KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
OpiniTeologi Inklusif Sebagai Alternatif oleh : Gunoto Saparie
18-Des-2017, 07:04 WIB


 
 
KabarIndonesia - Mendengar istilah "teologi inklusif", saya langsung teringat kepada Nurcholish Madjid. Nurcholish adalah salah seorang cendekiawan muslim yang concern cukup mendalam terhadap persoalan hubungan agama-agama dan dialog antaragama. Ia secara teoritis mengedepankan pencarian dan konsep titik temu agama-agama secara eksplisit
selengkapnya....


 


 
BERITA HUKUM LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 
Jatuh Cinta Kepada Telaga 26 Nov 2017 11:31 WIB

Dunia Imitasi 23 Nov 2017 15:40 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 
HUKUM

Setnov Diberi Jam Tangan Termahal Senilai Rp 1.3 Miliar
Oleh : Benny Aswadina | 09-Okt-2017, 11:19:30 WIB

KabarIndonesia - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dipimpin Agus Rahardjo mengantongi bukti temuan dari biro penyelidik Federal Amerika Serikat (FBI) kasus mega korupsi proyek e-KTP yang merugikan Negara Rp 2.3 Triliun yakni bukti pemberian jam tangan super mewah merk Richard Mile Rp 1.3 miliar pada Ketua DPR RI yang juga Ketum Golkar Setya Novanto akrab disapa SETNOV.

Juru bicara KPK, mantan aktivis ICW Bung Febri Diansyah diundang Pimpred tvOne Karni Ilyas menjadi narasumber Indonesia Lawyers Club. ILC talk show terdasyat pada tema "Novanto,Wow" Febri mengatakan, KPK telah menerima dari FBI sejumlah bukti kasus mega korupsi e-KTP diduga melibatkan warga negara dari perusahaan AS. "Yang pasti ada bukti-bukti menunjukkan indikasi aliran dana sejumlah pejabat Indonesia yang sedang diproses juga di Amerika Serikat. KPK juga berkoordinasi dengan otoritas di negara lain untuk pengumpulan bukti kasus mega korupsi e-KTP," katanya beberapa rekan jurnalis TV dengan mantap..

Agen FBI Jonathan Holden dalam pernyataannya dengan VOA Amerika dengan tegas mengatakan bahwa almarhum Johannes Marliem pernah menghadiahkan dan memberikan (grativikasi) jam tangan super mewah senilai Rp 1.3 miliar kepada petinggi partai berlambang Pohon Beringin Golkar, Setya Novanto nama populernya SETNOV. Keterangan Holden didapatkan dari pemeriksaan Johannes Marlim Agustus 2017 sebelum Johannes Marliem meninggal dunia karena bunuh diri.

Penyidikan FBI berlanjut ke pengadilan. Saat ini pemerintah federal Minesotta AS menyita aset Johannes Marliem 12 juta AS yang diduga didapatkan melalui skandal melibatkan pejabat publik Indonesia. Menurut agen FBI Holden, Johannes mengakui telah memberikan sejumlah uang pada sejumlah pejabat Indonesia atas lelang e-KTP baik langsung maupun melalui perantara.(*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Kumpul Akbar Wirausahawan Suzuki 2017oleh : Rohmah Sugiarti
16-Des-2017, 22:18 WIB


 
  Kumpul Akbar Wirausahawan Suzuki 2017 PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) bersama main dealer di 36 kota Indonesia gelar kembali Kumpul Akbar Wirausahawan Suzuki (KAWIR). KAWIR pada tahun ini merupakan penyelenggaraan yang ketiga kalinya, setelah sebelumnya diadakan pada tahun 2014 dan 2015 lalu. Kali ini
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Mengenang Hari Juang Kartika 13 Des 2017 11:39 WIB

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia