KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalPolri dan Bawaslu Siap Optimalkan Kelancaran Pelaksanaan Pemilu 2019 oleh : Rohmah S
13-Sep-2018, 16:59 WIB


 
 
KabarIndonesia - Jakarta, Terkait dengan pelaksanaan pemilu tahun 2019 mendatang, Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menjamin  semua akan berjalan aman dan lancar.  Guna memaksimalkan melaksanakaan pengamanan pemilu, Polri sudah bersiap diri lebih dini dengan mematangkan strategi pengamanan. Adapun dalam pelaksanaan pengamanan
selengkapnya....


 


 
BERITA HUKUM LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 
Penyair Sang Waktu 31 Aug 2018 11:12 WIB

Hidup adalah Belajar 29 Aug 2018 06:45 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 
Deklarasi Garda Relawan Jokowi 13 Sep 2018 12:43 WIB


 
 
HUKUM

Setnov Diberi Jam Tangan Termahal Senilai Rp 1.3 Miliar
Oleh : Benny Aswadina | 09-Okt-2017, 11:19:30 WIB

KabarIndonesia - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dipimpin Agus Rahardjo mengantongi bukti temuan dari biro penyelidik Federal Amerika Serikat (FBI) kasus mega korupsi proyek e-KTP yang merugikan Negara Rp 2.3 Triliun yakni bukti pemberian jam tangan super mewah merk Richard Mile Rp 1.3 miliar pada Ketua DPR RI yang juga Ketum Golkar Setya Novanto akrab disapa SETNOV.

Juru bicara KPK, mantan aktivis ICW Bung Febri Diansyah diundang Pimpred tvOne Karni Ilyas menjadi narasumber Indonesia Lawyers Club. ILC talk show terdasyat pada tema "Novanto,Wow" Febri mengatakan, KPK telah menerima dari FBI sejumlah bukti kasus mega korupsi e-KTP diduga melibatkan warga negara dari perusahaan AS. "Yang pasti ada bukti-bukti menunjukkan indikasi aliran dana sejumlah pejabat Indonesia yang sedang diproses juga di Amerika Serikat. KPK juga berkoordinasi dengan otoritas di negara lain untuk pengumpulan bukti kasus mega korupsi e-KTP," katanya beberapa rekan jurnalis TV dengan mantap..

Agen FBI Jonathan Holden dalam pernyataannya dengan VOA Amerika dengan tegas mengatakan bahwa almarhum Johannes Marliem pernah menghadiahkan dan memberikan (grativikasi) jam tangan super mewah senilai Rp 1.3 miliar kepada petinggi partai berlambang Pohon Beringin Golkar, Setya Novanto nama populernya SETNOV. Keterangan Holden didapatkan dari pemeriksaan Johannes Marlim Agustus 2017 sebelum Johannes Marliem meninggal dunia karena bunuh diri.

Penyidikan FBI berlanjut ke pengadilan. Saat ini pemerintah federal Minesotta AS menyita aset Johannes Marliem 12 juta AS yang diduga didapatkan melalui skandal melibatkan pejabat publik Indonesia. Menurut agen FBI Holden, Johannes mengakui telah memberikan sejumlah uang pada sejumlah pejabat Indonesia atas lelang e-KTP baik langsung maupun melalui perantara.(*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
BPBD Papua Belajar Analisis dan Pengembangan Organisasioleh : Djuneidi Saripurnawan
28-Aug-2018, 06:07 WIB


 
  BPBD Papua Belajar Analisis dan Pengembangan Organisasi TATTs Program: Analisis dan Pengembangan Organisasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Papua
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 
Sang Perancang Mode Batik 14 Apr 2018 18:54 WIB


 

 

 
Khasiat Buat Bit Untuk Kecantikan 16 Sep 2018 16:05 WIB


 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia