sebagai tersangka korupsi e-KTP," kata Wakil Ketua KPK Saut Sitimorang pada Chacha Annisa dan Kabarindonesia.

Menurut Wakil Ketua KPK Saut Situmorang pada Sintya Rei tersangka Setnov dijerat melanggar Pasal 2 ayat 1 subsider Pasal 3 UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP. Ancaman hukumannya cukup berat sampai 15 tahun penjara.(*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
BPBD Papua Belajar Analisis dan Pengembangan Organisasioleh : Djuneidi Saripurnawan
28-Aug-2018, 06:07 WIB


 
  BPBD Papua Belajar Analisis dan Pengembangan Organisasi TATTs Program: Analisis dan Pengembangan Organisasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Papua
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 
Sang Perancang Mode Batik 14 Apr 2018 18:54 WIB


 

 

 
Khasiat Buat Bit Untuk Kecantikan 16 Sep 2018 16:05 WIB


 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia